Anggota DPR Ingatkan TNI: Misi ke Gaza untuk Kemanusiaan, Bukan Tempur
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (6/7/2025).(KOMPAS.com / IRFAN KAMIL)
16:46
12 Februari 2026

Anggota DPR Ingatkan TNI: Misi ke Gaza untuk Kemanusiaan, Bukan Tempur

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta mewanti-wanti rencana pengiriman 8.000 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Gaza agar tetap berorientasi pada misi kemanusiaan, bukan operasi tempur.

Sukamta menegaskan, pelibatan TNI di luar negeri harus memiliki landasan hukum yang jelas serta mandat internasional yang sah.

“Setiap pelibatan Tentara Nasional Indonesia di luar negeri harus memiliki landasan hukum yang jelas, mandat internasional yang legitimate. Idealnya dalam koordinasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta berorientasi pada misi kemanusiaan dan stabilisasi, bukan operasi tempur,” ujar Sukamta saat dihubungi, Kamis (12/2/2026).

Baca juga: Komisi I DPR Yakin Pengiriman TNI ke Gaza untuk Jaga Stabilitas, Bukan Bertempur

Sukamta menekankan, apabila Board of Peace diposisikan sebagai inisiatif kemanusiaan dan rekonstruksi untuk membantu warga Gaza, ada sejumlah hal yang harus dipastikan pemerintah.

“Pertama, ada jaminan keamanan dan kesepakatan para pihak. Kedua, mandatnya jelas sebagai misi perdamaian atau perlindungan sipil. Ketiga, tidak menempatkan Indonesia dalam posisi eskalatif secara geopolitik,” tutur dia.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini mengingatkan, Indonesia memiliki reputasi baik dalam misi perdamaian dunia.

Baca juga: KSAD: Pengiriman Pasukan Perdamaian Ke Gaza Sesuai Kebutuhan

Untuk itu, prioritas utama saat ini harus tetap pada penghentian kekerasan, pembukaan akses bantuan kemanusiaan, dan perlindungan warga sipil.

"Kontribusi Indonesia harus memperkuat perdamaian, bukan menambah kompleksitas konflik,” ucap Sukamta.

“Jadi bukan soal ‘paling pantas’, tetapi soal kesiapan, legitimasi internasional, dan kebermanfaatan nyata bagi rakyat Palestina,” imbuh dia.

Baca juga: Apa Tugas TNI yang Dikirim Indonesia ke Gaza?

Indonesia kirim pasukan ke Gaza

Menurut laporan media internasional, Indonesia sedang mempersiapkan hingga 8.000 tentara untuk dikerahkan ke Gaza, negara pertama yang melakukan hal tersebut sebagai bagian dari fase kedua perjanjian gencatan senjata yang ditengahi oleh Amerika Serikat akhir tahun lalu.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan, pelatihan untuk para prajurit telah dimulai, dan mereka akan fokus pada peran medis dan teknik di Gaza.

Rencana pengerahan pasukan merupakan tindak lanjut bergabungnya Indonesia dengan Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang diumumkan pada bulan lalu.

“Ia (Indonesia) memiliki mandat dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk membentuk Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), yang akan membantu mengamankan wilayah perbatasan di Gaza dan memastikan demiliterisasi wilayah tersebut, termasuk pelucutan senjata Hamas,” bunyi pemberitaan tersebut.

Tag:  #anggota #ingatkan #misi #gaza #untuk #kemanusiaan #bukan #tempur

KOMENTAR