Burnout saat Olahraga Itu Nyata, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
– Burnout tidak hanya terjadi dalam pekerjaan, tetapi juga dapat dialami dalam aktivitas olahraga.
Kondisi ini bisa muncul ketika seseorang berlatih terlalu intens tanpa diimbangi dengan pemulihan yang cukup.
Muse Women’s 10K 2026, Vanessa Budihardja-Barus, mengatakan bahwa burnout dalam dunia olahraga, seperti fitness, merupakan hal yang nyata dan dapat dialami oleh siapa saja.
“Enggak cuma untuk kerja, tapi untuk fitness juga burnout itu nyata. Dan ada banyak faktornya,” ujarnya dalam acara AIA Vitality Women’s 10K 2026 Press Conference di Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).
Baca juga: Nicholas Saputra Bicara soal Burnout dan Cara Bijak Menghadapinya
Mengapa Burnout Bisa Terjadi?
Terlalu banyak latihan tanpa recovery
Menurut Vanessa, salah satu penyebab utama burnout adalah latihan yang berlebihan tanpa diimbangi waktu istirahat yang cukup.
“Burnout bisa terjadi karena memang terlalu banyak melakukan olahraga, tetapi pemulihannya kurang,” tutur Vanessa.
Hal ini juga pernah ia alami ketika rutin berlatih angkat beban dengan intensitas tinggi hingga tiga sampai empat kali dalam seminggu, bahkan dalam durasi yang panjang.
Tanpa disadari, pola latihan yang terlalu berat tersebut membuat tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk pulih. Akibatnya, performa justru menurun karena tubuh tidak lagi mampu merespons latihan dengan optimal.
Baca juga: Burnout Tak Datang Tiba-tiba, Ini 3 Kebiasaan untuk Mencegahnya
Kurang tidur dan pola hidup tidak seimbang
Selain intensitas latihan, kualitas istirahat juga berperan penting dalam mencegah burnout.
Vanessa mengaku pernah mengalami pola tidur yang tidak teratur saat menjalani latihan intensif sehingga kondisi tubuh menjadi makin terbebani.
“Lama-kelamaan badan aku berhenti menjawab latihan. Jadi lelah, capek, enggak termotivasi,” ujarnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tanpa istirahat yang cukup, tubuh akan mengalami kelelahan berkepanjangan yang berdampak pada penurunan motivasi.
Baca juga: 3 Tips Mengatasi Burnout Akibat Lingkungan Kerja, Tentukan Batasan
Cara Mengatasi Burnout saat Berolahraga
Coba variasi olahraga
Muse Women?s 10K 2026, Vanessa Budihardja-Barus, dalam acara AIA Vitality Women?s 10K 2026 Press Conference di Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).
Untuk mengatasi burnout, Vanessa menyarankan agar tidak terpaku pada satu jenis olahraga saja.
Ia menilai bahwa mencoba aktivitas baru dapat membantu mengurangi kejenuhan sekaligus memberikan tantangan yang berbeda bagi tubuh.
“Jangan berpikir semua orang melakukan, maka kita harus melakukan . Sports itu ada banyak macam,” jelasnya.
Dengan melakukan variasi, seseorang dapat menemukan jenis olahraga yang lebih sesuai dengan kondisi dan preferensinya.
Baca juga: Gen Z Rentan Burnout, Ini 6 Aspek Hidup agar Tetap Seimbang
Perhatikan pemulihan dan asupan nutrisi
Selain variasi, pemulihan menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan.
Vanessa menekankan pentingnya menjaga kualitas tidur, memberikan waktu istirahat yang cukup, serta memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Asupan makanan bergizi berperan dalam membantu tubuh memperbaiki jaringan otot dan mengembalikan energi setelah berolahraga. Dengan pemulihan yang optimal, tubuh dapat kembali siap untuk menjalani latihan berikutnya tanpa risiko kelelahan berlebih.
Baca juga: Kata-kata Motivasi untuk Teman yang Sedang Burnout
Dengarkan kebutuhan tubuh
Vanessa juga menyarankan untuk tidak memaksakan diri saat tubuh mulai menunjukkan tanda kelelahan.
Setiap orang memiliki batas kemampuan yang berbeda sehingga penting untuk menyesuaikan intensitas latihan dengan kondisi masing-masing.
Misalnya, ketika tubuh sudah terasa lelah dan kehilangan motivasi, hal tersebut bisa menjadi sinyal bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk pulih.
Dengan memahami kebutuhan tubuh, olahraga dapat tetap menjadi aktivitas yang menyenangkan dan berkelanjutan.
Baca juga: Ubah Kata Harus Jadi Bisa, Trik Sederhana Melawan Rasa Malas
Tag: #burnout #saat #olahraga #nyata #penyebab #cara #mengatasinya