Prabowo: Mereka yang Tidak Belajar dari Sejarah, Akan Mengulangi Sejarah Kelam
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/kye(RIVAN AWAL LINGGA)
13:46
20 Mei 2026

Prabowo: Mereka yang Tidak Belajar dari Sejarah, Akan Mengulangi Sejarah Kelam

- Presiden Prabowo Subianto mengatakan, bangsa Indonesia harus belajar dari sejarah pada masa lalu.

Ia pun mengutip sebuah adagium yang menyatakan bahwa pihak yang tidak belajar dari sejarah, kelak akan mengulang sejarah kelam yang sama.

"Ada suatu adagium bahwa mereka yang tidak belajar dari sejarah, akan dihukum oleh sejarah, akan mengulangi sejarah kelam yang sama, yang dialami oleh nenek moyang mereka," ujar Prabowo dalam pidatonya di rapat paripurna penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027, Rabu (20/5/2026).

"Ini adagium yang terjadi di banyak negara," sambungnya menegaskan.

Baca juga: Prabowo Sebut Underinvoicing Sebabkan Kecilnya Gaji Guru, APH, hingga ASN

Prabowo melanjutkan bahwa para pendiri bangsa sadar bila para pemimpin lemah dan tidak bersatu, maka kekayaan Indonesia akan terus diambil kekuatan dari luar.

Ia mencontohkan Belanda yang memiliki produk domestik bruto (PDB) per kapita tertinggi di dunia selama 400 tahun.

"Negara yang mungkin dari utara ke selatan mungkin tidak sampai delapan jam naik kendaraan. Dari laut sampai ke perbatasan mereka mungkin tidak sampai empat jam naik kendaraan. Bisa memiliki PDB tertinggi di dunia," ujar Prabowo.

Baca juga: Prabowo Tak Ingin Harga Kelapa Sawit Didikte Negara Lain

Namun, torehan Belanda tersebut bisa terjadi karena negara tersebut telah menjajah Indonesia selama ratusan tahun.

Oleh karena itu, pendiri bangsa telah menetapkan cetak biru perekonomian Indonesia yang tertuang dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

"Pasal 33 dengan jelas menjabarkan sistem perekonomian yang harus kita jalankan sebagai bangsa. Dan saya ingin tegaskan hari ini, keyakinan saya bahwa apabila kita menjalankan Pasal 33 UUD 1945, kita jalankan dengan baik, kita jalankan dengan murni dan konsekuen, negara kita akan memiliki sumber daya yang cukup untuk menjamin Indonesia," tegas Prabowo.

Baca juga: Prabowo Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor, Penjualan SDA Diwajibkan Melalui BUMN

"Menjadi negara yang makmur, yang adil, di mana rakyatnya menikmati kesejahteraan dan kualitas hidup yang layak," sambungnya.

Tag:  #prabowo #mereka #yang #tidak #belajar #dari #sejarah #akan #mengulangi #sejarah #kelam

KOMENTAR