Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Ilustrasi Puasa Syawal. (Unsplash)
13:18
22 Maret 2026

Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Setelah merayakan Hari Raya Idulfitri, umat Muslim disunnahkan untuk melaksanakan puasa Syawal selama enam hari. 

Namun, banyak orang mungkin masih bertanya-tanya sampai tanggal berapa puasa Syawal 2026 bisa dilaksanakan.

Terlebih, tahun ini terdapat perbedaan awal bulan Syawal antara Pemerintah dan Muhammadiyah.

Perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 H ini otomatis berdampak pada jadwal berakhirnya bulan Syawal dan batas waktu pelaksanaan puasa sunnah tersebut. 

Agar tidak bingung, simak rincian jadwal lengkapnya berikut ini.

Satu anjuran ibadah yang memiliki keutamaan besar untuk menjaga konsistensi ketakwaan, yakni puasa sunnah enam hari di bulan Syawal [Istimewa] Satu anjuran ibadah yang memiliki keutamaan besar untuk menjaga konsistensi ketakwaan, yakni puasa sunnah enam hari di bulan Syawal [Istimewa]

Jadwal Puasa Syawal 2026 Versi Muhammadiyah

Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Mengingat puasa Syawal dilarang dilakukan tepat di hari lebaran (1 Syawal), maka warga Muhammadiyah sudah bisa mulai berpuasa pada 2 Syawal atau Sabtu, 21 Maret 2026.

Karena bulan Syawal 2026 versi Muhammadiyah berakhir pada Jumat, 17 April 2026, maka batas akhir pelaksanaan puasa enam hari ini adalah di tanggal tersebut. Jika ingin dilakukan secara berurutan, berikut estimasi jadwalnya:

  • Awal Puasa (6 hari berurutan): 21 - 26 Maret 2026.
  • Batas Terakhir: 17 April 2026.

Jadwal Puasa Syawal 2026 Versi Pemerintah

Sementara itu, Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. 

Berdasarkan kalender Hijriah Kemenag, bulan Syawal akan berlangsung hingga Sabtu, 18 April 2026. 

Dengan demikian, bagi umat Muslim yang mengikuti keputusan pemerintah, puasa Syawal baru bisa dimulai pada 2 Syawal atau Minggu, 22 Maret 2026.

Rincian jadwalnya adalah sebagai berikut:

  • Awal Puasa (6 hari berurutan): 22 - 27 Maret 2026.
  • Batas Terakhir: 18 April 2026.

Tata Cara Pelaksanaan Puasa Syawal

Banyak orang juga mungkin masih bertanya puasa Syawal harus dilakukan enam hari berturut-turut tepat setelah lebaran atau tidak.

Jawabannya adalah tidak wajib. Meski sebagian ulama menganjurkan sesegera mungkin mulai puasa tanggal 2 Syawal, tetapi pelaksanaannya tetap fleksibel. 

Anda boleh melakukannya secara terpisah-pisah atau tidak berurutan, misalnya mengambil setiap hari Senin dan Kamis, selama masih berada di bulan Syawal.

Waktu pelaksanaan ini dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing, asalkan genap enam hari sebelum bulan Syawal berakhir.

Niat dan Syarat Puasa Syawal

Bagi Anda yang ingin mengamalkannya, jangan lupa mengawali dengan niat di dalam hati. 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i sunnatis Syawwāli lillāhi ta'ālā

Artinya:  "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta'ala"

Niat puasa Syawal bisa dilakukan sejak malam hari hingga sebelum waktu Dzuhur tiba, dengan catatan Anda belum makan atau minum apa pun sejak subuh.

Satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah prioritas puasa. 

Para ulama menyarankan agar umat Muslim yang memiliki utang puasa Ramadan (qadha) untuk mendahulukan membayar utang tersebut sebelum melaksanakan puasa sunnah Syawal.

Editor: Husna Rahmayunita

Tag:  #puasa #syawal #2026 #sampai #tanggal #berapa #simak #jadwal #versi #pemerintah #muhammadiyah

KOMENTAR