Kolaborasi WIKA-WEGE Dukung Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara Modular di Aceh Tamiang
Proses pembangunan Hunian Sementara (Huntara) Modular di Aceh Tamiang, Aceh.(Dok. WIKA)
19:54
12 Januari 2026

Kolaborasi WIKA-WEGE Dukung Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara Modular di Aceh Tamiang

- PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA bersama entitas anak usahanya, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), terus memperkuat peran strategis dalam mendukung program pemulihan pascabencana Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan hunian sementara (huntara) berbasis modular di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Pembangunan huntara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui Kementerian PU untuk menyediakan hunian yang layak, aman, dan cepat huni bagi masyarakat terdampak bencana.

Mengusung teknologi modular, proyek ini memungkinkan proses konstruksi dilakukan lebih cepat, efisien, dan terstandarisasi, tanpa mengesampingkan kualitas bangunan serta kenyamanan penghuni.

Pembangunan huntara yang berlokasi di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, mencakup tujuh blok hunian dengan total 84 unit untuk kepala keluarga dan diproyeksikan mampu menampung sekitar 336 jiwa.

Setiap blok dilengkapi fasilitas dasar, antara lain sistem sanitasi, jaringan listrik, air bersih, ventilasi memadai, serta penataan lingkungan yang mendukung kenyamanan dan keamanan penghuni selama masa hunian sementara.

Hingga hari ke-15, progres pembangunan menunjukkan capaian signifikan. Pekerjaan fondasi dan rangka modular telah rampung, sementara pekerjaan baja ringan dan atap, finishing, serta instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) terus dipercepat di seluruh blok hunian.

Adapun aktivitas konstruksi di tujuh blok, dari Blok A hingga Blok G, meliputi pemasangan panel sandwich, lantai vinil dan keramik, rangka plafon, sanitair, hingga sistem kelistrikan.

Sebagai induk usaha, WIKA berperan memastikan pelaksanaan proyek huntara milik Kementerian PU berjalan optimal.

Sementara itu, WEGE bertindak sebagai pelaksana konstruksi sekaligus penyedia teknologi hunian modular yang adaptif untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam kondisi tanggap darurat.

Sinergi tersebut menjadi wujud komitmen WIKA Group dalam menghadirkan solusi infrastruktur hunian yang cepat, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Selain fokus pada percepatan pembangunan, proyek Huntara Modular Aceh Tamiang juga melibatkan ratusan tenaga kerja, termasuk tenaga lokal, serta menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara konsisten.

Huntara Modular di Aceh Tamiang, hasil kolaborasi WIKA, WEGE, dan Kementerian PU.Dok. WIKA Huntara Modular di Aceh Tamiang, hasil kolaborasi WIKA, WEGE, dan Kementerian PU.

Kehadiran huntara tersebut diharapkan dapat segera memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung proses pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana.

WIKA pastikan huntara modular aman dan nyaman

Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito (BW) menyampaikan bahwa pembangunan huntara modular tidak hanya dirancang untuk cepat huni, tetapi juga memastikan kelayakan, keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat terdampak bencana.

“WIKA bersama WEGE, dengan dukungan Kementerian PU, menghadirkan hunian sementara yang dibangun dengan pendekatan modular agar masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (12/1/2026).

"Kami memastikan setiap unit dilengkapi fasilitas dasar yang memadai serta didukung fasilitas publik yang menunjang aktivitas sosial dan ibadah warga,” lanjut Agung.

Setiap unit huntara modular dirancang berukuran 3 x 6 meter (18 meter persegi) dan dilengkapi fasilitas hunian dasar, antara lain dua tempat tidur queen bed berukuran 160 x 200 centimeter (cm), kasur setebal 20 cm, kipas angin, serta wall exhaust fan untuk mengoptimalkan sirkulasi udara.

Kawasan Huntara Modular Aceh Tamiang juga dilengkapi berbagai fasilitas publik, seperti toilet dan shower bersama, dapur umum, area cuci dan jemur, musala, serta area komunal multifungsi yang dapat dimanfaatkan warga untuk berinteraksi dan beraktivitas bersama.

Dengan dukungan fasilitas tersebut, WIKA dan WEGE berharap huntara modular di Aceh Tamiang ini tidak hanya menjadi tempat tinggal sementara, tetapi juga mendukung pemulihan sosial masyarakat serta menghadirkan lingkungan hunian yang bermartabat selama masa transisi pascabencana.

Kolaborasi Kementerian PU, WIKA, dan WEGE menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan sesuai kebutuhan masyarakat, termasuk dalam kondisi darurat dan pemulihan bencana.

Tag:  #kolaborasi #wika #wege #dukung #kementerian #percepat #pembangunan #huntara #modular #aceh #tamiang

KOMENTAR