Makan Banyak Saat Lebaran Bikin Berat Badan Naik? Ini Kata Ahli Gizi
Banyak orang khawatir makan banyak saat Lebaran bisa langsung membuat berat badan naik drastis.
Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Dokter sekaligus ahli gizi masyarakat, Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum, menjelaskan bahwa kenaikan berat badan tidak terjadi hanya karena makan banyak dalam satu hari.
“Makan banyak atau seperti mokbang sehari saja tidak membuat berat badan langsung melejit,” ujar dr. Tan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/3/2026).
Baca juga: Ahli Gizi: Makanan Lebaran Tidak Langsung Bikin Sakit atau Berat Badan Naik
Berat badan tidak naik hanya dalam satu hari
Tan menegaskan bahwa tubuh tidak langsung menyimpan lemak dalam jumlah besar hanya karena makan berlebihan dalam satu hari.
Perubahan berat badan lebih dipengaruhi oleh kebiasaan yang berlangsung dalam waktu lama.
Karena itu, makan banyak saat Lebaran tidak otomatis menyebabkan kenaikan berat badan yang signifikan.
Baca juga: Jelang Lebaran, Mengapa Berat Badan Malah Naik Saat Puasa?
Kebiasaan sebelum Lebaran lebih berpengaruh
Ilustrasi buka puasa. Ahli gizi menjelaskan bahwa makan banyak saat Lebaran dalam satu hari tidak langsung membuat berat badan naik, melainkan dipengaruhi kebiasaan sebelumnya.
Tan menyarankan untuk melihat kembali pola hidup sebelum Lebaran.
Jenis makanan yang dikonsumsi selama Ramadhan, terutama yang tinggi gula dan gorengan, dapat memengaruhi kondisi tubuh.
Selain itu, aktivitas fisik yang berkurang juga berperan dalam perubahan berat badan.
“Cek sebelum Lebaran, makan apa saja, olahraga libur atau tidak, dan aktivitas sehari-hari seperti apa,” jelas dr. Tan.
Menurutnya, faktor-faktor tersebut lebih menentukan dibandingkan makanan yang dikonsumsi saat Lebaran.
Baca juga: Rutin Lari 5 Km Setelah Subuh, Cara Gilang Turunkan Berat Badan 13 Kg
Perubahan pola makan juga berpengaruh
Selama Ramadhan, tubuh terbiasa menahan lapar dan haus selama berjam-jam. Saat Lebaran, pola makan berubah menjadi lebih bebas.
Perubahan ini bisa membuat tubuh terasa berbeda, tetapi tidak langsung menyebabkan kenaikan berat badan.
Tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan pola makan yang baru.
Kembali ke pola makan normal setelah Lebaran
Tan menyarankan agar masyarakat tidak berlebihan dalam menyimpan makanan Lebaran. Makanan sebaiknya dimasak dalam porsi kecil dan dihabiskan dalam satu hari.
Jika ada sisa makanan, sebaiknya dibagikan kepada orang lain.
“Jadi hari kedua Lebaran sudah kembali ke pola makan normal,” kata dr. Tan.
Langkah ini penting agar tubuh tidak terus-menerus menerima asupan berlebih.
Baca juga: Dokter Ingatkan Pentingnya Protein untuk Menjaga Massa Otot Saat Puasa
Keseimbangan tetap menjadi kunci
Tan menekankan bahwa berat badan dipengaruhi oleh pola hidup secara keseluruhan.
Satu hari makan banyak tidak akan langsung memberikan dampak besar. Kebiasaan makan dan aktivitas sehari-hari tetap menjadi faktor utama dalam menjaga berat badan.
Pemahaman ini diharapkan dapat membantu masyarakat menikmati Lebaran tanpa rasa khawatir berlebihan terhadap kenaikan berat badan.
Baca juga: Masih Banyak Salah Kaprah Saat Buka Puasa, Dokter Luruskan Mitos Ini
Tag: #makan #banyak #saat #lebaran #bikin #berat #badan #naik #kata #ahli #gizi