Apa Dampak Blokade Selat Hormuz oleh AS bagi Iran dan Dunia?
Rencana Amerika Serikat (AS) memblokade jalur pelayaran terkait Iran di Selat Hormuz dinilai sebagai eskalasi besar dalam konflik yang sedang berlangsung antara Washington dan Teheran.
Analis pertahanan Justin Crump, mengatakan kepada BBC, bahwa langkah tersebut mencerminkan kemarahan Presiden AS Donald Trump setelah upaya perundingan damai tidak menghasilkan kesepakatan.
Menurutnya, kebijakan itu berpotensi menghentikan ekspor minyak Iran ke pasar utama seperti China, sehingga memberikan tekanan ekonomi langsung terhadap Teheran.
Baca juga: Mengapa Trump Ancam Blokade Selat Hormuz yang Sudah Ditutup Iran?
“Ini adalah upaya untuk menunjukkan siapa yang lebih unggul dan memaksa pihak lain mundur,” ujar Crump.
Ia menilai kedua pihak saat ini sama-sama merasa berada dalam posisi yang kuat dan berusaha membuktikan dominasi masing-masing.
Meski demikian, Crump melihat masih ada “harapan kecil” dari proses dialog yang berlangsung akhir pekan lalu, meskipun belum menghasilkan solusi konkret.
Blokade diperkirakan tekan ekspor minyak Iran
Militer AS menyatakan, blokade akan mulai diberlakukan pada Senin pukul 10.00 waktu AS Timur (sekitar 21.00 WIB).
Kebijakan ini akan menghentikan lalu lintas kapal yang masuk dan keluar pelabuhan Iran, termasuk pelabuhan di Teluk Persia dan Teluk Oman.
Reuters melaporkan, langkah ini diperkirakan berdampak langsung pada ekspor minyak Iran yang mencapai sekitar 1,7–1,8 juta barel per hari.
Jika akses pelabuhan terganggu, maka pasokan minyak Iran ke pasar global akan ikut terhambat.
Namun, data pelayaran menunjukkan, sebelum kebijakan ini diumumkan, Iran sempat meningkatkan pengiriman minyak, dengan jutaan barel tersimpan di kapal tanker yang mengapung di laut, menandakan adanya upaya mengantisipasi tekanan lanjutan.
Dampak ke perdagangan minyak global
Selat Hormuz selama ini menjadi salah satu jalur energi paling strategis di dunia.
Sebelum konflik meningkat, sekitar 20 persen perdagangan minyak dan gas global melewati jalur ini, dengan mayoritas tujuan ke Asia, termasuk China, India, dan negara-negara pengimpor utama lainnya.
Baca juga: Trump Klaim Dibantu Negara Lain untuk Blokade Hormuz, Sebut Negara Teluk
Gangguan di jalur tersebut langsung membuat pasar energi global terguncang.
Sebagian kapal tanker dilaporkan menghindari kawasan Teluk, sementara sebagian lainnya menunda pelayaran akibat meningkatnya risiko keamanan.
Dalam situasi terbaru, sejumlah kapal tetap mencoba melintas, namun banyak juga yang berbalik arah atau menunggu di sekitar Teluk Oman akibat ketidakpastian situasi.
Kondisi itu pun diyakini bisa berdampak pada ketidakpastian lebih lanjut pada ketersediaan dan harga minyak global.
Gangguan pada Selat Hormuz bagaimanapun bisa memperketat pasokan energi dunia dan memicu kenaikan harga minyak.
Selain itu, pasar minyak global yang sudah sensitif terhadap konflik di Timur Tengah diperkirakan akan semakin volatil, dengan risiko inflasi energi yang lebih tinggi di berbagai negara pengimpor.
Meski demikian, sebagian analis menilai bahwa kedua pihak masih membuka ruang negosiasi, meskipun dengan posisi yang semakin keras dan saling menekan.
Situasi ini menempatkan Selat Hormuz kembali sebagai titik paling krusial dalam peta geopolitik energi dunia, di tengah ketegangan yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Respons Iran dan potensi eskalasi
Dikutip dari Tasnim News Agency, Iran melalui Korps Garda Revolusi telah memperingatkan setiap kapal militer yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap melanggar gencatan senjata dan akan ditindak tegas.
Sementara itu, sejumlah analis militer memperingatkan risiko meluasnya konflik, termasuk kemungkinan serangan balasan terhadap kapal atau infrastruktur energi di negara-negara Teluk yang menjadi sekutu AS.
Baca juga: AS Mulai Blokade Selat Hormuz Pukul 21.00 WIB, CENTCOM Ungkap Sistem Kerjanya
Mantan Laksamana Angkatan Laut AS, Gary Roughead, bahkan menilai Iran memiliki opsi untuk merespons dengan menyerang kapal di Teluk atau fasilitas pendukung militer AS di kawasan.
Tag: #dampak #blokade #selat #hormuz #oleh #bagi #iran #dunia