11 Tanda ''Hopeless Romantic'' atau Si Pemuja Cinta, Kamu Termasuk?
- Banyak orang bermimpi bisa bertemu dengan sosok "belahan jiwa" yang sempurna. Mereka sering kali melamunkan pasangan ideal, bahkan membayangkan detail kehidupan masa depan bersamanya. Fenomena ini dikenal dengan istilah hopeless romantic.
Seorang hopeless romantic sebenarnya adalah individu yang sangat emosional dan penuh harapan dalam urusan asmara. Namun, pandangan yang terlalu idealis ini sering kali menjadi tantangan tersendiri dalam dunia nyata.
“Hopeless romantic adalah seseorang yang lebih rentan jatuh cinta dan terbawa oleh perasaan romantis mereka,” ungkap terapis keluarga dan pernikahan berlisensi, Bree Jenkins, dikutip dari Brides, Senin (23/2/2026).
Menurut Jenkins, tipe ini senang memvisualisasikan sosok yang mereka sukai dan mencurahkan banyak energi untuk mengejar cinta. Sayangnya, mereka sering melihat hubungan hanya melalui "kacamata merah jambu" yang fokus pada keindahan saja, tanpa mengevaluasi risiko yang ada.
Baca juga: Jatuh Cinta dengan Rekan Kerja di Kantor, Benarkah Tanda Tidak Profesional?
Lantas, apakah kamu termasuk salah satunya?
Tanda kamu seorang hopeless romantic
1. Hubungan asmara cepat mulai dan berakhir
Jika kamu seorang hopeless romantic, gairah yang kamu rasakan saat bertemu orang baru biasanya sangat intens
Namun, intensitas ini sering kali membuat hubungan berakhir dengan drama atau memudar dalam waktu singkat. Meski sering tersakiti, hal tersebut biasanya tidak membuatmu kapok untuk kembali mencari cinta baru.
2. Terjebak dalam hubungan satu arah
Tipe ini cenderung memberikan segalanya secara totalitas, baik itu emosi, waktu, maupun energi.
“Sering kali, hal ini dapat merugikan mereka karena mungkin merasa banyak pasangan mereka tidak memiliki tingkat pemberian dan kasih sayang yang sama sebagai imbalannya,” ujar Jenkins.
Ketika keseimbangan memberi-dan-menerima tidak merata, kamu mungkin merasa putus asa dan percaya bahwa kamu tidak cukup baik atau tidak layak mendapatkan cinta pasangan.
Kamu mungkin justru melipatgandakan gestur cinta. Namun, ingatlah bahwa bagi sebagian orang, tindakan ini justru bisa terasa menyesakkan dan mengekang.
Baca juga: Cara Orang Mengekspresikan Cinta Berbeda-beda, Apa Love Language Anda?
3. Memiliki pandangan cinta yang terlalu optimis
Ilustrasi jatuh cinta.
Seorang hopeless romantic senang melihat sisi terang kehidupan. Sering kali, sifat kepribadian inilah yang awalnya menarik calon pasangan kepada mereka.
“Hopeless romantic biasanya melihat yang terbaik pada orang baru dan dapat menemukan koneksi, serta kesamaan pada orang lain dengan mudah,” kata Jenkins.
Baca juga: 18 Tanda Kamu Sedang Jatuh Cinta yang Sering Tak Disadari
4. Mengabaikan tanda bahaya
Karena kebanyakan hopeless romantic adalah orang yang optimis, kamu mungkin cenderung menolak, atau sepenuhnya menghindari, tanda bahaya yang menunjukkan bahwa harapanmu akan suatu hubungan tidak terpenuhi.
“Mereka umumnya mengabaikan perilaku yang tidak sesuai dengan perspektif tentang bagaimana calon pasangan baru mengesankan mereka,” tutur Jenkins.
5. Terobsesi dengan segala hal yang romantis
Ilustrasi membaca buku.
Kamu mungkin sangat menyukai konten bertema romansa, mulai dari mengikuti akun pernikahan di media sosial hingga menonton film dan membaca buku cinta secara berlebihan. Kesenangan ini membuatmu betah memakai "kacamata merah jambu" dalam melihat realitas asmara.
Baca juga: Jangan Tertipu, Cek Status Perkawinan Calon Pasangan Sebelum Menikah di SIDUDA PA Balikpapan
6. Mengutamakan emosi
Seorang hopeless romantic merasakan segala sesuatu secara mendalam. Meski terkadang ini merupakan hal baik, hal ini juga bisa merugikan saat kenyataan tidak sesuai dengan ekspektasi tinggi.
Pada akhirnya, menjalani naik turun emosi antara kebahagiaan yang meluap-luap dan kekecewaan yang mendalam, bisa sangat melelahkan secara mental.
7. Cenderung mengidealkan pasangan
Hopeless romantic memiliki pandangan satu dimensi tentang hubungan. Mereka mungkin jatuh cinta atau merasa sangat tertarik pada seseorang meski belum kenal secara mendalam.
8. Memiliki "martyr complex"
Pandangan idealis yang kamu miliki membuatmu percaya bahwa kamu harus terus memberi agar layak dicintai, bahkan mengubah diri menjadi orang lain.
Baca juga: Sering Meragukan Perasaan Pasangan? Kenali Relationship Anxiety
Ilustrasi
9. Sering melamunkan tentang cinta
Dalam hal berkencan, tipe ini sering hidup di dunia fantasi. Mereka mungkin menghabiskan seluruh waktu dan energi untuk memikirkan cinta. Sebab, mereka menikmati perasaan yang muncul dari lamunan itu. Namun, penting untuk menyadari bahwa itu hanyalah lamunan, bukan kenyataan.
“Seorang hopeless romantic harus berkencan dengan beberapa orang saat mereka lajang untuk menjaga perhatian mereka agar tidak terlalu fokus pada satu orang, untuk memproyeksikan semua fantasi dan energi cinta mereka,” kata Jenkins.
Agar romansa tidak mengambil alih mental, Jenkins merekomendasikan agar orang tipe ini menjaga keseimbangan dengan berada bersama teman-teman serta hobi.
Baca juga: 10 Tanda Pasangan Setia dan Kecil Kemungkinan Berselingkuh
10. Memiliki sedikit hubungan jangka panjang
Karena memiliki standar yang sangat tinggi dan tidak realistis tentang bagaimana cinta seharusnya bekerja, hanya sedikit pasangan yang bisa bertahan lama dengan ekspektasi tersebut.
11. Menghabiskan seluruh waktu dengan pasangan baru
Saat baru jadian, kamu mungkin cenderung mengabaikan hobi, teman, hingga komitmen pribadi, demi terus bersama pasangan. Jenkins mengingatkan pentingnya menjalani hubungan secara perlahan dan tetap menjaga kehidupan pribadimu sendiri.
Baca juga: 7 Pasangan Shio yang Paling Langgeng Menurut Astrologi Tiongkok
Tag: #tanda #hopeless #romantic #atau #pemuja #cinta #kamu #termasuk