Tips Menjaga Anak Tetap Sehat saat El Nino, dari Minum Air hingga Pakai Topi
Ilustrasi anak. Dokter anak mengingatkan orangtua untuk lebih memperhatikan cairan tubuh, aktivitas luar ruangan, hingga penggunaan topi selama cuaca panas ekstrem saat El Nino.(Freepik/bearfotos)
15:45
20 Mei 2026

Tips Menjaga Anak Tetap Sehat saat El Nino, dari Minum Air hingga Pakai Topi

Cuaca panas ekstrem saat El Nino membuat anak lebih rentan mengalami dehidrasi, heat stroke, hingga gangguan pernapasan. Karena itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orangtua untuk lebih memperhatikan aktivitas dan kebutuhan cairan anak sehari-hari.

Ketua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim IDAI, dr. Darmawan Budi Setyanto, Sp.A, Subsp.Respi(K), mengatakan perubahan iklim dan suhu panas dapat memengaruhi kondisi kesehatan anak lebih cepat dibanding orang dewasa.

“Anak termasuk kelompok yang rentan karena kemampuan tubuhnya dalam mengatur suhu dan cairan belum sebaik orang dewasa,” ujar dr. Darmawan dalam webinar IDAI bertema “Dampak El Nino pada Kesehatan Anak” yang diikuti Kompas.com secara daring, Selasa (19/5/2026).

Menurut dia, perlindungan kesehatan anak selama cuaca panas sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah.

Baca juga: Anak Tetap Perlu Main di Luar saat Cuaca Panas, Ini Cara Aman Menurut Dokter

Tips menjaga anak tetap sehat saat cuaca panas

Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga agar anak tetap sehat saat cuaca panas.

1. Pastikan anak cukup minum

Darmawan mengatakan salah satu hal paling penting selama cuaca panas adalah memastikan anak cukup minum.

Ia mengingatkan banyak anak sering lupa minum karena terlalu asyik bermain atau beraktivitas.

“Orangtua perlu aktif mengingatkan anak untuk minum secara berkala, jangan menunggu anak merasa haus,” katanya.

Menurut dia, tubuh anak dapat kehilangan cairan lebih cepat saat suhu udara meningkat. Jika tidak segera diganti, kondisi tersebut dapat memicu dehidrasi.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K), menambahkan tanda awal dehidrasi pada anak bisa berupa bibir kering, tubuh lemas, buang air kecil lebih sedikit, hingga anak terlihat mengantuk.

“Kalau anak sudah tampak sangat lemas atau sulit minum, jangan ditunda untuk diperiksakan,” ujar dr. Piprim.

Baca juga: El Nino Bukan Cuma Bikin Gerah, Risiko DBD pada Anak Juga Meningkat

2. Kurangi aktivitas saat cuaca terlalu panas

Tangkapan layar webinar IDAI, Selasa (19/5/2026). Dokter anak mengingatkan orangtua untuk lebih memperhatikan cairan tubuh, aktivitas luar ruangan, hingga penggunaan topi selama cuaca panas ekstrem saat El Nino.Tangkapan layar webinar IDAI Tangkapan layar webinar IDAI, Selasa (19/5/2026). Dokter anak mengingatkan orangtua untuk lebih memperhatikan cairan tubuh, aktivitas luar ruangan, hingga penggunaan topi selama cuaca panas ekstrem saat El Nino.

IDAI juga menyarankan agar aktivitas luar ruangan dikurangi ketika suhu udara sedang sangat tinggi.

Darmawan mengatakan paparan panas berlebihan dapat meningkatkan risiko kelelahan akibat panas hingga heat stroke pada anak.

“Kalau cuaca memang sangat panas, aktivitas luar bisa dikurangi dulu atau dilakukan pagi dan sore hari,” katanya.

Menurut dia, anak tetap boleh bermain di luar rumah selama kondisi cuaca memungkinkan dan tetap dalam pengawasan orangtua.

Baca juga: Anak Sering Lupa Minum Saat Cuaca Panas, IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi

3. Gunakan pakaian yang nyaman

Selain menjaga cairan tubuh, penggunaan pakaian yang tepat juga dinilai penting selama cuaca panas berlangsung.

Darmawan menyarankan anak menggunakan pakaian tipis dan mudah menyerap keringat agar tubuh tetap nyaman saat beraktivitas.

Penggunaan topi saat berada di luar ruangan juga dapat membantu mengurangi paparan panas langsung dari matahari.

“Hal-hal sederhana seperti pakaian yang nyaman dan pelindung kepala juga penting,” katanya.

Baca juga: Anak Tidur Pakai AC saat Cuaca Panas Bisa Lebih Mudah Dehidrasi, Ini Kata IDAI

4. Perhatikan kualitas udara

Dalam webinar tersebut, IDAI juga mengingatkan bahwa cuaca panas selama El Nino dapat disertai penurunan kualitas udara akibat debu dan polusi.

Kondisi tersebut dapat memicu gangguan pernapasan, terutama pada anak yang memiliki riwayat asma atau alergi.

Karena itu, orangtua diminta lebih memperhatikan kondisi lingkungan sebelum membiarkan anak bermain di luar rumah.

“Anak yang punya riwayat gangguan napas biasanya lebih sensitif terhadap perubahan lingkungan,” ujar dr. Darmawan.

Orangtua diminta lebih peka

Perubahan iklim kini menjadi tantangan kesehatan yang perlu diantisipasi sejak dini.

Perlindungan kesehatan anak selama El Nino dapat dimulai dari kebiasaan sederhana sehari-hari, mulai dari memastikan anak cukup minum hingga mengurangi paparan panas berlebihan.

Baca juga: Cuaca Panas di Kota Besar, Lakukan 5 Hal Ini agar Tidak Dehidrasi

Tag:  #tips #menjaga #anak #tetap #sehat #saat #nino #dari #minum #hingga #pakai #topi

KOMENTAR