Pemerintah Siapkan Layanan Khusus Kepulangan Jemaah Haji 2026
- Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan telah menyiapkan layanan khusus berupa koridor tanpa hambatan (seamless immigration process) guna mendukung kelancaran pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 2026.
Koridor tanpa hambatan bagi jemaah haji 2026 ini tersedia di sejumlah titik debarkasi haji di Tanah Air.
“Dalam mendukung kepulangan jamaah haji Indonesia tahun 2026, kami telah menyiapkan layanan khusus berupa seamless immigration process melalui 'corridor gate' di sejumlah titik debarkasi haji,” kata Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko, Senin (2/6/2026), seperti dilansir dari Antara.
Dia mengatakan, melalui sistem tersebut, proses pemeriksaan keimigrasian jamaah dilakukan lebih cepat dan efisien, karena data keimigrasian telah diproses sebelumnya.
Baca juga: Satgas Haji Polri Ungkap 550 Calon Jemaah Jadi Korban Penipuan dan Haji Nonprosedural
Jamaah, kata dia, tidak perlu melalui antrean pemeriksaan konvensional ataupun autogate saat tiba di Indonesia.
“Dengan sistem ini jamaah haji dapat segera lanjutkan perjalanan menuju asrama haji atau tujuan berikutnya,” ujar dia.
Dia menyebut, untuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta, corridor gate telah ditempatkan di Terminal 2 yang melayani kedatangan jamaah haji sesuai kloter.
Petugas imigrasi dan mobile unit, lanjut dia, juga disiagakan untuk memastikan kelancaran proses kedatangan jamaah haji 2026.
Sementara itu, di Surabaya, corridor gate telah dipindahkan ke Asrama Haji Sukolilo dan telah terhubung dengan sistem keimigrasian untuk mendukung pelayanan jamaah.
“Berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan hari ini, seluruh kesiapan pelaksanaan debarkasi haji berada dalam kondisi siap, baik dari sisi petugas, fasilitas pemeriksaan, maupun sistem pendukung,” ujar Hendarsam.
Selama penyelenggaraan haji, kata dia, belum terdapat laporan terkait kendala atau kehilangan paspor yang dialami oleh jamaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi.
Juga tidak berdampak signifikan terhadap proses kepulangan jamaah haji.
Apabila terdapat kasus kehilangan dokumen perjalanan, kata dia, Ditjen Imigrasi akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan dilakukan secara cepat sehingga tidak menghambat kepulangan jamaah ke Tanah Air.
Baca juga: Hingga Akhir Mei, Kerugian Korban Penipuan Haji Capai Rp 21,7 Miliar
Koridor tampa hambatan atau seamless immigration process yakni sistem biometrik yang memungkinkan penumpang kedatangan internasional melewati pemeriksaan imigrasi tanpa perlu berhenti.
Teknologi ini telah dioperasikan sejak 2025, bagian dari program All Indonesia yang dicanangkan oleh pemerintah dengan tujuan merampingkan prosedur imigrasi bagi kedatangan internasional dan meningkatkan efisiensi bandara.
Sementara itu, jamaah haji Indonesia tahun 2026 mulai kembali ke Tanah Air. Kelompok terbang (Kloter) pertama Embarkasi Batam (BTH-1) menjadi fase pemulangan jamaah haji Indonesia gelombang pertama yang diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Minggu (31/5/2026).
Pada fase ini, terdapat 17 kloter dengan total jamaah haji mencapai 6.798 orang yang akan diterbangkan ke Indonesia mulai dari tanggal 1 Juni 2026.
Baca juga: Kemenhaj: Hari Ini, 17 Kloter Jemaah Haji Indonesia Pulang ke Tanah Air
Sementara itu, berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 2026, jamaah haji yang masuk dalam gelombang kedua baru akan memulai proses pemulangan pada 16 Juni hingga 30 Juni 2026 dari Madinah.
Rencananya, mereka akan diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah terlebih dahulu pada 7 Juni 2026.
Di Kota Nabawi tersebut, para jamaah haji gelombang kedua akan menetap selama kurang lebih sembilan hari sebelum akhirnya diterbangkan ke Indonesia.
Tag: #pemerintah #siapkan #layanan #khusus #kepulangan #jemaah #haji #2026