Jelang Fase Armuzna, Jemaah Diminta Batasi Aktivitas yang Tak Mendesak
ilustrasi jemaah haji. PPIH Arab Saudi mengimbau calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca panas dan kepadatan menjelang puncak ibadah haji 2025.(Dok MCH 2023)
20:02
15 Mei 2026

Jelang Fase Armuzna, Jemaah Diminta Batasi Aktivitas yang Tak Mendesak

- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengingatkan jemaah haji untuk membatasi aktivitas fisik yang tidak mendesak jelang puncak ibadah haji.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaf mengajak seluruh jemaah untuk tetap fokus menjaga kesehatan menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Kami mengimbau kepada jemaah untuk membatasi aktivitas yang tidak mendesak, terutama pada saat siang hari saat suhu udara sangat tinggi," kata Maria, dalam konferensi pers, Jumat (15/5/2026).

Jemaah diminta untuk membiasakan diri berjalan kaki secara bertahap sesuai dengan kemampuan tentunya agar jemaah dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan baik.

Baca juga: Jelang Puncak Ibadah Haji, 138.879 Jemaah Indonesia Sudah Berangkat ke Arab Saudi

"Pastikan bahwa stamina tetap terjaga karena rangkaian ibadah puncak haji memerlukan kesiapan fisik yang optimal," ucap Maria.

Selain batasi aktivitas tidak mendesak, Kemenhaj mengingatkan jemaah untuk mengutamakan ibadah yang wajib.

"Utamakan ibadah wajib, perbanyak istirahat, konsumsi makanan yang teratur tentunya, dan penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan cukup minum air putih," ujar dia.

Maria menuturkan, ibadah haji bukan sekadar ibadah ritual saja, tetapi juga ibadah yang harus dilakukan dengan fisik yang prima serta membutuhkan waktu tempuh dengan berjalan kaki yang tidak sedikit.

"Khusus bagi jemaah lansia, disabilitas, serta jemaah dengan penyakit penyerta atau risiko tinggi, kami meminta agar selalu berkoordinasi dengan petugas kesehatan, ketua regu, ketua rombongan, maupun petugas sektor," tutur dia.

Jemaah dapat langsung melaporkan kepada petugas jika mengalami keluhan-keluhan kesehatan seperti misalnya lemas, pusing, sesak napas, demam, maupun juga dehidrasi.

Baca juga: Pesan Menhaj untuk Musrif Diny yang Membimbing Ibadah Haji

Petugas kesehatan akan melakukan pemantauan aktif, edukasi kesehatan, serta pendampingan kepada jemaah di hotel, sektor, Klinik Kesehatan Haji Indonesia, maupun juga fasilitas kesehatan rujukan di Arab Saudi.

"Gunakan waktu di Tanah Suci ini secara bijak agar stamina tetap terjaga menjelang Armuzna atau puncak haji," pungkas dia.

Tag:  #jelang #fase #armuzna #jemaah #diminta #batasi #aktivitas #yang #mendesak

KOMENTAR