Murka Diteriaki Saat Pidato, Trump Ancam Keluarkan 2 Anggota DPR dari AS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menjawab pertanyaan media dalam konferensi pers di Brady Press Briefing Room, Gedung Putih, Washington DC, 20 Februari 2026.(AFP/MANDEL NGAN)
11:18
27 Februari 2026

Murka Diteriaki Saat Pidato, Trump Ancam Keluarkan 2 Anggota DPR dari AS

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dua anggota DPR AS dari Partai Demokrat, Ilhan Omar dan Rashida Tlaib, seharusnya “dipulangkan ke tempat asal mereka”.

Pernyataan itu muncul setelah keduanya berteriak memprotes saat Trump menyampaikan pidato State of the Union pada Selasa (24/2/2026).

Omar dan Tlaib mengkritik kebijakan pengetatan imigrasi yang dipuji Trump dalam pidatonya.

Baca juga: Diteriaki Anggota DPR saat Pidato Kenegaraan, Trump Ngamuk

Protes saat pidato State of the Union

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pidato kenegaraan State of the Union, Selasa (24/2/2026). WIKIMEDIA COMMONS/THE WHITE HOUSE Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pidato kenegaraan State of the Union, Selasa (24/2/2026).

Dalam pidatonya yang berlangsung hampir dua jam, Trump memuji kebijakan penindakan imigrasi dan menyerukan diakhirinya “sanctuary cities”, yakni kota-kota yang membatasi kerja sama dengan otoritas federal seperti Immigration and Customs Enforcement (ICE).

Saat Trump menyampaikan seruan tersebut, Omar dan Tlaib berteriak, “Anda telah membunuh warga Amerika!”

Belakangan, Omar menulis di media sosial, “Saya mengatakan apa yang saya katakan. Saya harus mengingatkan Trump bahwa pemerintahannya bertanggung jawab atas kematian dua konstituen saya.”

Omar mewakili Daerah Pemilihan Kongres ke-5 Minnesota yang mencakup kota Minneapolis, lokasi peluncuran kebijakan pengetatan imigrasi besar-besaran oleh Trump tahun lalu.

Pada Januari, dua warga negara AS tewas ditembak aparat federal di Minnesota saat memprotes penggerebekan imigrasi oleh ICE dan agen bea cukai.

Omar juga merupakan anggota komunitas Somalia-Amerika di Minnesota, yang berulang kali menjadi sasaran kritik Trump.

Presiden sebelumnya juga pernah mengatakan bahwa mereka harus “kembali ke tempat asal mereka”.

Pernyataan keras Trump di Truth Social

Dalam unggahannya di Truth Social pada Rabu (25/2/2026) malam, Trump menyebut kedua legislator Muslim tersebut bertindak seperti “politisi bengkok dan korup” yang seharusnya dikeluarkan dari Amerika Serikat.

“Ketika Anda menyaksikan Ilhan Omar ber-IQ rendah dan Rashida Tlaib, mereka berteriak tak terkendali tadi malam di State of the Union yang sangat elegan, sebuah acara yang begitu penting dan indah, mata mereka melotot dan merah seperti orang gila, ORANG GILA, tidak waras dan sakit secara mental yang sebenarnya,” tulis Trump.

Baca juga: Tarif Impor Diputus Ilegal, Trump Ngamuk

“Ketika orang bisa berperilaku seperti itu, dan mengetahui bahwa mereka adalah politisi bengkok dan korup, itu sangat buruk bagi negara kita, kita harus mengirim mereka kembali ke tempat asal mereka – secepat mungkin,” lanjutnya.

Trump bahkan mengatakan bahwa kedua legislator itu hanya akan “merusak” Amerika Serikat.

“Mereka hanya bisa merusak Amerika Serikat, mereka tidak bisa melakukan apa pun untuk membantu Amerika Serikat,” tambah Trump.

Respons Tlaib dan anggota DPR lain

Foto kiri adalah Ilhan Omar, politisi Minnesota yang merupakan imigran asal Somalia. Sedangkan kanan merupakan Rashida Tlaib, politisi keturunan Palestina yang berasal dari Michigan. Keduanya dilarang masuk Israel karena dianggap hendak menyakiti negara tersebut.AFP/BRENDAN SMIALOWSKI Foto kiri adalah Ilhan Omar, politisi Minnesota yang merupakan imigran asal Somalia. Sedangkan kanan merupakan Rashida Tlaib, politisi keturunan Palestina yang berasal dari Michigan. Keduanya dilarang masuk Israel karena dianggap hendak menyakiti negara tersebut.

Tlaib, perempuan keturunan Palestina pertama yang terpilih ke Kongres AS, juga membalas lewat media sosial.

Ia menulis, “Tak bisa menerima dua Muslimah yang melawan dan mengoreksinya, jadi sekarang dia mengamuk. #PresidentMajnoon.”

Kata “Majnoon” dalam bahasa Arab berarti kerasukan roh jahat, gila, atau fanatik.

Unggahan Trump secara khusus menyoroti Omar dan Tlaib, tetapi tidak menyebut anggota DPR Demokrat lainnya seperti Sarah McBride, yang menurut laporan NBC juga berteriak memprotes saat pidato presiden.

Trump juga tidak menyinggung Al Green, anggota DPR dari Partai Demokrat yang dikeluarkan dari ruang sidang karena mengangkat papan bertuliskan “Black people aren’t apes”. Tulisan itu merujuk pada video bernada rasis tentang mantan Presiden Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama, yang sebelumnya dibagikan Trump di media sosial.

Baca juga: Ditanya soal Epstein, Trump Ngamuk dan Ancam Cabut Lisensi ABC News

Tag:  #murka #diteriaki #saat #pidato #trump #ancam #keluarkan #anggota #dari

KOMENTAR