Hari Pertama WFH ASN: Kompleks DPR Lengang, Koperasi Tutup, Parkiran Tak Seramai Biasa
Kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat mulai berlaku pada Jumat (10/4/2026).
Penerapan kebijakan ini turut dijalankan di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI dan MPR RI.
Berdasarkan pengamatan Kompas.com di kompleks parlemen, suasana di Gedung Nusantara I, II, dan III tampak lebih lengang dibandingkan hari kerja biasanya.
Tidak banyak ASN maupun tenaga ahli yang terlihat berlalu lalang di lorong-lorong gedung.
Kondisi serupa juga terlihat di area Gedung Sekretariat Jenderal DPR RI.
Koperasi pegawai yang biasanya melayani penjualan makanan dan minuman bahkan tutup selama pemberlakuan WFH.
Baca juga: WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Hari Ini, Simak Sektor yang Dikecualikan
Area parkir kendaraan roda dua dan roda empat juga tampak tidak sepadat hari biasa.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah kendaraan yang terparkir, termasuk mobil berpelat dinas milik anggota DPR RI yang terlihat berada di area basement.
Di sisi lain, petugas pengamanan dalam kompleks parlemen tetap berjaga seperti biasa.
Tidak terlihat adanya pengurangan personel keamanan meskipun sebagian pegawai bekerja dari rumah.
Suasana sepi juga tampak di ruang-ruang rapat komisi.
Tidak ada aktivitas rapat yang digelar oleh para anggota DPR RI pada hari tersebut.
Salah satu petugas pengamanan di Gedung Nusantara III DPR RI menyebutkan bahwa sebagian besar pegawai menjalankan WFH sehingga aktivitas di dalam gedung berkurang signifikan.
Baca juga: WFH ASN Setiap Jumat, Benarkah Mampu Urai Macet Jakarta?
"Sepi bang, 75 persen yang WFH. Tapi pamdal semua tetap masuk. Cuma pegawai-pegawai saja sama TA," ujar petugas tersebut saat ditemui Kompas.com.
Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar membenarkan penerapan kebijakan WFH untuk ASN mulai hari ini.
Namun, dia meminta agar detail teknis pelaksanaannya ditanyakan kepada Deputi Bidang Administrasi Setjen DPR RI.
“Ini saya kasih ke deputi administrasi ya yang bertanggung jawab terhadap WFH,” ucap Indra kepada Kompas.com, Jumat.
seorang petugas berjaga di luar Gedung Nusantara III DPR RI saat WFH setiap Jumat dalam sepekan untuk ASN efektif diberlakukan, Jumat (10/4/2026).
Kompas.com sudah mencoba menghubungi pihak Deputi Bidang Administrasi Setjen DPR RI Rahmad Budiaji melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp.
Namun, hingga berita ini diterbitkan Rahmad Budiaji belum merespons.
Diberitakan sebelumnya, pemerintah resmi memberlakukan kebijakan WFH satu hari dalam sepekan bagi ASN, yakni setiap hari Jumat, mulai 10 April 2026.
Baca juga: Hari Pertama WFH ASN, PN Jakpus Bersidang Seperti Biasa
Kebijakan ini baru efektif pada pekan kedua April karena Jumat sebelumnya bertepatan dengan hari libur nasional peringatan wafatnya Isa Almasih.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan kebijakan kerja fleksibel ini merupakan bagian dari langkah efisiensi, khususnya terkait penggunaan energi di tengah konflik di Timur Tengah.
"WFH bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu setiap hari Jumat," kata Airlangga saat mengumumkan kebijakan tersebut, Selasa (31/3/2026).
Dia menambahkan, skema kerja empat hari di kantor ini bukan hal baru karena pernah diterapkan di sejumlah kementerian dan lembaga saat pandemi Covid-19.
Airlangga juga memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan meski ASN menjalankan WFH setiap Jumat.
"Pelayanan publik tetap berjalan dan kegiatan produktif termasuk perbankan, pasar modal, dan yang lain tetap berjalan. Itu dipersilakan yang di kantornya mengatur dengan aplikasi tertentu," ujar dia.
Tag: #hari #pertama #kompleks #lengang #koperasi #tutup #parkiran #seramai #biasa