Konflik di Timur Tengah, Sekjen PBB: Perang Sudah di Luar Kendali
Serangan rudal Iran menghantam kota Dimona dan Arad di selatan Israel pada Sabtu (21/3/2026), melukai lebih dari 100 orang dan memicu eskalasi baru dalam perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. [Tangkap layar X]
11:08
26 Maret 2026

Konflik di Timur Tengah, Sekjen PBB: Perang Sudah di Luar Kendali

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyatakan konflik di kawasan Timur Tengah kini telah berada pada titik yang mengkhawatirkan dan sulit dikendalikan.

Ia menilai konflik sudah berada di luar batas dan tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

"Lebih dari tiga pekan berlalu, perang sudah di luar kendali. Konflik telah melampaui batas-batas, yang bahkan tak pernah dibayangkan oleh para pemimpin," kata Guterres saat konferensi pers Dewan Keamanan (DK) PBB, Rabu (25/3/2026), dilansir dari Sputnik.

Ia menegaskan bahwa situasi saat ini menuntut penghentian eskalasi serta dimulainya kembali jalur diplomasi, dengan tetap menjunjung tinggi hukum internasional.

"Saya sudah berkomunikasi secara intens dengan semua pihak yang saya yakini dapat membantu mengakhiri konflik yang mengerikan ini," katanya.

Ketegangan di kawasan meningkat setelah pada 28 Februari lalu Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, yang mengakibatkan kerusakan serta korban sipil.

Iran kemudian melakukan serangan balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Situasi tersebut turut berdampak pada jalur strategis energi global, khususnya di Selat Hormuz.

Gangguan yang terjadi menyebabkan aktivitas pelayaran di wilayah tersebut terhenti secara de facto, sehingga memengaruhi distribusi minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar internasional.

(Antara)

Editor: Irwan Febri

Tag:  #konflik #timur #tengah #sekjen #perang #sudah #luar #kendali

KOMENTAR