Anies Sebut Negara Wajib Lindungi Influencer yang Diteror Usai Singgung Bencana
Mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus Anggota Kehormatan Ormas Gerakan Rakyat, Anies Baswedan saat memberikan keterangan usai pembukaan Rakernas I Gerakan Rakyat di Jakarta, Sabtu (17/1/2026). ()
09:06
18 Januari 2026

Anies Sebut Negara Wajib Lindungi Influencer yang Diteror Usai Singgung Bencana

- Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pemerintah wajib melindungi masyarakat agar bebas menyampaikan pendapatnya, termasuk soal kerusakan lingkungan.

Hal ini Anies sampaikan menjawab pertanyaan dari awak media terkait dengan maraknya influencer yang diteror usai bicara soal bencana banjir di Sumatera.

“Negara berkewajiban menjalankan konstitusi. Dan, konstitusi mengatakan bahwa rakyat memiliki kebebasan untuk berserikat, berkumpul, dan menyuarakan pendapat,” kata Anies, usai menghadiri dalam acara Rakernas I Ormas Gerakan Rakyat di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Dia menegaskan, ketika masyarakat mendapat ancaman saat menggunakan hak konstitusionalnya, negara wajib melindungi.

“Ketika ada praktik-praktik ancaman kepada orang-orang yang menyuarakan pendapatnya, maka negara berkewajiban melindungi,” ujar Anies.

Anies meminta, pemerintah untuk menjalankan kewajiban yang dimandatkan dari konstitusi itu dengan baik.

Sebab, tanggung jawab untuk melindungi warga tidak berada di tangan masyarakat atau media sosial.

Tapi, di tangan pemerintah selaku penyelenggara negara.

“Tanggung jawab untuk melindungi bukan pada media sosial, bukan pada sesama aktivis, bukan pada partai politik. Tanggung jawab konstitusional itu ada pada negara. Jalankan kewajiban itu dengan baik,” kata Anies.

Teror DJ Donny

Sebelumnya diberitakan, influencer dan kreator konten Ramond Dony Adam, yang lebih dikenal sebagai DJ Donny, kini menjadi sorotan publik setelah mengalami serangkaian aksi teror yang mengancam keselamatan dirinya dan keluarga.

Dari kiriman bangkai ayam hingga pelemparan bom molotov ke rumahnya, rentetan intimidasi ini telah ia laporkan secara resmi ke Polda Metro Jaya.

Peristiwa pertama bermula pada Senin malam, 29 Desember 2025, ketika istrinya menemukan paket mencurigakan di rumah mereka.

Saat dibuka, paket tersebut berisi bangkai ayam tanpa kepala beserta selembar kertas berisi ancaman yang ditujukan kepada Donny.

Dalam pesan itu, pengirim anonim mengancam keselamatan Donny jika ia terus bersuara di media sosial, terutama dalam mengkritisi kebijakan dan isu publik.

Motivasi di balik teror ini diduga kuat terkait dengan kritik Donny terhadap beberapa kebijakan pemerintah, termasuk dalam isu bencana dan penanganannya.

Tag:  #anies #sebut #negara #wajib #lindungi #influencer #yang #diteror #usai #singgung #bencana

KOMENTAR