Saat Pikiran Mulai Cemas, Coba Teknik Butterfly Hug dari Menkes Budi
Rasa cemas sering muncul saat seseorang memikirkan hal-hal yang belum terjadi di masa depan atau kembali mengingat pengalaman masa lalu yang masih membekas.
Kondisi ini bisa membuat tubuh terasa tidak nyaman, pikiran sulit fokus, hingga memicu perasaan gelisah berkepanjangan.
Hal itulah yang disinggung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat membagikan cara sederhana untuk membantu menenangkan diri ketika kecemasan datang, yaitu melalui teknik butterfly hug atau pelukan kupu-kupu.
"Siapa dari kalian yang suka merasa cemas atas hal-hal masa depan yang belum kejadian atau hal-hal masa lalu yang membekas? Rasanya enggak enak kan? Untuk mengatasi masalah mental health ini saya ingin memberikan tips, yaitu Teknik Butterfly Hug," ujarnya dikutip dari Instagram @kemenkes_ri, dikutip Senin (6/4/2026).
Menurut Budi, teknik ini bisa dilakukan secara mandiri dengan posisi duduk nyaman, lalu menyilangkan tangan di dada seperti memeluk diri sendiri.
Setelah itu, bahu ditepuk secara bergantian sambil mengatur napas dan mengucapkan afirmasi positif seperti, “Aku tenang, aku aman, aku akan baik-baik saja.”
Baca juga: Jangan Terburu-buru Memutuskan Sesuatu, Tidur Bisa Bantu Pikiran Lebih Jernih
Apa Itu Teknik Butterfly Hug?
Butterfly hug merupakan teknik regulasi emosi yang dikenal dalam pendekatan Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR), sebuah metode terapi psikologis yang sering digunakan untuk membantu seseorang mengelola stres dan trauma.
Teknik ini pertama kali dikembangkan oleh terapis asal Meksiko, Lucina Artigas, untuk membantu penyintas bencana alam mengatasi tekanan emosional.
Menurut panduan dari EMDR Foundation, butterfly hug dilakukan dengan menyilangkan tangan di dada lalu menepuk bahu kanan dan kiri secara bergantian dalam ritme perlahan sambil menarik napas dalam.
Gerakan bilateral ini membantu tubuh lebih fokus pada sensasi saat ini sehingga pikiran yang terlalu aktif dapat perlahan mereda.
Mengapa Butterfly Hug Bisa Membantu Meredakan Cemas?
Saat seseorang cemas, tubuh biasanya ikut bereaksi: napas menjadi pendek, jantung berdebar, dan otot terasa tegang. Butterfly hug bekerja dengan menggabungkan sentuhan ritmis dan pernapasan sadar yang memberi sinyal aman pada sistem saraf.
Dalam penjelasan EMDR Foundation, teknik ini termasuk metode self-soothing, yaitu cara menenangkan diri yang dapat dilakukan sendiri ketika emosi mulai tidak stabil.
Cara Melakukan Butterfly Hug dengan Benar
Agar manfaatnya terasa, butterfly hug sebaiknya dilakukan dalam kondisi tenang dan tidak terburu-buru.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Duduk dalam posisi nyaman
- Silangkan kedua tangan di dada
- Letakkan telapak tangan di bahu atau lengan atas
- Tepuk perlahan bahu kanan dan kiri secara bergantian
- Atur napas perlahan: tarik napas, tahan sejenak, lalu hembuskan
- Ucapkan afirmasi positif sesuai kebutuhan
"Aku tenang, aku aman, aku akan baik-baik saja. Manfaat dari Teknik Butterfly Health ini akan membuat kita merasa tenang, aman dan tidak cemas," jelas Menkes Budi.
Afirmasi sederhana seperti “Aku aman” atau “Aku bisa melewati ini” dapat membantu mengarahkan pikiran kembali ke kondisi yang lebih stabil.
Baca juga: Manifesting: Ketika Pikiran Positif Dipercaya Bisa Mengubah Hidup
Bukan Pengganti Terapi Profesional
Meski bermanfaat sebagai pertolongan awal, butterfly hug bukan pengganti bantuan profesional jika kecemasan terjadi terus-menerus atau mengganggu aktivitas sehari-hari.
Jika seseorang mengalami gejala seperti sulit tidur berkepanjangan, serangan panik, atau pikiran negatif berulang, konsultasi dengan psikolog atau psikiater tetap menjadi langkah penting.
Butterfly hug bisa menjadi cara sederhana untuk berhenti sejenak, memberi ruang pada tubuh untuk tenang, lalu membantu pikiran kembali lebih terkendali.
Baca juga: Cara Melakukan ‘Color Walking’, Tren Jalan Kaki yang Bikin Pikiran Lebih Tenang
Tag: #saat #pikiran #mulai #cemas #coba #teknik #butterfly #dari #menkes #budi