KSAD Maruli Ungkap 27 Juta Warga Belum Nikmati Air Bersih, TNI AD Genjot Program Air
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta untuk mendapatkan pengarahan Presiden Prabowo Subianto bersama seluruh jajaran di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026). (KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)
11:46
10 April 2026

KSAD Maruli Ungkap 27 Juta Warga Belum Nikmati Air Bersih, TNI AD Genjot Program Air

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut 27 juta masyarakat Indonesia belum menikmati air bersih.

Oleh karena itu, Maruli mengungkap TNI Angkatan Darat (AD) berupaya membantu masyarakat melalui program ketahanan pangan, penyediaan air bersih, serta pengairan pertanian dan perkebunan.

Hal tersebut disampaikan Maruli saat memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVII dan Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Selasa (8/4/2026).

Baca juga: KSAD Maruli Jamin Keamanan dan Keselamatan Prajurit TNI di Lebanon

“Kita sudah buat sekitar 6.000 sumber air di seluruh Indonesia dan akan terus kita jalankan. Data kita, sekitar 27 juta masyarakat belum menikmati air bersih,” ujar Maruli, dikutip dari siaran pers pada Jumat (10/4/2026).

Maruli menambahkan, Indonesia memiliki potensi sumber daya yang besar, namun perlu diimbangi inovasi di berbagai bidang untuk memperkuat pertahanan negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan, pembinaan kekuatan TNI AD harus dilakukan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan guna mewujudkan postur pertahanan yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis.

Selain itu, seluruh kebijakan Presiden untuk meningkatkan pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat, kata dia, harus didukung penuh.

Baca juga: KSAD Maruli Imbau Keluarga Prajurit TNI di Lebanon Tak Risau, Ada SOP Keselamatan

Oleh karena itu, menurut Maruli, dukungan terhadap program pemerintah harus menjadi prioritas seluruh unsur bangsa sesuai bidang tugas masing-masing.

Dalam hal ini, Maruli menyebut TNI AD bergerak cepat dalam penanganan bencana agar warga terdampak tidak terlalu lama berada dalam kesulitan.

Sementara di bidang alutsista, TNI AD terus mengembangkan sistem pertahanan dan inovasi teknologi.

“Kita sudah harus siapkan, anak-anak kita sudah mampu membuat peralatan tempur yang juga dimiliki negara lain,” imbuhnya.

Tag:  #ksad #maruli #ungkap #juta #warga #belum #nikmati #bersih #genjot #program

KOMENTAR