TNI Rebut Markas Utama OPM Kodap XVI di Yahukimo
Sejumlah barang bukti yang diamankan Satgas Komando Operasi (Koops) Habema TNI dalam patroli keamanan di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (22/1/2026).(Dokumentasi Satgas Media Habema.)
10:26
24 Januari 2026

TNI Rebut Markas Utama OPM Kodap XVI di Yahukimo

Satuan Tugas (Satgas) Komando Operasi (Koops) TNI Habema merebut markas utama Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XVI/Yahukimo dalam patroli keamanan di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (22/1/2026).

Patroli keamanan tersebut telah dimulai sejak Rabu malam (21/1/2026) sebagai tindak lanjut atas berbagai ancaman dan aksi kelompok separatis bersenjata OPM yang dinilai mengganggu stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Panglima Koops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto menyatakan, keberhasilan tersebut merupakan wujud komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.

"Keberhasilan merebut dua markas OPM Kodap XVI/Yahukimo ini menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI di medan operasi," kata Lucky dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).

"Penguasaan Jalan Gunung menjadi langkah strategis untuk memutus ruang gerak dan jalur logistik OPM serta menjamin keamanan masyarakat di wilayah Yahukimo,” tegasnya.

Sejumlah aksi yang kerap terjadi di kawasan Jalan Gunung antara lain penembakan pesawat, penembakan kendaraan aparat, pembakaran sekolah, hingga penembakan terhadap warga sipil.

Dalam pelaksanaan patroli, Satgas Koops TNI Habema melakukan infiltrasi ke dua lokasi yang diduga menjadi basis utama OPM, yakni Markas Sisibia dan Markas Yalenang.

Pada Kamis dini hari, pasukan TNI terlibat kontak tembak dengan kelompok OPM yang sedang melakukan patroli di sekitar lokasi.

Dari hasil kontak tembak tersebut, beberapa anggota OPM Kodap XVI/Yahukimo dilaporkan tewas, termasuk salah satu tokoh penting kelompok tersebut.

Selain itu, Satgas Koops TNI Habema juga berhasil mengamankan sejumlah pucuk senjata api.

Tak hanya senjata api, aparat turut menemukan dan menyita berbagai barang bukti lainnya, seperti amunisi, puluhan selongsong peluru, alat komunikasi, perangkat navigasi, telepon genggam, senjata tajam, perlengkapan panah, bendera Bintang Kejora, serta dokumen milik TPNPB Kodap XVI/Yahukimo.

Setelah kontak tembak berakhir, Satgas Koops TNI Habema berhasil menguasai Markas Sisibia dan Markas Yalenang yang selama ini diduga menjadi pusat kegiatan OPM Kodap XVI/Yahukimo.

Lucky mengatakan, patroli keamanan tersebut dapat berjalan dengan aman dan terkendali berkat dukungan seluruh elemen masyarakat.

Ke depan, TNI berharap upaya ini mampu melemahkan kekuatan OPM sekaligus meningkatkan rasa aman bagi warga di Kabupaten Yahukimo dan sekitarnya.

Tag:  #rebut #markas #utama #kodap #yahukimo

KOMENTAR