8 Tips Merawat Kulit Berminyak agar Bebas Jerawat
Ilustrasi retinol.(Dok. Freepik/Freepik)
10:05
3 Mei 2026

8 Tips Merawat Kulit Berminyak agar Bebas Jerawat

- Kulit berminyak sering kali menjadi tantangan tersendiri dalam rutinitas perawatan wajah. 

Produksi sebum berlebih tak hanya membuat wajah tampak mengilap di siang hari, tetapi juga meningkatkan risiko pori-pori tersumbat, komedo, hingga jerawat.

Sejumlah ahli kulit menegaskan bahwa kunci merawat kulit berminyak bukanlah menghilangkan minyak sepenuhnya, melainkan menyeimbangkan produksi sebum sambil menjaga skin barrier tetap sehat.

Baca juga: Mengapa Kulit Berminyak Tetap Butuh Moisturizer? Ini Jawaban Dokter

Berikut delapan aturan penting merawat kulit berminyak menurut para ahli, dilansir dari Real Simple, Sabtu (2/5/2026).

8 Pilih rutinitas pembersihan yang tepat

1. Gunakan pembersih wajah dengan pH seimbang

Membersihkan wajah dua kali sehari adalah langkah penting bagi pemilik kulit berminyak. Namun, terlalu sering mencuci muka justru bisa memperburuk kondisi.

“Meski membersihkan kulit berminyak itu penting, mencuci wajah secara berlebihan dapat menghilangkan minyak alami kulit dan memicu produksi sebum lebih banyak sebagai bentuk kompensasi,” ujar Celebrity esthetician dan co-host Beauty Curious Podcast, Ian Michael Crumm. 

Ia merekomendasikan pembersih berbasis gel dengan pH seimbang, karena mampu membersihkan minyak tanpa merusak lapisan pelindung kulit.

Pembersih jenis ini membantu menjaga kelembapan alami kulit sekaligus mengontrol kilap berlebih sepanjang hari.

2. Tambahkan retinol dalam rutinitas skincare

Retinol tidak hanya dikenal sebagai bahan anti-aging, tetapi juga efektif membantu mengatasi kulit berminyak dan rentan jerawat.

“Tretinoin atau retinol dapat mengatur regenerasi sel kulit di pori-pori sehingga membantu mencegah penyumbatan dan jerawat,” kata Dokter kulit bersertifikat di Boston, Dr Catherine DiGiorgio.

Baca juga: Tutorial Makeup untuk Kulit Berminyak, Anti Luntur dan Flawless

Saat pori-pori tetap bersih, produksi minyak pun cenderung lebih terkendali. Bagi pemula, retinol sebaiknya digunakan secara bertahap, misalnya dua hingga tiga kali seminggu, agar kulit dapat beradaptasi.

3. Tetap gunakan pelembab berbasis gel

Salah satu kesalahan terbesar pemilik kulit berminyak adalah melewatkan pelembab.

Padahal, kulit yang kekurangan hidrasi akan mengirim sinyal ke kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak sebum.

“Banyak orang menghindari pelembap karena takut kulit makin berminyak. Padahal, melewatkan hidrasi justru bisa meningkatkan produksi minyak,” ujar Crumm.

Pilih pelembab berbasis gel atau air dengan kandungan seperti hyaluronic acid atau gliserin yang memberi kelembapan ringan tanpa terasa berat.

4. Gunakan sunscreen ringan setiap hari

Tabir surya tetap wajib dipakai, bahkan untuk kulit berminyak. Kini banyak sunscreen dengan tekstur ringan berbasis gel atau water-based yang cepat menyerap tanpa meninggalkan rasa lengket.

Pilih produk berlabel non-comedogenic agar tidak menyumbat pori-pori. Selain melindungi dari sinar UV, sunscreen membantu mencegah kerusakan skin barrier yang bisa memperburuk produksi minyak.

5. Tambahkan niacinamide dalam skincare routine

Niacinamide atau vitamin B3 menjadi salah satu bahan aktif favorit dermatolog untuk kulit berminyak.

Menurut Crumm, bahan ini efektif mengurangi produksi minyak sekaligus memperkuat skin barrier.

“Niacinamide membantu mengecilkan tampilan pori dan memperhalus tekstur kulit,” terang dia.

Serum dengan konsentrasi sekitar 5 persen cukup ideal digunakan pagi atau malam setelah membersihkan wajah.

6. Eksfoliasi dengan enzim seminggu sekali

Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati yang bisa menyumbat pori-pori.

Dr. DiGiorgio menyarankan eksfoliasi berbasis enzim satu hingga dua kali seminggu.

Baca juga: Panduan Lengkap Merawat Kulit Berminyak di Negara Tropis

Jenis eksfoliasi ini lebih lembut dibanding scrub fisik sehingga minim risiko iritasi.

Jika dilakukan rutin, kulit tampak lebih halus dan minyak berlebih lebih terkontrol.

7. Gunakan masker clay atau charcoal

Saat kulit terasa sangat berminyak, masker berbahan clay atau charcoal bisa menjadi penyelamat.

Masker ini membantu menyerap minyak berlebih, membersihkan pori-pori, dan mengurangi tampilan kilap.

Cukup gunakan satu hingga dua kali seminggu agar kulit tidak menjadi terlalu kering.

8. Jangan takut memakai facial oil tertentu

Meski terdengar kontradiktif, beberapa jenis minyak justru bisa membantu menyeimbangkan kulit berminyak.

“Minyak seperti jojoba dan hemp seed membantu menyeimbangkan produksi minyak karena strukturnya menyerupai sebum alami kulit,” tutur Dr Helen M. Torok selaku dokter kulit sekaligus co-founder HH Science.

Dengan begitu, kulit tidak merasa perlu memproduksi minyak berlebihan. Namun, pastikan memilih minyak non-komedogenik agar tidak memicu jerawat.

Merawat kulit berminyak membutuhkan pendekatan yang seimbang. Bukan dengan menghilangkan minyak sepenuhnya, melainkan menjaga kulit tetap bersih, terhidrasi, dan terlindungi agar produksi sebum tetap terkontrol.

 Baca juga: Pengaruh Cuaca pada Kulit yang Kering dan Berminyak

Tag:  #tips #merawat #kulit #berminyak #agar #bebas #jerawat

KOMENTAR