Ada Blokade AS, 10 Juta Barrel Minyak Disebut Masih Bisa Keluar Iran
Selat Hormuz saat dilihat dari Satelit Terra milik NASA pada 5 Februari 2025.(NASA EARTH OBSERVATORY via AFP)
13:36
23 April 2026

Ada Blokade AS, 10 Juta Barrel Minyak Disebut Masih Bisa Keluar Iran

- Iran disebut masih bisa mengirim jutaan barrel minyak meski berada di bawah blokade Amerika Serikat.

Vortexa, sebuah perusahaan analitik yang berfokus pada pasar energi dan pengangkutan global, mencatat 34 pergerakan kapal tanker yang dikenai sanksi dan terkait dengan Iran.

Kapal-kapal itu masuk dan keluar dari Teluk setelah AS memberlakukan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Baca juga: Ranjau Iran Sulit Dideteksi, Pentagon Butuh Waktu 6 Bulan Bersihkan Selat Hormuz

Perusahaan tersebut telah mengidentifikasi 19 pergerakan keluar dan 15 pergerakan masuk kapal semacam itu antara sejak 13 April hingga Senin (20/4/2026), dikutip dari AP News.

"Enam dari pergerakan keluar tersebut dipastikan bermuatan minyak mentah Iran, yang mewakili sekitar 10,7 juta barel," kata perusahaan itu.

Belum jelas apakah semua minyak tersebut sampai ke pasar luar negeri.

Baca juga: Manuver China Saat Krisis Selat Hormuz, antara Diplomasi dan Ambisi

AS tegaskan tak ada kapal Iran yang lewat

Komando Pasukan AS (Centcom) sendiri berulang kali membantah laporan mengenai kapal-kapal yang melanggar blokade.

Dikutip dari The Wall Street Journal, pasukan AS mengeklaim telah memerintahkan 31 kapal untuk mematuhi blokade pelabuhan Iran.

Sejauh ini, hanya satu dari kapal-kapal tersebut yang mengabaikan peringatan dan menghadapi pemeriksaan, yakni Touska.

Baca juga: Pentagon Ungkap Anggaran Militer AS 2027, Siapkan Kapal Perang Canggih

Sebagian besar kapal yang berbalik arah adalah kapal tanker minyak.

Centcom juga membantah laporan media yang menyebutkan bahwa kapal-kapal komersial menghindari blokade, dan menyebutnya tidak akurat. 

“Militer AS memiliki jangkauan global. Pasukan AS beroperasi dan menegakkan blokade di seluruh Timur Tengah dan sekitarnya,” kata komando tersebut.

Beberapa perusahaan analisis perkapalan melaporkan, kapal-kapal armada gelap dan kapal-kapal yang dikenai sanksi melintasi garis putus-putus yang digunakan selama konferensi pers Pentagon untuk menggambarkan blokade tersebut. 

Baca juga: Iran Tegaskan Tak Akan Buka Selat Hormuz Selama Blokade AS Masih Berlaku

Melintasi garis, bukan berarti langgar blokade

Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat Jenderal Dan Caine saat memperlihatkan peta Selat Hormuz dalam konferensi pers di Pentagon, Washington DC, 16 April 2026.AFP/SAUL LOEB Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat Jenderal Dan Caine saat memperlihatkan peta Selat Hormuz dalam konferensi pers di Pentagon, Washington DC, 16 April 2026.

Namun, pejabat AS dan para ahli hukum menegaskan, melintasi garis tersebut tidak berarti kapal itu melanggar blokade.

"Garis putus-putus itu adalah alat operasional bagi kapal perang Angkatan Laut yang hampir tidak memiliki implikasi hukum," kata Mark Nevitt, mantan perwira angkatan laut dan profesor hukum di Fakultas Hukum Universitas Emory.

"Hukum blokade tidak menyebutkan apa pun tentang garis blokade, hukum itu hanya berbicara tentang apakah sebuah kapal sedang transit menuju atau dari pelabuhan negara yang berperang,” sambungnya.

Demikian pula, jika sebuah kapal armada gelap mengatakan bahwa mereka berencana memasuki pelabuhan di Teluk yang bukan Iran, mereka belum tentu dikenai blokade kecuali jika mereka mengunjungi pelabuhan Iran, katanya.

Tag:  #blokade #juta #barrel #minyak #disebut #masih #bisa #keluar #iran

KOMENTAR