Lelang BPA Fair 2026 Nyaris Rp1 Triliun, Harley Davidson Jadi Primadona
Suasana penutupan BPA Fair 2026 yang mencatat penjualan 300 aset rampasan negara dengan nilai hampir Rp1 triliun, pada Kamis (21/5/2026).(KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati )
16:42
21 Mei 2026

Lelang BPA Fair 2026 Nyaris Rp1 Triliun, Harley Davidson Jadi Primadona

Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, Kuntadi, mengungkapkan capaian lelang dalam gelaran BPA Fair 2026 mencapai Rp 997 miliar dengan tingkat keberhasilan di atas target.

“Sehingga nilai total hasil lelang Rp997.479.436.000, Sehingga persentase keberhasilan lelang kali ini adalah 88,64 persen. Ini merupakan capaian yang di atas target kami 75 persen,” kata Kuntadi, saat penutupan lelang pada Kamis (12/5/2026)

Menurut Kuntadi, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan lelang aset rampasan negara juga sangat tinggi.

"Total aset yang kami lelang pada kegiatan ini adalah 308 unit. Total aset yang terjual 300 unit. Artinya hanya 8 unit yang tidak terjual," jelasnya.

Baca juga: Harley Davidson Rajo Emirsyah Laku Rp 901 Juta di BPA Fair 2026

"Sedangkan jumlah pengunjung ada 1.900 lebih orang. Jumlah peserta lelang ada 1.700 orang. Ini merupakan animo yang sangat tinggi terhadap kegiatan kita,” ujar Kuntadi.

Ia menyebut aset dengan persentase kenaikan harga tertinggi dalam lelang tersebut adalah sepeda motor Harley Davidson Royal Black.

“Adapun aset terjual dengan persentase kenaikan harga tertinggi yaitu sepeda motor Harley Davidson Royal Black sebesar 930,86 persen,” katanya.

Sementara aset dengan jumlah peminat terbanyak juga berasal dari kendaraan Harley Davidson.

“Sedangkan aset terjual dengan peminat terbanyak kembali lagi Harley Davidson Royal sebanyak 349,” ucapnya.

Kuntadi juga menyampaikan mayoritas masyarakat menilai harga limit lelang berada di bawah harga pasar.

Baca juga: Rabu, Perhiasan dan Tas Mewah Sitaan Kasus Harvey Moeis Dilelang di BPA Fair 2026

“Sedangkan harga lelang sebanyak 81,8% responden berpendapat bahwa nilai limit harga jual lelang lebih rendah dari harga pasar,” tuturnya.

Kuntadi menegaskan BPA Fair memiliki tiga nilai utama yang menjadi pembeda dibanding perhelatan lelang lainnya.

Ia menyebut salah satu nilai utama yang diusung adalah transparansi dan integritas dalam pengelolaan aset negara.

“Kedua, transparansi di mana setiap proses penyelesaian aset dapat disaksikan, diverifikasi dan dipertanggungjawabkan kepada seluruh pemangku kepentingan. Dan yang ketiga adalah integritas,” kata Kuntadi.

“Kami yakin bahwa kejujuran dalam mengelola aset negara bukan sekadar kewajiban melainkan panggilan moral yang kami emban sepenuh jiwa,” sambungnya.

Baca juga: Kejagung Buka BPA Fair 2026, Lelang 308 Aset Rampasan Negara

Selain menghadirkan lelang aset, BPA Fair 2026 juga memperkenalkan karya seni dan instrumen musik sebagai bagian dari obyek lelang.

“Kami meyakini bahwa seni dan musik bukan sekadar hiburan melainkan aset budaya memiliki nilai ekonomi dan investasi jangka panjang,” ujarnya.

Kuntadi berharap BPA Fair dapat menjadi agenda tahunan Badan Pemulihan Aset karena dinilai mampu mendukung optimalisasi pendapatan negara.

“Kami meyakini sepenuhnya bahwa BPA Fair telah hadir sebagai salah satu solusi optimalisasi pendapatan negara yang bisa membantu memperkuat kestabilan fiskal nasional,” pungkasnya.

Tag:  #lelang #fair #2026 #nyaris #triliun #harley #davidson #jadi #primadona

KOMENTAR