



5 Tips Menjadi Pendengar yang Baik, Mulai dari Melakukan Kontak Mata hingga Tidak Menyela Pembicaraan
– Mendengarkan merupakan satu keterampilan penting dalam semua aspek kehidupan, Baik sedang mendukung orang terkasih yang sedang mengalami masalah bersama rela kerja atau keluarga hingga masalah kesehatan mental. Namun, kebanyakan orang tidak sebaik yang dikira dalam hal mendengarkan.
Jika pendengar menunjukkan bahwa benar-benar mendengarkan, orang yang berbicara kepada pendengar akan merasa jauh lebih puas, nyaman dan damai. Bagi pendengar juga akan mendapatkan lebih banyak manfaat serta bahagia atas orang yang bercerita.
Melansir dari bhf.org.uk berikut 5 tips mendengarkan agar menjadi pendengar yang baik, mulai dari melakukan kontak mata hingga tidak menyela.
1. Memperhatikan bahasa tubuh
Ekspresi wajah, nada suara serta gerak tubuh dapat memberi tahu pendengar sebanyak apa yang dikatakan melalui kata-kata.
Perhatikan apa yang dikatakan lawan bicara melalui bahasa tubuhnya, apakah dia tersenyum, atau apakah dia menyilangkan tangannya sebagai tanda bertahan, apakah dia mengucek matanya seolah dia lelah atau kesal.
Bahkan melalui telepon, pendengar dapat belajar banyak dari suara lawan bicara, yang mungkin terdengar lembut atau ceria.
2. Melakukan kontak mata secara langsung
Kontak mata merupakan bagian penting dari percakapan tatap muka. Namun, terlalu banyak kontak mata dapat membuat penpendengarrasa takut, jadi harap untuk menyesuaikan dengan situasi yang pendengar hadapi.
Pendengar disarankan untuk mencoba memutus kontak mata setiap lima detik atau lebih, hal ini dilakulan untuk menunjukkan bahwa pendengar mendengarkan dengan penuh perhatian.
Setidaknya menatap paling tidak dengan satu mata selama lima detik, lalu mata lainnya selama lima detik, kemudian beralihlah menatap mulutnya.
Saat pendengar mengalihkan pandangan, melihat ke samping atau ke atas lebih baik daripada melihat ke bawah, yang dapat terlihat seperti pendengar ingin menutup pembicaraan.
Sebagai pendengar disarankan untun memeriksa postur tubuh dan memastikan bahwa postur tubuh secara nampak terlihat terbuka.
Disarankan untuk menghindari menyilangkan lengan atau menyilangkan kaki, yang dapat membuat pendengar tampak ‘tertutup’ atau defensif.
Mencondongkan tubuh sedikit ke depan atau ke samping saat duduk dapat menunjukkan bahwa pendengar benar-benar mendengarkan, seperti halnya sedikit memiringkan kepala atau menyandarkan kepala di tangan.
3. Jangan menyela
Bagi orang bercerita, saat mereka ingin menyampaikan apa yang ingin dikatakan namun diganggu. Itu merupakan hal yang membuat orang yang bercerita akan frustrasi.
Hal itu akan memberi kesan bahwa pendengar menganggap dirinya lebih penting, atau bahwa pendengar tidak punya waktu untuk mendengarkan apa yang mereka katakan.
Jika pendengar secara alami merupakan seorang pemikir atau pembicara yang lebih cepat, paksa diri pendengar untuk memperlambat bicara sehingga orang lain dapat mengekspresikan diri mereka.
Ingat, jeda atau hening beberapa detik tidak berarti pendengar harus langsung bertindak. Membiarkan orang lain berbicara akan membuat pendengar lebih mudah memahami pesannya juga.
Bahkan interupsi yang menanggapi sesuatu yang mereka katakan dapat mengganggu jika itu berarti percakapan teralihkan dari apa yang ingin mereka sampaikan kepada pendengar.
4. Jangan memaksakan pendapat sendiri
Hal ini tidak selalu mudah, namun bersedia mendengarkan dan memberikan dukungan bisa jauh lebih bermanfaat daripada memberi tahu seseorang apa yang harus mereka lakukan.
Saat orang yang dicintai menceritakan sesuatu akan sebuah masalah kesehatan mental, inilah saatnya mereka mungkin ingin memberi tahu yang tentang perasaannya, dan mengeluarkan unek-unek mereka.
Daripada mendengar banyak nasihat tentang apa yang seharusnya mereka lakukan. Di bidang kehidupan lainnya juga, kebanyakan orang lebih suka menemukan solusinya sendiri.
Jika pendengar benar-benar harus membagikan solusi atau masukan, tanyakan terlebih dahulu apakah mereka ingin mendengarnya.
5. Tetap fokus
Jika pendengar merasa kesulitan untuk fokus pada apa yang dikatakan orang yang bercerita, cobalah mengulang kata-katanya didalam kepala saat mereka mengatakannya hal ini akan memperkuat apa yang mereka katakan dan membantu pendengar untuk lebih berkonsentrasi.
Cobalah untuk mengabaikan gangguan seperti percakapan lain yang terjadi di dalam ruangan. Terlebih lagi jangan pernah melihat ponsel jika orang lagi bercerita.
Tag: #tips #menjadi #pendengar #yang #baik #mulai #dari #melakukan #kontak #mata #hingga #tidak #menyela #pembicaraan