Kementan Siagakan 6.800 Personel Keswan, Cegah Penyebaran PMK di Momen Lebaran
Kementan siagakan 6.800 personel keswan cegah penyebaran PMK. (Istimewa)
04:08
6 April 2025

Kementan Siagakan 6.800 Personel Keswan, Cegah Penyebaran PMK di Momen Lebaran

–Momen Lebaran tidak hanya identik dengan lalu lintas manusia. Tetapi juga lalu lintas hewan ternak. Pemerintah berupaya mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, dengan menyiagakan 6.800 personel tenaga kesehatan hewan (keswan). 

Ribuan petugas keswan itu disiagakan 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan (24/7). Tujuannya untuk memastikan kesehatan dan keamanan ternak, khususnya sapi, yang banyak didistribusikan selama momentum Idul Fitri.  

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Agung Suganda menuturkan strategi pengendalian PMK terus diperkuat. Termasuk melalui vaksinasi, pengawasan lalu lintas ternak, serta respons cepat terhadap kasus yang terdeteksi.

"Kami telah menginstruksikan seluruh petugas keswan di daerah untuk siaga penuh selama Lebaran," kata Agung Suganda. 

Menurut Agung upaya itu penting agar distribusi ternak tetap berjalan lancar. Di sisi lain, ternak yang dikonsumsi masyarakat tetap sehat dan aman. Pusat Kesehatan Hewan (puskeswan) di berbagai daerah juga tetap beroperasi untuk menangani laporan dari peternak maupun masyarakat.

"Selain itu, pemerintah daerah dan instansi terkait telah dikoordinasikan agar langkah mitigasi dapat segera dilakukan jika ditemukan indikasi kasus PMK di lapangan," ungkap Agung Suganda.  

Sementara itu Direktur Kesehatan Hewan Kementan Imron Suandy menambahkan, stok vaksin PMK tetap tersedia dan akan terus diberikan kepada ternak yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap. Menurut hasil evaluasi nasional per 3 April, pelaksanaan vaksinasi PMK telah mencapai 1,73 juta dosis.

"Angka ini terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Bahkan sebagian provinsi mampu mencapai target vaksinasi di atas 70 persen dan di beberapa provinsi telah mencapai 100 persen," tandas Imron Suandy.

Dia menjelaskan, pengawasan lalu lintas ternak di jalur-jalur distribusi utama juga diperketat. Untuk memastikan tidak ada ternak yang terinfeksi berpindah antarwilayah tanpa pemeriksaan yang ketat. Kementan mengimbau para peternak dan pedagang ternak untuk tetap mematuhi protokol biosekuriti

"Selain itu memastikan ternaknya divaksinasi, dan segera melapor jika ada gejala PMK pada hewan ternak mereka," jelas Imron Suandy.

Kementan juga mengajak masyarakat untuk tidak panik dalam menghadapi isu PMK. Konsumsi daging tetap aman selama diolah dengan benar. Pemanasan pada suhu 70 derajat Celcius selama 30 menit dapat menonaktifkan virus PMK yang mungkin ada pada daging.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah

Tag:  #kementan #siagakan #6800 #personel #keswan #cegah #penyebaran #momen #lebaran

KOMENTAR