Aturan Aman Bleaching Rambut Tanpa Memicu Kerusakan
ilustrasi rambut yang sedang di bleaching(Via)
14:05
12 April 2026

Aturan Aman Bleaching Rambut Tanpa Memicu Kerusakan

- Rambut memiliki batas ketahanan maksimal terhadap berbagai proses penataan kimiawi harian.

Menghilangkan pigmen alami rambut dengan bahan kimia (bleaching)  bertujuan untuk mencerahkan rambut agar warna cat tertentu bisa masuk memang aman dilakukan. Akan tetapi perlu dipahami cara yang tepat melakukannyatanpa memicu kerusakan permanen.

"Bayangkan kutikula rambut seperti sisik ular. Ketika bleach dioleskan ke rambut, 'sisik' itu terbuka. Bleach masuk ke dalam kutikula dan mencerahkan rambut," kata master colorist dan pemilik LRN Beauty di New York City, Amerika Serikat (AS), Lauren Paglionco, menyadur Real Simple, Sabtu (11/4/2026).

Lantas, seperti apa panduan aman dalam bleaching rambut, dan cara merawatnya?

Baca juga: Hati-hati, Air Hangat Bisa Merusak Warna Cat Rambut

Panduan pemrosesan dan perawatan pasca-bleach

Proses pencerahan sebanyak satu kali memang menciptakan kerusakan awal. Namun. asalkan diaplikasikan secara terkendali oleh profesional, dampaknya bisa ditekan.

Meski begitu, bleach yang dioleskan terus-menerus akan mengacaukan seluruh struktur helaian rambut secara permanen.

"Bleaching membutuhkan eksekusi yang hati-hati untuk menghindari mendorong rambut melampaui batasnya dan menyebabkan kerusakan dengan menghabiskan protein esensial," ucap colorist dan pemilik The Hair Retreat di Chicago, AS, Elyse Clark.

Clark melanjutkan, kerusakan akibat bahan kimia ini menjadi nyata ketika bahan kimia menghilangkan semua protein rambut.

Ada berbagai indikator yang menandakan bahwa rambut telah mencapai batas ketahanannya akibat paparan zat kimia ini. Misalnya saja tekstur yang berubah sangat kering, kusam, kusut berlebihan, mudah patah, kehilangan tingkat elastisitas, ujung bercabang, hingga tekstur helai yang terasa menempel layaknya meleleh.

Baca juga: Jangan Sepelekan, Catokan Kotor Bisa Membuat Rambut Rusak karena Karatan

Berapa lama jeda untuk bleach selanjutnya?

Agar risiko kehancuran struktur helaian rambut bisa ditekan, kamu perlu membatasi tindakan bleach maksimal satu kali saja dalam rentang waktu tiga hingga delapan minggu.

Untuk teknik pewarnaan foil highlights atau balayage, kamu diwajibkan menunggu sekitar enam hingga delapan minggu agar helaian warnanya tidak saling tumpang tindih.

"Memberi jeda akan membuat rambut dan kulit kepala waktu untuk pulih. Minyak alami akan membantu melembapkan kulit kepala dan rambut," jelas Clark.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Rambut Rusak akibat Proses Pewarnaan

Bolehkah bleaching rambut yang sudah di-bleach?

Bagi pemilik warna rambut gelap, mencapai target terang idaman sering kali menuntut dua sesi bleaching pada hari yang sama.

Langkah ini memang boleh dilakukan, asal sepenuhnya ditangani oleh ahli. Sebab, mereka sudah tahu cara mencegah rambut menjadi rusak.

Sebaliknya, jika melakukannya sendiri di rumah, Clark mengimbau agar kamu tidak mengoleskan bleach baru ke rambut yang sudah di-bleach. Kamu hanya boleh mengolesnya pada area yang belum terkena zat kimia itu.

"Jika kamu melakukan bleach pada akar hingga ujung rambut berulang, rambut bisa patah dan rusak. Warna keseluruhannya juga bisa menjadi tidak rata karena ujungnya akan lebih cepat terang," ucap Clark.

Baca juga: 7 Cara Merawat Rambut Rusak agar Kembali Sehat

Merawat rambut yang sudah di-bleach

Karena perlindungan alami helai rambut sudah rusak, kamu wajib melakukan rutinitas perawatan yang intens.

Langkah paling penting adalah rutin mengaplikasikan produk terapi protein guna mengisi kembali rongga struktural yang rusak.

Rambut berwarna terang juga sangat haus akan hidrasi, sehingga kamu harus memprioritaskan pemakaian kondisioner.

Kondisi rambut yang telah melalui pemrosesan kimiawi juga sangat rentan patah jika sering terpapar alat catok atau pengering rambut bersuhu tinggi.

Oleh karena itu, semprotkan cairan pelindung panas sebelum memulai penataan rambut. Saat menyisir dalam kondisi basah, pastikan menggunakan semprotan pengurai kusut untuk mencegah helaian patah akibat tarikan paksa.

Terakhir, para ahli juga sangat menyarankan agar kamu rutin memotong area bawah rambut (trimming).

"Rambut yang di-bleach lebih rentan terhadap ujung bercabang karena bleach melemahkan rambut. Dengan rutin memangkasnya, kamu menghilangkan ujung bercabang dan potensi kerusakan," pungkas Clark.

Baca juga: Cara Merawat Rambut Rusak akibat Catok dan Bleaching ala Rey Nathanael

Tag:  #aturan #aman #bleaching #rambut #tanpa #memicu #kerusakan

KOMENTAR