5 Cara agar Complexion Tidak Oksidasi, Makeup Tetap Cerah Seharian
Pernah merasa makeup di wajah terlihat sangat segar saat baru selesai dandan, akan tetapi tiba-tiba berubah menjadi kusam atau kecokelatan setelah beberapa jam?
Masalah tersebut sering kali membuat kesal, apalagi jika sudah meluangkan waktu cukup lama di depan cermin untuk bersiap-siap.
Perubahan warna makeup yang menjadi lebih gelap atau bahkan terlihat agak abu-abu tersebut biasanya disebut dengan istilah oksidasi.
Oksidasi pada complexion sebenarnya mirip dengan proses buah apel yang berubah warna menjadi cokelat setelah dikupas dan terkena udara.
Pada kulit wajah, hal ini terjadi karena adanya reaksi kimia antara kandungan dalam produk makeup dengan minyak alami wajah, suhu tubuh, serta paparan oksigen.
Hasilnya, alas bedak atau cushion yang awalnya tampak pas di kulit malah membuat wajah kelihatan lelah dan tidak bercahaya.
Meski menyebalkan, oksidasi bukan berarti produk yang digunakan buruk. Banyak faktor yang memengaruhi, mulai dari kondisi kelembapan kulit hingga cara aplikasinya.
Merangkum dari sejumlah brand kosmetik, berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko complextion oksidasi.
Ilustrasi sedang makeup (Ist)1. Jangan Melewatkan Skin Preparation
Kunci utama riasan yang awet dimulai dari kondisi kulit di bawahnya. Kulit yang terlalu kering atau justru terlalu berminyak bisa memicu reaksi kimia pada foundation lebih cepat.
Pastikan untuk selalu menggunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit sebelum mulai dandan.
Kulit yang terhidrasi dengan baik akan menciptakan lapisan pelindung yang mencegah minyak alami wajah bercampur terlalu cepat dengan pigmen makeup.
2. Gunakan Primer sebagai Pembatas
Primer bukan sekadar pelengkap riasan, tapi berfungsi sebagai benteng antara kulit dan kosmetik.
Pilih primer yang memiliki kemampuan mengontrol minyak atau mattifying jika memiliki kulit berminyak, atau primer yang menghidrasi jika kulit cenderung kering.
Dengan adanya lapisan primer, produk complexion tidak akan langsung bersentuhan dengan minyak di pori-pori, sehingga proses oksidasi bisa dihambat lebih lama.
3. Kunci dengan Bedak Tabur
Minyak berlebih adalah musuh utama yang mempercepat oksidasi. Setelah mengaplikasikan foundation atau cushion, segera kunci riasan menggunakan bedak tabur.
Bedak tabur berfungsi untuk menyerap kelebihan minyak dan keringat yang keluar dari pori-pori.
Teknik ini sangat efektif menjaga warna makeup agar tetap stabil dan tidak gampang bergeser atau berubah warna menjadi kusam.
4. Semprotkan Setting Spray
Setelah seluruh riasan selesai, jangan lupa untuk menyemprotkan setting spray.
Cairan ini berfungsi untuk mengunci seluruh lapisan makeup agar menyatu dengan kulit dan tidak mudah terpapar udara luar secara berlebihan.
Selain membuat riasan jadi anti-geser, setting spray juga menjaga kelembapan wajah agar kulit tidak memproduksi minyak secara agresif yang bisa merusak warna complexion.
5. Pilih Shade Satu Tingkat Lebih Terang
Langkah ini adalah cara paling umum yang dilakukan oleh para pencinta makeup sebagai antisipasi.
Jika sudah tahu bahwa produk foundation atau cushion tertentu memiliki kecenderungan oksidasi yang tinggi, cobalah untuk memilih warna satu tingkat lebih cerah dari warna kulit asli.
Dengan begitu, saat produk tersebut mengalami oksidasi dan turun warnanya setelah beberapa jam, hasilnya justru akan menyatu dengan warna asli kulit kita.
Selain mengikuti langkah-langkah di atas, pastikan juga untuk rutin membersihkan alat makeup seperti sponge atau brush, karena sisa produk lama yang menempel juga bisa memengaruhi hasil akhir riasan.
Tag: #cara #agar #complexion #tidak #oksidasi #makeup #tetap #cerah #seharian