Israel Serang Iran, Anggota DPR: Waspadai, Bisa Berkembang Jadi Perang Regional
Asap membubung di Ibu Kota Teheran, Iran, setelah serangan rudal Israel pada Sabtu (28/2/2026). Jurnalis AFP melaporkan ada dua ledakan di ibu kota pagi itu.(AFP/ATTA KENARE)
17:18
28 Februari 2026

Israel Serang Iran, Anggota DPR: Waspadai, Bisa Berkembang Jadi Perang Regional

- Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta agar serangan yang dilakukan Israel kepada Iran diwaspadai.

Menurut dia, serangan ini berpotensi berkembang menjadi perang regional.

"Yang perlu diwaspadai, kemungkinan Eskalasi lebih luas. Konflik ini bisa berkembang menjadi perang regional jika negara lain, baik sekutu Iran maupun sekutu Israel, terlibat secara langsung, dan itu pasti akan berdampak pada ekonomi global karena setiap ketegangan di Timur Tengah bisa berdampak pada pasar energi dunia, investor global, dan jalur perdagangan," kata Sukamta, kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026).

Sukamta memprediksi, ada beberapa kemungkinan perkembangan termasuk pembalasan dari Iran.

Baca juga: Teheran Diserang, Iran Siap Serang Balik Israel

"Bisa diduga Iran akan membalas, tetapi bentuk dan intensitasnya belum jelas. Balasan bisa berupa serangan misil, drone, atau operasi proxy melawan kepentingan Israel dan sekutunya," ucap dia.

Politikus PKS ini menilai, serangan ini juga serius dan berpotensi mengganggu diplomasi yang berlangsung.

Oleh karenanya, Indonesia bersama Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) perlu mencegah terjadinya eskalasi agar tidak terjadi konflik yang lebih luas.

"RI bersama OKI perlu mencegah terjadinya eskalasi supaya tidak menjadikan ini konflik lebih luas. Sebaiknya semua pihak menahan diri, Israel perlu menghentikan agresivitasnya," ucap dia.

Diberitakan sebelumnya, Israel menyerang Teheran, Iran, pada Sabtu (28/2/2026) pagi, lalu menutup wilayah udara dan menyatakan keadaan darurat.

Baca juga: Mutasi Polri, Brigjen Totok Suharyanto Jadi Kakortastipikor

Dikutip dari The Guardian, penutupan wilayah udara dilakukan Israel untuk berjaga-jaga apabila Iran membalas dengan mengerahkan drone dan rudal.

Juru bicara militer Israel mengatakan, gempuran ini adalah serangan pendahuluan untuk menghilangkan ancaman terhadap negara.

Republik Islam Iran siap menyerang balik Israel yang melakukan serangan lebih dulu ke Teheran, pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat.

Dalam keterangan pers Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta, serangan balik ini adalah hak yang sah berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan menggunakan hak tersebut sepenuhnya dalam rangka mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran dengan memberikan respons yang tegas dan kuat terhadap agresi rezim Zionis Israel dan Amerika Serikat," tulis Kedutaan Besar Iran di Jakarta, dalam rilisnya, Sabtu.

Iran juga menyebut, serangan Israel yang dimotori Amerika Serikat tersebut ditujukan pada lokasi sipil dan infrastruktur vital di Tehran.

Baca juga: Peci, Sorban, dan Selawat dari Polisi dalam Demo Mahasiswa di Mabes Polri

Disebutkan, serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran telah melanggar Pasal 2 ayat 4 Piagam PBB dan merupakan tindakan agresi yang nyata terhadap Iran.

Atas dasar itu, Iran juga meminta Dewan Keamanan PBB bertindak tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel.

Iran juga meminta dukungan kepada Indonesia untuk mengecam tindakan Israel dan Amerika Serikat tersebut.

"Republik Islam Iran meminta Ketua dan para Anggota Dewan Keamanan untuk segera mengambil langkah dalam hal ini," tulis Kedutaan Besar Iran.

Tag:  #israel #serang #iran #anggota #waspadai #bisa #berkembang #jadi #perang #regional

KOMENTAR