Ini 7 Cara Identifikasi Berita Bohong atau Hoax yang Ada di Media Sosial, Kamu Wajib Tahu!
media sosial./(Freepik)
00:28
10 Desember 2024

Ini 7 Cara Identifikasi Berita Bohong atau Hoax yang Ada di Media Sosial, Kamu Wajib Tahu!

 Sebagaimana yang kamu tahu, media sosial merupakan tempat berkumpulnya informasi di jaman sekarang.

Baik itu informasi penting dari akun resmi jajaran pemerintahan sampai sumber gosip receh dari artis ternama negara.

Seluruh golongan masyarakat bisa menyerap berbagai informasi ini bergantung pada akun mana yang mereka ikuti di media sosial.

Mulai dari kanal berita resmi sampai akun berita abal-abal yang tidak jelas kredibilitasnya.

Kamu tentu familiar dengan istilah hoax atau berita bohong yang seringkali menyebar di antara masyarakat.

Tidak jarang, berita bohong atau hoax ini menimbulkan keresahan dan kekhawatiran yang tidak pelru di masyarakat.

Hal ini tentu tidka baik bagi masyarakat kedepannya yang terus menerus diberikan informasi salah oleh pihak tidka bertanggung jawab.

Tugas kamu sebagai generasi penerus bangsa adalah mengidentifikasi berita bohong dan mencegahnya berputar di masyarakat.

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk identifikasi berita bohong atau hoax yang beredar.

DIlansir dari Mcafee dan Kaspersky, berikut ini 7 cara identifikasi berita bohong atau hoax yang ada di media sosial:

1. Perhatikan Sumbernya

Cara pertama untuk identifikasi berita bohong atau hoax di media sosial adalah dengan memperhatikan sumbernya.

Ketika melihat sebuah berita yang kontroversial, kamu harus melihat sumber yang menyatakan informasi tersebut.

Kamu bisa melihat sumber situs yang menyatakan berita tersebut pertama kali. Situs tersebut bisa berupa situs berita, laman resmi badan pemerintahan atau sekolah, atau hanya sekedar blog pribadi milik seseorang.

Situs yang terlihat resmi juga pada dasarnya bisa dipalsukan misalnya mengada-adakan nama instansi yang tidak ada di realita. Hal inilah yang harus kamu perhatikan.

2. Periksa Penulis Awal

Cara kedua untuk identifikasi berita bohong atau hoax di media sosial adalah dengan memeriksa penulis awalnya.

Beberapa situs berita biasanya menyatakan nama penulis artikel tersebut. Kamu bisa melihat rekam jejak penulis tersebut melalui akun media sosialnya atau melihat hasil tulisannya yang lain.

Apabila penulis ini memiliki kredibilitas baik dan jabatan cukup tinggi, kamu bisa mempercayai tulisannya.

Namun apabila penulis ini memang memiliki jejak artikel kontroversial di beberapa tulisannya, berita yang kamu baca mungkin hanya sekedar clickbait atau memutarbalikkan fakta dari hal sebenarnya karena tuntutan pekerjaan penulis.

3. Pastikan Tanggalnya

Cara ketiga untuk identifikasi berita bohong atau hoax di media sosial adalah dengan memastikan tanggalnya.

Ketika sebuah tokoh atau isu sedang dibahas, ada kemungkinan berita lain yang tidak begitu relevan diangkat kembali dan dihubung-hubungkan.

Kamu bisa melakukan cek kembali apakah berita tersebut berasa dari waktu dekat ini ataukah bertahun-tahun lamanya tayang.

Apabila berita tersebut merupakan berita lawas, bia jadi hal ini diangkat kembali oleh penulis untuk disambungkan dengan berita yang hangat akhir-akhir ini.

4. Cek Sumber Lain

Cara keempat untuk identifikasi berita bohong atau hoax di media sosial adalah dengan cek sumber lain.

Ketika kamu mendapat berita mengejutkan, kamu bisa mencari apakah berita tersebut ditayangkan di situs berita besar resmi lain.

Hal ini dikarenakan berita besar tentunya akan dilaporkan atau ditayangkan oleh seluruh media resmi tanpa terkecuali.

Jika kamu mendapati berita tersebut hanya muncul di situs berita tak terkenal atau bahkan meragukan tanpa adanya situs besar mengunggah berita serupa, maka berita tersebut bisa jadi hoax atau bohong.

5. Baca Komentar

Cara kelima untuk identifikasi berita bohong atau hoax di media sosial adalah dengan membaca komentar di akun media sosial tersebut.

Kamu mungkin akan menemukan banyak komentar yang berisi reaksi beragam masyarakat seperti pro dan kontra soal isu yang sedang dibahas.

Namun ada juga komentar yang membahas kredibilitas berita tersebut. Tidak jarang, ada yang lebih dahulu melakukan riset dan mengklarifikasi di kolom komentar bahwa berita di akun media sosial tersebut adalah hoax atau berita bohong.

Hal ini bisa menyimpan waktumu untuk riset sendiri dan bisa berdiskusi di kolom komentar soal kebenaran berita tersebut.

6. Periksa Emosi Kamu

Cara keenam untuk identifikasi berita bohong atau hoax di media sosial adalah dengan memeriksa emosi kamu.

Ketika membaca sebuah berita di media sosial, seseorang bila merasa sangat senang, sedih, marah atau bahkan tersinggung karena sepotong kalimat yang ada.

Kamu bisa mengecek kembali emosimu untuk tidak menjadi bias dan buram dalam mendeteksi apakah berita tersebut bohong atau tidak.

Setelah membersihkan diri dari emosi, barulah kamu bisa mempertimbangkan dan menyelidiki apakah berita tersebut benar atau hanya hoax semata.

7. Gunakan Teknologi

Cara ketujuh untuk identifikasi berita bohong atau hoax di media sosial adalah dengan menggunakan teknologi.

Apabila berita tersebut mengandung gambar, kamu bisa menggunakan fitur pencarian gambar yang akan memunculkan di situs manakah gambar itu pernah diunggah.

Lebih bagus lagi, kamu bisa merujuk pada beberapa situs terpercaya yang mendeteksi berita bohong atau hoax.

Kamu bisa mencari situs tersebut baik yang berbahasa indonesia maupun yang berbahasa inggris untuk bisa memastikan berita di berbagai bahasa bukan berita bohong atau hoax.

Ketujuh poin diatas merupakan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk identifikasi berita bohong atau hoax di media sosial.

Dengan adanya ketujuh poin ini diharapkan kamu jadi generasi yang melek berita namun tetap memilah mana yang bohong atau benar.

Editor: Hanny Suwindari

Tag:  #cara #identifikasi #berita #bohong #atau #hoax #yang #media #sosial #kamu #wajib #tahu

KOMENTAR