Prabowo Akan Hadir Perdana di Rapur KEM-PPKF, Istana: Momen Menyatukan Pandangan
Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada sidang tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2025). (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
20:42
19 Mei 2026

Prabowo Akan Hadir Perdana di Rapur KEM-PPKF, Istana: Momen Menyatukan Pandangan

- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rapat paripurna DPR pada Rabu (19/5/2026), menjadi momen untuk menyatukan pandangan.

Diketahui, Prabowo direncanakan menyampaikan pidato dalam rapat paripurna penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027.

"Jadi Presiden ingin memanfaatkan momentum untuk sekali lagu kita menyatukan pandangan dan kekuatan sebagai satu bangsa terutama didalam menjalankan tugas menjaga perekonomian bangsa kita," ujar Prasetyo kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).

Baca juga: Rabu, Prabowo Akan Hadiri Pameran IPA Confex 2026

Selain itu, momen pertama Presiden Republik Indonesia hadir langsung dalam rapat paripurna penyampaian KEM-PPKF RAPBN 2027 bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

"Kebetulan tanggal 20 hari kebangkitan nasional," kata Prasetyo.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara perihal Prabowo akan menyampaikan sendiri KEM-PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dasco menyebut, menteri sifatnya memang mewakili Presiden, sehingga sah-sah saja jika Prabowo yang menyampaikannya sendiri.

"Kan sebenarnya para menteri itu mewakili Presiden. Sehingga kan tidak ada aturan yang kemudian membuat seorang Presiden... Bisa, kan bisa langsung," ujar Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Baca juga: Prabowo Pecah Tradisi Bakal Paparkan Sendiri Arah Ekonomi 2027 di DPR, Dasco Ungkap Alasannya

"Itu boleh-boleh saja. Namanya ini pengantar untuk penyusunan APBN 2026," sambungnya.

Menurut Dasco, ini merupakan kali pertama Presiden menyampaikan sendiri arah ekonomi di hadapan DPR.

"Saya baru cek tadi, mungkin ini baru pertama kali ya," imbuh Dasco.

Pecah Tradisi

Diketahui, kehadiran kepala negara dalam rapat paripurna DPR menjadi sorotan, karena penyampaian KEM-PPKF pada tahun-tahun sebelumnya umumnya diwakili oleh Menteri Keuangan (Menkeu).

Salah satu contohnya pada awal 2025, saat Sri Mulyani yang masih merupakan Menkeu era Prabowo menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027.

Saat itu, pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 di kisaran 5,2 sampai 5,8 persen. Angka ini lebih besar dari KEM-PPKF 2025 yang kisarannya 5,1 sampai 5,5 persen.

Baca juga: Prabowo Bakal Hadiri Rapur Arah Ekonomi 2027 di DPR, Beda dari Tradisi 5 Tahun Terakhir

Target pertumbuhan ekonomi ini ada di dalam kerangka Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2026 yang telah disampaikan pemerintah kepada DPR pada Selasa (20/5/2025).

Usulan target pertumbuhan ekonomi itu telah mempertimbangkan berbagai dinamika, gejolak, dan ketidakpastian yang mungkin terjadi di tahun depan.

Sri Mulyani mengungkapkan, target pertumbuhan ekonomi itu akan dicapai dengan tetap menjaga daya beli masyarakat, mendorong transformasi dan reformasi ekonomi, termasuk hilirisasi sumber daya alam, perbaikan iklim investasi, dan sumber daya manusia.

"Laju pertumbuhan ini menjadi fondasi kuat untuk pertumbuhan hingga mencapai 8 persen dalam beberapa tahun ke depan dengan terus konsisten mencapai visi Indonesia Maju 2045," ujar Sri Mulyani.

Tag:  #prabowo #akan #hadir #perdana #rapur #ppkf #istana #momen #menyatukan #pandangan

KOMENTAR