Fakta Sekolah Rakyat yang Diresmikan Presiden Prabowo Besok
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meninjau persiapan peluncuran Program Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (11/1). (dok. Humas Kemensos)
22:08
11 Januari 2026

Fakta Sekolah Rakyat yang Diresmikan Presiden Prabowo Besok

 

- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meresmikan program Sekolah Rakyat secara langsung pada Senin (12/1). Peresmian dilaksanakan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru yang berada di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Nah, ada beberapa fakta menarik mengenai program pendidikan gratis yang dirancang untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem ini. Berikut beberapa fakta penting tersebut:

1. Gagasan Langsung dari Presiden

Sebagai langkah strategis memutus rantai kemiskinan antargenerasi, program ini ternyata inisiatif langsung Prabowo. Hal ini kemudian dituangkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

“Gagasan dari Bapak Presiden untuk menjangkau keluarga-keluarga yang selama ini terpinggirkan, yang belum beruntung, prasejahtera, dan bisa disebut juga dalam statistik itu miskin atau miskin ekstrem. Karena Presiden ingin putra-putri dari keluarga yang seperti ini juga disiapkan untuk masa depan Indonesia,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf usai meninjau persiapan penyelenggaraan peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Minggu (11/1).

Terlebih, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan lebih dari tiga juta anak usia sekolah berada dalam kondisi tidak sekolah, belum sekolah, putus sekolah dan berpotensi putus sekolah.

2. Multi entry, Multi exit

Proses rekrutmen siswa tidak berdasarkan tes akademik, melainkan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Hanya anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem pada Desil 1 dan 2 yang bisa masuk Sekolah Rakyat.

Menariknya lagi, siswa bisa masuk kapan saja tanpa mengikuti tahun ajaran atau biasa disebut multi entry, multi exit.

3. Jumlah Siswa Capai 15 Ribu Lebih

Mulai beroperasi sejak 2025, kini Sekolah Rakyat rintisan telah dibuka di 166 lokasi secara bertahap. Jumlah ini tersebar di Sumatera 35 lokasi, Jawa 70 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara 7 lokasi, Kalimantan 13 lokasi, Sulawesi 28 lokasi, Maluku 7 lokasi, dan Papua 6 lokasi. Saat ini, Sekolah Rakyat rintisan telah menampung 15.945 orang siswa.

4. Serap Ribuan Tenaga Kerja

Sekolah Rakyat rintisan menyerap sekitar 7.107 tenaga kerja. Angka ini terdiri dari 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan (Tendik).

5. Konsep Sekolah Asrama

Sekolah Rakyat ini berkonsep asrama atau boarding school. Selama di asrama, mereka ditemani wali asrama dan wali asuh. Sehingga, upaya membentuk karakter anak-anak menjadi lebih mandiri dan disiplin serta memiliki keterampilan bisa tercapai dengan baik.

6. Jalani DNA Talent

Setiap siswa menjalani DNA talent mapping saat masuk sekolah. Ini dilakukan untuk memetakan potensi dan bakatnya secara mendalam. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar pengembangan karakter, keterampilan, dan kecerdasan siswa selama proses belajar.

7. Proses Hilirisasi Siswa Telah Dipersiapkan

Proses hilirisasi telah disiapkan sejak siswa masuk ke Sekolah Rakyat melalui DNA Talent Mapping. Para siswa akan dibimbing, diarahkan, dan difasilitasi sesuai dengan minatnya, baik yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maupun yang ingin bekerja sesuai keterampilan dan keahlian.

Kemensos telah bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi untuk memfasilitasi beasiswa bagi siswa berprestasi. Termasuk, bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memfasilitasi mereka yang ingin bekerja atau pengusaha.

8. Miniatur Pengentasan Kemiskinan Terpadu

Program ini bukan sekadar peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan bagi anak-anak, namun juga miniatur dalam pengentasan kemiskinan terpadu. Berbagai program prioritas Presiden terintegrasi dengan Sekolah Rakyat seperti Pemberdayaan orang tua siswa melalui PPSE, Perbaikan rumah melalui program 3 juta rumah, Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), Jaminan Kesehatan untuk orang tua dan siswa melalui PBI-JK, keluarga mendapatkan bansos lengkap seperti PKH dan Sembako, dan menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #fakta #sekolah #rakyat #yang #diresmikan #presiden #prabowo #besok

KOMENTAR