Tren Baju Lebaran 2026 ala Zaskia dan Shireen Sungkar, Abaya Jadi Pilihan
Tren baju Lebaran 2026.(Pexels/PNW PRODUCTION)
10:25
3 Februari 2026

Tren Baju Lebaran 2026 ala Zaskia dan Shireen Sungkar, Abaya Jadi Pilihan

- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, tren busana Lebaran kembali menjadi perhatian. Selain fenomena gamis dengan rompi lepas yang sempat ramai diperbincangkan, arah fesyen Lebaran tahun ini juga bergerak ke desain yang lebih sederhana, praktis, dan nyaman dikenakan.

Perubahan ini mencerminkan pergeseran selera masyarakat terhadap busana Hari Raya yang tidak hanya sopan, tetapi juga relevan dengan aktivitas Lebaran yang padat, terutama bagi perempuan yang banyak bergerak sepanjang hari.

Hal tersebut disampaikan oleh Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar, yang menilai bahwa tren Lebaran 2026 makin menekankan potongan busana yang fungsional tanpa kehilangan kesan elegan.

Baca juga: Selain Gamis Rompi Lepas, Ini Deretan Pilihan Baju Lebaran 2026

Siluet longgar dan abaya jadi andalan

Dari sisi siluet, busana Lebaran 2026 terlihat mengarah pada potongan yang lebih longgar dan mengalir, seiring meningkatnya kebutuhan akan kenyamanan saat beraktivitas.

“Kalau dari aku, mungkin lebih ke siluetnya aja. Dari brand kita sendiri, kita banyak bikin abaya,” ujar Zaskia setelah acara konferensi pers LEGACY Zaskia Sungkar & Shi by Shireen Ramadan Show 2026, di Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026).

Abaya menjadi salah satu siluet yang menonjol karena dinilai memberi kesan rapi sekaligus nyaman. Potongannya yang lurus dan longgar memudahkan pemakainya bergerak sehingga cocok dikenakan sepanjang hari saat bersilaturahmi.

Desain ini memungkinkan abaya dikenakan sebagai busana utama maupun difungsikan sebagai outer yang mudah dilepas-pasang dan disesuaikan dengan kebutuhan acara.

Baca juga: 7 Rekomendasi Busana Lebaran 2026, Bikin Terlihat Anggun dan Bersahaja

Cutting sederhana agar tetap praktis saat Lebaran

Koleksi baju lebaran 2026 dari Shi by Shireen dan Zaskia Sungkar Signature yang diluncurkan dalam show LEGACY Zaskia Sungkar & Shi by Shireen Ramadan Show 2026, di Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026).KOMPAS.com/Aliyah Shifa Rifai Koleksi baju lebaran 2026 dari Shi by Shireen dan Zaskia Sungkar Signature yang diluncurkan dalam show LEGACY Zaskia Sungkar & Shi by Shireen Ramadan Show 2026, di Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026).

Sejalan dengan itu, Shireen menyoroti bahwa tren busana Lebaran tahun ini juga bergerak ke arah cutting yang lebih sederhana.

“Aku bikin cutting-an yang lebih simpel supaya tetap cantik tapi enggak ribet pas hari raya,” kata Shireen.

Menurutnya, momen Lebaran kerap diisi dengan berbagai aktivitas, mulai dari mengurus anak hingga menyiapkan hidangan untuk tamu.

Maka dari itu, busana dengan desain ringan dan tidak terlalu banyak detail menjadi pilihan yang lebih realistis dan selaras dengan tren Lebaran 2026.

Baca juga: Ini Waktu Favorit Orang Indonesia Belanja Baju Lebaran

Burgundy dan warna pastel tetap diminati

Dari sisi warna, nuansa hangat dan elegan menjadi salah satu kecenderungan tahun ini. Shireen menyebut burgundy sebagai warna yang cukup menonjol.

“Kalau aku, tren warna tahun ini burgundy setahu aku. Aku suka banget warna burgundy,” ujarnya.

Warna ini dinilai memberi kesan elegan tanpa terlihat berlebihan, serta mudah dipadukan dengan aksesori bernuansa netral. 

Burgundy juga fleksibel dikenakan untuk berbagai suasana Lebaran, baik siang maupun malam.

Di samping itu, warna-warna lembut seperti pastel tetap memiliki tempat tersendiri. Palet ini dianggap lebih aman dan timeless sehingga masih banyak dipilih untuk busana Hari Raya.

Sejalan dengan hal tersebut, Zaskia juga melihat nuansa merah maroon, yang juga berada dalam spektrum warna serupa dengan burgundy, sebagai salah satu warna yang menonjol di koleksi Lebaran tahun ini.

Baca juga: 5 Tips Persiapan Kesehatan dan Mental Selama Bulan Puasa

Tantangan membaca tren di balik koleksi Ramadan

Di balik tren busana Lebaran yang terlihat di etalase dan runway, terdapat proses kreatif yang panjang.

Shireen mengungkapkan bahwa menentukan pola dan arah desain setiap tahun menjadi tantangan tersendiri bagi para desainer.

“Mikirin pattern tiap tahun itu PR banget. Kita harus lihat market seperti apa, sementara tren fesyen tiap tahun berubah. Padahal, produksi itu sudah harus dipikirkan enam bulan sebelumnya,” cerita Shireen.

Ia menambahkan, tantangan membaca tren ini tidak hanya dialami olehnya, tetapi juga oleh sebagian desainer yang merilis koleksi Ramadan setiap tahun. 

Oleh sebab itu, sejumlah elemen yang dinilai lebih aman dan bertahan lama kerap dipertahankan.

Warna-warna pastel, misalnya, masih sering dipilih karena peminatnya cenderung stabil dari tahun ke tahun dan mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Tag:  #tren #baju #lebaran #2026 #zaskia #shireen #sungkar #abaya #jadi #pilihan

KOMENTAR