BGN Diminta Tingkatkan Kualitas Makanan dan Gizi Program MBG
Ilustrasi makan bergizi gratis (MBG). (KOMPAS.COM/M. Elgana Mubarokah)
15:18
3 Juni 2026

BGN Diminta Tingkatkan Kualitas Makanan dan Gizi Program MBG

- Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) meningkatkan kualitas makanan dan gizi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikannya dalam menanggapi perombakan pimpinan BGN oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Yang lebih penting adalah kualitas gizi yang diterima anak-anak, kualitas makanan yang disajikan, dan efektivitas pengawasannya," ujar Charles saat dihubungi, Rabu (3/6/2026).

Baca juga: Momentum Pembenahan 3 Masalah MBG: Tata Kelola, Pengawasan, dan Koordinasi

BGN, kata Charles, jangan hanya berpusat kepada peningkatan jumlah penerima manfaat program MBG.

"Program sebesar ini tidak bisa hanya diukur dari berapa besar anggaran yang dihabiskan atau berapa banyak penerima manfaat yang dicatat," ujar Charles.

Oleh karena itu, ia mendorong adanya pembenahan tata kelola MBG setelah Prabowo merombak kursi pimpinan BGN.

Tata kelola yang baik dan pengawasan yang efektif disebutnya menjadi kunci agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh para penerima manfaat.

"Jangan sampai yang dikejar hanya angka-angka, sementara kualitas programnya tertinggal," ujar politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu.

Baca juga: Urgensi Mengembalikan MBG ke Fitrahnya

Kualitas MBG Jadi Alasan Pencopotan Dadan

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengubah struktur pimpinan BGN. Hal ini diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana, Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

Dadan Hindayana yang merupakan Kepala BGN dicopot dan digantikan oleh Nanik S Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua BGN.

Selain Dadan, Prabowo juga mencopot dua Wakil Kepala BGN lainnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.

Baca juga: Komisi III Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi MBG: Jangan Sampai Program Mulia Dirusak

Sementara itu, Prabowo menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru.

Prasetyo menyampaikan, kualitas makanan menjadi salah satu alasan Prabowo mencopot Dadan dari posisi Kepala BGN.

“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP,” kata Prasetyo di Ruang Sidang Kabinet, Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

Dadan dinilai bermasalah dalam menjalankan standar operasional prosedur dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), program flagship Prabowo.

Baca juga: Ini Struktur Pimpinan BGN yang Baru Usai Prabowo Copot Dadan Hindayana

“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola,” lanjut Prasetyo menyebut alasan lain pencopotan Dadan dan kawan-kawan.

Dia berharap kepemimpinan BGN yang baru itu dapat mempercepat program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta meningkatkan kualitas gizi sumber daya manusia Indonesia.

Tag:  #diminta #tingkatkan #kualitas #makanan #gizi #program

KOMENTAR