Mendagri: 11 Daerah Terdampak Banjir Sumatera Masih Perlu Perhatian
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam konferensi pers di Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (KOMPAS.com/Rahel)
14:14
11 Februari 2026

Mendagri: 11 Daerah Terdampak Banjir Sumatera Masih Perlu Perhatian

- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mencatat sudah ada 37 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang telah kembali normal pascabencana banjir dan longsor besar, namun 11 daerah masih memerlukan atensi.

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menjelaskan di tiga provinsi itu terdapat 52 daerah yang terdampak bencana.

"Yang sudah kembali normal dari 52 itu ada 37 (normal)," kata Tito dalam konferensi pers di Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Nusron Minta 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera Diproses Hukum

Tito menambahkan, sebanyak empat daerah sudah kategori mendekati dan 11 lainnya masih perlu atensi khusus.

"Yang mendekati normal lebih kurang ada 4, dan yang memerlukan atensi khusus ada 11," ungkap Tito.

Baca juga: 26 Sumur Bor Rampung Dibangun untuk Korban Banjir Sumatera Barat

Tito menegaskan, pemerintah akan bekerja keras untuk memulihkan setiap daerah terdampak.

Dari 37 daerah yang sudah kembali normal, menurutnya, proses pemulihan di Sumatera sudah mencapai angka sekitar 70 persen.

"37 ini kalau kita presentasikan ya lebih kurang hampir 70 persen ya kabupaten kota," tutur Tito.

Rinciannya per daerah

Berdasarkan data, sebanyak 16 daerah di Sumatera Barat (Sumbar) terdampak bencana banjir dan longsor.

Dari jumlah tersebut, sudah ada 12 daerah yang kembali beraktivitas normal.

Sedangkan, dua daerah sudah mendekati normal dan dua lainnya memerlukan atensi khusus.

Dua daerah yang mendekati normal atau masih ada masalah yang perlu diselesaikan yakni Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Pesisir Selatan.

"Sedangkan yang perlu mendapat atensi khusus karena masih ada banyak masalah di situ ada 2, yaitu Kabupaten Agam dan Kabupaten Padang Pariaman, terutama masalah pengungsian kemudian masalah sekolah dan lain-lain," jelasnya.

Baca juga: Mendagri Persilakan Warga Manfaatkan Gelondongan Kayu Sisa Banjir Sumatera

Di Sumatera Utara (Sumut) terdapat 18 daerah terdampak bencana dan sebanyak 15 di antaranya sudah normal.

Di Sumut, masih ada satu daerah yang sudah mendekati normal yakni Tapanuli Selatan, serta dua daerah di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara masih perlu perhatian khusus.

"Yang perlu atensi khusus ada 2, yaitu di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara," kata Tito.

Di Aceh terdapat 18 kabupaten/kota yang terdampak bencana.

Dari angka itu, ada 10 daerah yang sudah kembali normal aktivitasnya.

Sementara dua daerah di Bener Meriah dan Gayo Luwes sudah mulai mendekati normal.

Namun, masih ada beberapa daerah yang memerlukan atensi khusus.

"Ada beberapa daerah yang perlu atensi khusus, yaitu Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, kemudian Pidie Jaya, Bireun, Aceh Tengah. Ini menjadi atensi kita yang paling utama. Meskipun Gayo Luwes juga ingin masuk yang atensi. Enggak apa-apa nanti kita akan berikan atensi," paparnya.

Tag:  #mendagri #daerah #terdampak #banjir #sumatera #masih #perlu #perhatian

KOMENTAR