Sudah Banyak Pelanggaran, Iran Tuding Gencatan Senjata AS Tak Masuk Akal
- Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan, gencatan senjata dan pembicaraan dengan Amerika Serikat tidak masuk akal.
Pasalnya, banyak rencana gencatan senjata 10 poin Teheran yang sudah dilanggar, termasuk serangan berkelanjutan di Lebanon.
Ia menuturkan, dikutip dari AFP, Kamis (9/4/2026), sebuah pesawat tak berawak juga memasuki wilayah udara Iran.
Baca juga: Iran Ancam Akhiri Gencatan Senjata jika Israel Tetap Serang Lebanon
Bagher turut menyoroti penolakan hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium.
"Ketidakpercayaan historis yang mendalam yang kita miliki terhadap AS berakar dari pelanggaran berulang-ulang terhadap semua bentuk komitmen, sebuah pola yang sayangnya telah terulang kembali," kata dia dalam sebuah unggahan di X sambil menyebutkan tiga pelanggaran terhadap proposal Iran.
"Sekarang, landasan yang dapat digunakan untuk bernegosiasi telah dilanggar secara terang-terangan dan jelas, bahkan sebelum negosiasi dimulai. Dalam situasi seperti itu, gencatan senjata bilateral atau negosiasi tidaklah masuk akal," sambungnya.
Baca juga: AS Klaim 10 Rencana Gencatan Senjata Iran Bukan yang Disepakati
Gencatan senjata di Lebanon jadi syarat utama
Sementara, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa gencatan senjata di Lebanon adalah salah satu syarat utama dari rencana 10 poin Teheran.
"Penerimaan gencatan senjata oleh Teheran adalah tanda jelas dari tanggung jawab Iran dan kemauan serius untuk menyelesaikan konflik melalui diplomasi," kata Pezeshkian kepada Menteri Luar Negeri Perancis dalam percakapan telepon.
"Menetapkan gencatan senjata di Lebanon merupakan salah satu syarat utama dari rencana 10 poin Iran," sambungnya.
Baca juga: Gencatan Senjata AS-Iran: Jeda Dua Pekan di Tepi Jurang Perang
Diketahui, Israel masih terus melancarkan serangan ke Lebanon, meski AS-Iran sepakat gencatan senjata.
Israel bahkan memperbarui perintah evakuasi untuk wilayah lebih dari 40 kilometer di Lebanon, dengan mengatakan pertempuran masih berlangsung.
Peringatan itu dikeluarkan setelah peringatan lain untuk mengevakuasi sebuah bangunan di wilayah Tyre selatan, yang kemudian diserang oleh Israel, menurut Kantor Berita Nasional Lebanon yang dikelola pemerintah.
Menteri Kesehatan Lebanon menyatakan, 182 orang tewas dan 890 orang terluka dalam serangan besar Israel pada Rabu.
Baca juga: Baru Sehari Gencatan Senjata, Israel Langgar Kesepakatan
Iran ancam akhiri gencatan senjata
Iran mengancam akan menarik diri dari perjanjian gencatan senjata dengan AS jika Israel terus menyerang Lebanon.
“Iran akan menarik diri dari perjanjian tersebut jika pelanggaran gencatan senjata oleh rezim Zionis terus berlanjut melalui serangan terhadap Lebanon,” kata salah seorang sumber kepada kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, Rabu (8/4/2026).
Sumber tersebut menambahkan, Teheran sedang meninjau situasi di tengah apa yang digambarkan sebagai pelanggaran Israel yang berkelanjutan terkait dengan serangan Lebanon.
Menurut sumber itu, penghentian pertempuran di semua lini, termasuk Lebanon, telah diterima oleh AS berdasarkan rencana gencatan senjata selama dua minggu yang diusulkan.
Tag: #sudah #banyak #pelanggaran #iran #tuding #gencatan #senjata #masuk #akal