



Orang Dewasa yang Masih Mengandalkan Persetujuan Orang Tua dalam Membuat Keputusan Besar Cenderung Punya 7 Ciri Kepribadian Berikut
- Dalam perjalanan hidup yang penuh pilihan, kemampuan untuk mengambil keputusan secara mandiri menjadi salah satu indikator kedewasaan.
Namun, bagi sebagian orang dewasa, masih ada kecenderungan untuk mengandalkan persetujuan orang tua dalam membuat keputusan penting.
Fenomena ini tidak hanya menggambarkan ketergantungan emosional, tetapi juga mencerminkan kepribadian yang kompleks.
Artikel ini akan membahas 7 ciri kepribadian yang sering muncul pada individu yang terus mencari persetujuan orang tua.
Dengan memahami ciri-ciri ini, kita bisa lebih menghargai dinamika hubungan antara orang dewasa dan orang tua, serta menyadari pentingnya mengembangkan kemandirian dalam pengambilan keputusan.
Dilansir dari laman The Expert Editor pada Minggu (15/9), berikut merupakan 7 ciri kepribadian yang dimiliki oleh orang dewasa yang masih mengandalkan persetujuan orang tua dalam membuat keputusan besar.
1. Kesulitan dalam Menetapkan Batasan
Orang dewasa yang masih memerlukan persetujuan orang tua cenderung merasa kesulitan untuk mengatakan ‘tidak’ atau menetapkan batasan dalam hubungan mereka dengan orang tua.
Mereka cenderung merasa bersalah atau takut menyinggung perasaan orang tua ketika membuat keputusan yang tidak disetujui.
Menetapkan batasan yang sehat sangat penting untuk menjaga kesejahteraan mental dan emosional serta untuk membangun hubungan yang lebih seimbang dan penuh rasa hormat.
2. Takut akan Konfrontasi
Orang dewasa yang masih mencari persetujuan dari orang tua untuk membuat keputusan sering kali merupakan sosok yang memiliki ketakutan yang mendalam terhadap konflik.
Mereka cenderung menghindari perdebatan atau pertengkaran, bahkan jika itu penting untuk menyatakan pendapat mereka.
Ketakutan ini biasanya disebabkan oleh kekhawatiran bahwa mereka akan mengecewakan atau menyakiti perasaan orang tua.
Ini bisa menjadi kebiasaan yang terbentuk sejak kecil, ketika mengekspresikan pendapat sendiri sering kali mengakibatkan reaksi negatif dari orang tua.
3. Tingkat Kecemasan yang Tinggi
Tingkat kecemasan yang tinggi merupakan ciri umum yang dimiliki oleh orang dewasa yang masih mencari persetujuan dari orang tua.
Mereka sering kali khawatir tentang hasil keputusan yang mereka buat sendiri dan merasa tertekan untuk tidak membuat kesalahan.
Kecemasan ini berasal dari ketakutan mereka untuk mengecewakan orang tua dan keyakinan bahwa orang tua selalu tahu yang terbaik.
Rasa cemas ini bisa mengganggu kesejahteraan mental mereka dan menghalangi mereka untuk mengambil risiko atau mengeksplorasi peluang baru.
4. Kebutuhan Akan Validasi yang Kuat
Orang dewasa yang masih membutuhkan persetujuan dari orang tua sering kali memiliki kebutuhan yang sangat tinggi terhadap validasi.
Mereka cenderung mencari dukungan dan pengakuan tidak hanya dari orang tua, tetapi juga dari teman, rekan kerja, dan orang lain di sekitar mereka.
Ketergantungan yang berlebihan pada pendapat orang lain ini bisa menghambat kemampuan mereka untuk mengembangkan kepercayaan diri dan kemandirian.
Dengan begitu, penting untuk belajar mengandalkan penilaian pribadi daripada mencari pengakuan eksternal.
5. Tampilan Kemandirian yang Kuat
Orang dewasa yang masih mencari persetujuan orang tua sering kali tampak sangat mandiri dalam kehidupan sehari-hari.
Mereka cenderung menunjukkan bahwa mereka dapat mengelola aspek-aspek kehidupan mereka sendiri dengan baik, seperti keuangan dan pekerjaan.
Namun, ketika menghadapi keputusan besar, mereka sering kali kembali mencari panduan atau persetujuan dari orang tua.
Ini menunjukkan adanya ketegangan antara keinginan untuk menunjukkan kemandirian dan kebutuhan untuk dukungan orang tua.
6. Terlalu Percaya Diri dalam Pengambilan Keputusan
Orang yang masih bergantung pada persetujuan orang tua sering kali menunjukkan kepercayaan diri yang berlebihan sebagai bentuk perlindungan diri.
Mereka cenderung terlihat sangat percaya diri dan mandiri di depan umum, dan berusaha menunjukkan bahwa mereka dapat membuat keputusan sendiri.
Namun, di balik layar, mereka sering kali merasa perlu untuk mendapatkan persetujuan atau validasi dari orang tua sebelum membuat keputusan penting.
Sikap percaya diri yang berlebihan ini sering kali menjadi pelindung terhadap perasaan tidak aman yang mereka rasakan.
7. Kesulitan dengan Identitas Diri
Kesulitan dalam memahami dan menetapkan identitas diri merupakan ciri yang sering terlihat pada orang dewasa yang masih bergantung pada persetujuan orang tua.
Mereka cenderung merasa bingung mengenai siapa diri mereka sebenarnya di luar ekspektasi orang tua. Mereka sering kali kesulitan memisahkan nilai-nilai dan keyakinan pribadi dari apa yang diinginkan orang tua.
Menetapkan identitas diri yang terpisah dari pengaruh orang tua adalah langkah penting untuk membuat keputusan yang lebih selaras dengan diri mereka sendiri.
Tag: #orang #dewasa #yang #masih #mengandalkan #persetujuan #orang #dalam #membuat #keputusan #besar #cenderung #punya #ciri #kepribadian #berikut