Masalah Pencernaan Anak Bisa Picu Stres Orangtua, Ini Kata Ahli
Ilustrasi anak makan.(Dok. Freepik/jcomp)
20:10
4 April 2026

Masalah Pencernaan Anak Bisa Picu Stres Orangtua, Ini Kata Ahli

- Masalah pencernaan pada anak ternyata tidak hanya berdampak pada kondisi fisik si kecil, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan mental orangtua, terutama ibu. 

Kekhawatiran yang muncul akibat gejala yang dialami anak kerap membuat orangtua merasa cemas hingga stres berlebihan.

Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK mengatakan, gangguan pencernaan menjadi salah satu alasan utama orangtua membawa anak ke dokter.

“Ada masalah-masalah kesehatan yang bikin orang tua datang secepat mungkin ke dokter anak, salah satunya adalah masalah sistem pencernaan. Kondisi ini juga bikin stres,” kata Ray, dalam Diskusi Media ‘Monitor Kesehatan Pencernaan Anak dengan Bebeclub AI Poop Tracker’, Kamis (2/4/2026).

Baca juga: Terlalu Banyak Protein Bisa Ganggu Pencernaan, Ini Peringatan Ahli

Gangguan pencernaan picu stres berlipat

(Kiri ke kanan) celebrity mom Winona Willy, Marketing Manager Consumer Value Journey & Customer Relationship Management Danone Specialied Nutrition (SN) Indonesia Rakhmania Pithaloka, Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A, Subsp. GH (K), dan Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK. dalam dalam Diskusi Media ‘Monitor Kesehatan Pencernaan Anak dengan Bebeclub AI Poop Tracker’, Kamis (2/4/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA (Kiri ke kanan) celebrity mom Winona Willy, Marketing Manager Consumer Value Journey & Customer Relationship Management Danone Specialied Nutrition (SN) Indonesia Rakhmania Pithaloka, Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A, Subsp. GH (K), dan Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK. dalam dalam Diskusi Media ‘Monitor Kesehatan Pencernaan Anak dengan Bebeclub AI Poop Tracker’, Kamis (2/4/2026).

Menurut Ray, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa gangguan pada saluran cerna anak dapat meningkatkan tingkat stres orangtua secara signifikan.

“Ada penelitian yang bilang bahwa gangguan saluran pencernaan baik dalam bentuk diare, konstipasi, itu bisa bikin orang tua stres dua kali lipat,” ungkap Ray.

Baca juga: 5 Benda Berbahaya yang Sering Tertelan Anak, Berisiko Serius untuk Pencernaan

Ia menjelaskan, bentuk stres yang dialami tidak hanya sebatas rasa khawatir biasa, tetapi bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

“Stresnya bisa dalam bentuk cemas, bahkan ada beberapa kasus, ada beberapa penelitian itu sampai depresi,” ujarnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kesehatan anak memiliki keterkaitan erat dengan kondisi psikologis orangtua, terutama ketika gejala yang muncul dianggap mengkhawatirkan.

“Memang yang namanya gangguan sistem pencernaan, apalagi anak diare. Bahkan baru muncul meski belum sakit saja, orangtua sudah mikir dua kali lipat, terutama ibu,” katanya.

Hal ini membuat ibu menjadi lebih sensitif terhadap perubahan kecil pada kondisi anak, termasuk pola buang air besar atau tanda-tanda gangguan pencernaan lainnya.

Ketika kekhawatiran tersebut tidak dikelola dengan baik, dampaknya dapat meluas ke lingkungan keluarga.

Baca juga: Panduan Makan Anak Diare, Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dimakan?

Pentingnya parental reassurance

Dalam menangani kondisi ini, dRay menekankan pentingnya pendekatan yang disebut sebagai parental reassurance atau upaya menenangkan orangtua.

“Penanganan pada anak yang punya masalah saluran pencernaan adalah parental reassurance. Yakinin dulu sang ibu bahwa ini harusnya nggak masalah, sampai dia jadi masalah,” saran dia.

Menurutnya, memberikan rasa tenang kepada orangtua menjadi langkah awal yang penting sebelum melakukan penanganan lebih lanjut pada anak.

Selain itu, edukasi juga berperan besar dalam membantu orangtua memahami kondisi yang dialami anak.

“Bantunya bisa macam-macam, salah satunya dengan memberikan edukasi, kasih literasi, memastikan gejala-gejala awal yang muncul itu adalah gejala-gejala yang mungkin akan sering berulang,” ujarnya.

Baca juga: 3 Penyebab Diare Secara Umum dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

Gangguan pencernaan pada anak bisa berulang

Ray menegaskan, gangguan pencernaan pada anak, khususnya balita, merupakan hal yang umum terjadi dan cenderung berulang.

“Anak kecil, terutama balita di bawah 5 tahun, bisa saja mengalami gangguan pencernaan berulang sekitar 3 sampai 7 kali dalam sebulan,” tuturnya.

Dengan memahami bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari proses tumbuh kembang anak, diharapkan orangtua dapat lebih tenang dalam menyikapinya.

Pendekatan yang tepat, didukung edukasi yang memadai, dapat membantu orangtua mengelola stres sekaligus memastikan anak tetap mendapatkan penanganan yang sesuai.

Baca juga: Cek 6 Gejala Dehidrasi Saat Anak Diare, Orangtua Wajib Tahu

Tag:  #masalah #pencernaan #anak #bisa #picu #stres #orangtua #kata #ahli

KOMENTAR