Ukraina Mulai Beraksi Jatuhkan Drone Iran di Timur Tengah
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat melakukan konferensi pers di Kyiv, 26 Februari 2025, ketika perang Rusia-Ukraina masih berkecamuk.(AFP/TETIANA DZHAFAROVA)
16:12
10 April 2026

Ukraina Mulai Beraksi Jatuhkan Drone Iran di Timur Tengah

- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, para ahli militer negaranya telah menembak jatuh pesawat tak berawak (drone) Iran di beberapa negara Timur Tengah.

Seperti diketahui, Kyiv telah mengirimkan puluhan personel anti-drone ke setidaknya empat negara di Timur Tengah.

Hal ini dilakukan setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran memicu gelombang serangan balasan menggunakan drone.

Terinspirasi Gencatan Senjata AS-Iran, Ukraina Desak Washington Tekan Rusia


""Kami telah menunjukkan kepada beberapa negara cara menggunakan sistem pertahanan udara. Apakah kami menghancurkannya? Ya, kami melakukannya. Apakah kami melakukannya hanya di satu negara? Tidak, di beberapa negara," kata Zelensky dilansir AFP, Jumat (10/4/2026).

Dia menyebutkan, misi tersebut adalah bentuk dukungan untuk membangun sistem pertahanan udara modern.

"Ini bukan tentang misi pelatihan atau latihan, tetapi tentang dukungan dalam membangun sistem pertahanan udara modern yang benar-benar dapat berfungsi. Ya, mereka menembak jatuh Shahed (drone Iran)," katanya.

Baca juga: Ukraina Mau Bantu Buka Blokade Selat Hormuz, Sudah Pengalaman di Laut Hitam

Drone Shahed-136 milik Iran. Drone Shahed. Spesifikasi drone Shahed.Wikimedia Commons Drone Shahed-136 milik Iran. Drone Shahed. Spesifikasi drone Shahed.

Zelensky mengatakan, minggu ini unit pesawat tak berawak Ukraina akan tetap berada di wilayah Timur Tengah.

Itu tetap berlaku bahkan setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua minggu.

“Sebagai imbalan atas dukungan dan keahlian kami, kami akan menerima berbagai hal. Dalam beberapa kasus, hal itu mencakup sistem pertahanan udara untuk melindungi infrastruktur energi kami; dalam kasus lain, ada kesepakatan finansial,” katanya, sambil menambahkan bahwa Ukraina juga bisa menerima pasokan minyak.

Baca juga: AS Disebut Hadapi Bencana Politik dan Ekonomi dalam Perang Iran

Sebelumnya, Zelensky mengunjungi Timur Tengah ketika negara-negara Teluk menghadapi serangan rudal dan pesawat tak berawak dari Iran.

Ukraina diketahui memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam menghadapi drone Shahed, yang dipasok Teheran ke Rusia.

Tag:  #ukraina #mulai #beraksi #jatuhkan #drone #iran #timur #tengah

KOMENTAR