Benda Mencurigakan Ditemukan Jelang Keberangkatan Trump, Konvoi Dialihkan
Direktur CIA John Ratcliffe (kiri) saat menonton operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan), di kediaman Trump di Mar-a-Lago, Palm Beach, Negara Bagian Florida.(TRUTH SOCIAL @realDonaldTrump via REUTERS)
16:48
17 Januari 2026

Benda Mencurigakan Ditemukan Jelang Keberangkatan Trump, Konvoi Dialihkan

- Sebuah benda mencurigakan ditemukan saat pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Palm Beach, Florida, beberapa saat sebelum Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertolak dari Mar-a-Lago, Minggu (11/1/2026) waktu setempat.

Temuan tersebut mendorong Dinas Rahasia AS (US Secret Service/USSS) menyesuaikan rute iring-iringan presiden sebagai langkah pengamanan tambahan.

Gedung Putih memastikan bahwa perubahan itu dilakukan sebagai tindakan pencegahan dan tidak memengaruhi jadwal perjalanan Trump.

Ditemukan saat pemeriksaan awal

Menurut pernyataan resmi Gedung Putih, benda mencurigakan tersebut ditemukan saat penyisiran awal oleh tim keamanan di area bandara.

“Selama penyisiran awal di Bandara PBI, sebuah benda mencurigakan ditemukan oleh USSS,” kata Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt, dikutip dari New York Post.

Ia menjelaskan bahwa penyesuaian prosedur pengamanan diperlukan setelah temuan tersebut.

“Penyelidikan lanjutan diperlukan dan rute iring-iringan presiden disesuaikan sebagaimana mestinya,” ujar Leavitt.

Otoritas tidak menjelaskan lebih lanjut bentuk maupun potensi ancaman dari benda tersebut, tetapi menyebut evaluasi langsung telah dilakukan oleh agen keamanan di lapangan.

Setelah dilakukan penyesuaian, Trump tetap melanjutkan perjalanan sesuai rencana awal.

Gedung Putih menekankan bahwa penyesuaian ini merupakan bagian dari protokol keamanan yang berlaku apabila terdapat potensi risiko di sekitar lokasi pergerakan presiden.

“Langkah ini semata-mata dilakukan demi kehati-hatian,” demikian pernyataan Gedung Putih.

Temuan serupa di tempat sama

Presiden AS Donald Trump menyiapkan rencana cadangan berupa tarif 10 persen jika Mahkamah Agung membatalkan kebijakan tarif utamanya. Putusan pengadilan tertinggi itu berpotensi keluar dalam waktu dekat.GETTY IMAGES NORTH AMERICA/JOE RAEDLE via AFP Presiden AS Donald Trump menyiapkan rencana cadangan berupa tarif 10 persen jika Mahkamah Agung membatalkan kebijakan tarif utamanya. Putusan pengadilan tertinggi itu berpotensi keluar dalam waktu dekat.Insiden ini mengingatkan pada temuan serupa di tempat yang sama beberapa bulan sebelumnya.

Pada Oktober 2025, Dinas Rahasia menemukan menara berburu (hunting stand) di lokasi yang berada dalam garis pandang langsung ke area tempat Trump biasa turun dari pesawat Air Force One.

“USSS menemukan sesuatu yang tampak seperti menara berburu yang berada dalam garis pandang zona pendaratan Air Force One,” ujar Direktur FBI Kash Patel saat itu.

Menurut Patel, tidak ada individu yang ditemukan di sekitar lokasi, tetapi FBI langsung mengambil alih penyelidikan.

“FBI kemudian menerbangkan personel untuk mengumpulkan seluruh bukti, serta mengerahkan kemampuan analisis ponsel kami,” tambahnya.

Sumber penegak hukum menduga menara tersebut sudah ada selama berbulan-bulan sebelum akhirnya ditemukan oleh petugas.

Menara berburu yang ditemukan di Bandara Palm Beach muncul tak lama setelah Ryan Routh dinyatakan bersalah atas upaya pembunuhan terhadap Trump di lapangan golf Palm Beach.

Menurut jaksa, Routh diketahui membangun sarang penembak jitu tersembunyi di balik semak-semak di sepanjang pagar lokasi.

Peristiwa ini menambah daftar insiden yang mengancam keselamatan Presiden, menyusul penembakan yang terjadi sebelumnya saat Trump menghadiri kampanye di Butler, Pennsylvania, ketika ia tertembak di bagian telinga.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Inas Rifqia Lainufar | Editor: Inas Rifqia Lainufar)

Tag:  #benda #mencurigakan #ditemukan #jelang #keberangkatan #trump #konvoi #dialihkan

KOMENTAR