Komdigi: Rating Game IGRS di Steam Janggal dan Ekstrem
Ilustrasi Steam dan IGRS.(X/Ministry of Gamers)
19:26
7 April 2026

Komdigi: Rating Game IGRS di Steam Janggal dan Ekstrem

- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengakui tampilan rating game atau gim oleh Indonesian Game Rating System (IGRS) di platform Steam yang sempat viral merupakan fenomena yang janggal.

“Kami sepakat dengan teman-teman, khususnya netizen, menurut kami insiden ini sangat janggal ya, sangat janggal sekali dan mungkin sangat ekstrem ya,” ujar Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, saat konferensi pers di Kantor Komdigi, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Baca juga: Komdigi Gelar Investigasi Internal Imbas Rating Game IGRS Janggal

Sonny mencontohnya, gim PUBG di platform Steam mendapat rating 3+. Sementara, gim Upin Ipin Universe diberi rating 18+.

Dia menjelaskan, saat ini, Komdigi telah berkoordinasi dengan Steam dan masing-masing akan melakukan investigasi internal.

“Makanya kita melakukan investigasi ini untuk melakukan apa sebenarnya permasalahannya dan baik di internal Komdigi ataupun di eksternal di pihak Steam,” lanjut Sonny.

IGRS ingin lindungi konsumen Indonesia

Adapun, rating gim oleh IGRS bertujuan untuk melindungi konsumen di Indonesia, baik orang tua hingga anak-anak.

“Semangat IGRS ini harus bisa berjalan dengan baik atas nama perlindungan konsumen dan industri game ini sendiri,” imbuh Sonny.

Baca juga: Komdigi Klaim Steam Minta Maaf, Ada Miskomunikasi Terkait Rating Game IGRS

Kehebohan netizen soal klasifikasi IGRS di Steam

Sistem klasifikasi Indonesia Game Rating System (IGRS) di Steam, tengah mendapat sorotan warganet di media sosial karena dinilai janggal.

Kejanggalan itu karena sejumlah game yang mengandung konten dewasa justru diberi label aman untuk anak-anak, sementara sejumlah game populer malah mendapat rating "tidak layak".

Kondisi ini memicu keramaian di platform X (dulu Twitter). Sejumlah gamer Indonesia membagikan tangkapan layar yang menunjukkan keanehan dalam sistem klasifikasi tersebut.

Di etalase Steam, warganet menemukan sejumlah game dengan konten seksual justru diberi rating 3+, yang berarti cocok untuk anak usia tiga tahun ke atas.

Sementara, sejumlah game AAA populer peraih penghargaan seperti Clair Obscure: Expedition 33 dan Metal Gear Solid Delta: Snake Eater malah diberi label "tidak layak untuk didistribusikan di Indonesia".

Tag:  #komdigi #rating #game #igrs #steam #janggal #ekstrem

KOMENTAR