Bahaya Pakai Lensa Kontak Saat Mandi dan Berenang, Jangan Anggap Sepele
- Memakai lensa kontak saat mandi atau berenang kerap dianggap sebagai kebiasaan sepele. Padahal, paparan air berisiko memicu infeksi kornea yang amat serius dan bisa berujung pada kebutaan permanen.
"Kami memberi tahu orang-orang bahwa lensa kontak dan air tidak bisa menyatu," kata juru bicara American Academy of Ophthalmology dan profesor oftalmologi di Case Western Reserve University, Amerika Serikat (AS), dr. Thomas Steinemann, mengutip The Times, Kamis (9/4/2026).
Baca juga: Jangan Sembarangan Pakai Lensa Kontak, Ketahui 5 Hal Ini
Bahaya air bagi pengguna lensa kontak
Pengalaman tragis mengenai infeksi ini dialami oleh penulis asal Grand Rapids, Michigan, AS, Whitney Fleming. Walaupun selalu disiplin membersihkan lensa kontak sejak remaja dan rutin melepasnya sebelum tidur, matanya mendadak mengalami iritasi parah.
Pengobatan awal terbukti gagal meredakan nyeri yang tak tertahankan hingga menjalar ke area wajah dan leher. Cahaya terang menjadi amat menyiksa, sampai akhirnya ia kehilangan penglihatan di mata kirinya.
"Saya benar-benar baru mulai melepaskan diri dari kehidupan, karena saya sangat kesakitan," kenangnya.
Tiga minggu kemudian, dokter mendiagnosisnya dengan keratitis Acanthamoeba. Penyakit ini menjangkit kornea saat amoeba yang umumnya hidup di air keran dan danau menyusup ke mata.
Dokter meyakini kebiasaan mandi dengan lensa kontak merupakan pemicu utamanya.
Risiko tersembunyi di balik penggunaan lensa kontak
Asisten profesor oftalmologi di divisi kornea UCLA’s Stein Eye Institute, AS, dr. Saba Al-Hashimi, mengungkap, hampir 90 persen infeksi langka ini menyerang para pengguna lensa kontak. Amoeba ini sebenarnya tidak berbahaya jika sekadar tertelan secara tidak sengaja.
"Tetapi jika parasit itu masuk ke bawah lensa kontak kamu, maka parasit itu dapat menemukan cara untuk menjadi infeksi oportunistik," kata dia.
Parasit sangat mudah terjebak di material lensa. Gesekan konstan antara lensa dan bola mata menciptakan celah mikroskopis yang secara cepat dimanfaatkan oleh ameba untuk menyusup dan merusak kornea. Semakin lama dibiarkan, semakin dalam parasit itu menggali jaringan mata.
Baca juga: Pilih Warna Lensa Kontak Makin Mudah dengan Teknologi AR
"Begitu parasit itu ada di sana, sangat sulit untuk membasminya karena semakin dalam parasit itu masuk," ucap dr. Steinemann.
Kesulitan diagnosis dan pengobatan
Kesalahan diagnosis sering terjadi karena gejalanya sangat menyerupai herpes, yang berujung pada penundaan pemberian terapi medis.
"Banyak waktu salah didiagnosis sebagai herpes, dan pasien diberi obat tetes steroid, yang hanya membuat infeksi menjadi lebih buruk. Dibutuhkan setidaknya tiga hingga empat bulan untuk membersihkan infeksi," tutur dr. Al-Hashimi.
"Namun, ada kasus yang mana bahkan setelah setahun pengobatan, parasit tetap ada. Ini adalah patogen yang sangat sulit untuk disingkirkan," sambung dia.
Para dokter sangat menyarankan agar kamu bersikap proaktif saatuntuk periksa, jika mata mulai memerah dan nyeri.
Dokter Steinemann mengatakan, semakin cepat dokter mengetahuinya saat melihat pasien dengan mata merah dan nyeri, semakin cepat mereka dapat melakukan intervensi dan mengobatinya.
Cara meminimalisir risiko terkena keratitis Acanthamoeba
Bakteri air lain seperti Pseudomonas aeruginosa juga memicu infeksi kornea parah. Menurut dr. Steinemann, ini merupakan bakteri air yang paling umum dan paling ditakuti.
"Saya memberi tahu semua pasien saya, jika kamu memakai lensa kontak, pakailah lensa kontak sekali pakai sehari-hari," saran dr. Steinemann.
Lensa harian sekali pakai menurunkan risiko kontaminasi secara drastis dan jauh lebih praktis untuk langsung dibuang.
"Itu tidak sebaik tidak memaparkannya ke air, tetapi jika kamu memakai lensa harian sekali pakai, biarkan itu menjadi pemakaian terakhir," tambah dr. Steinemann.
Bagi para pengguna lensa jenis lain, perawatan rutin wajib diperketat. Jangan mendaur ulang cairan pembersih yang sudah lama tersimpan di wadah, dan dilarang keras memakai air liur atau air keran untuk membasahi lensa.
Bagi yang gemar berenang, tetapi suka memakai lensa kontak, kamu sangat dianjurkan membeli kacamata renang dengan resep dokter, jika ada. Jika memungkinkan, prosedur medis seperti LASIK patut untuk segera kamu pertimbangkan.
Baca juga: Cegah Masalah Penglihatan dengan Memperlambat Pertambahan Mata Minus
"Itu adalah salah satu cara untuk menyingkirkan lensa kontak, dan dapat menjalani hidup seperti yang kamu inginkan," pungkas dr. Al-Hashimi.
Tag: #bahaya #pakai #lensa #kontak #saat #mandi #berenang #jangan #anggap #sepele