5 Perawatan Diri yang Sering Diabaikan namun Sangat Penting untuk Menjaga Kesehatan Mental
Perawatan diri bukan hanya tentang pergi ke salon, spa, atau pusat kebugaran.
Ada beberapa perawatan diri yang cukup sederhana namun sering diabaikan atau diremehkan banyak orang.
Faktanya, perawatan diri tertentu dapat menjaga kesehatan mental dan emosional di tengah-tengah tuntutan kehidupan.
Perawatan diri ini adalah sebuah kebiasaan yang memiliki dampak besar dalam menjaga kesehatan mental dan produktivitas hidup.
Selain itu, ini juga membuat setiap orang merasakan kebahagiaan dan kemajuan sejati dalam kehidupan.
Dilansir dari Times of India, ada lima perawatan diri yang selalu diabaikan namun penting untuk menjaga kesehatan mental.
Kebiasaan ini adalah kebutuhan semua orang demi merasakan kedamaian dan kesejahteraan hidup sebenarnya.
- Belajar Menolak Tanpa Rasa Bersalah
Selalu menerima segala hal bahkan ketika kita kelelahan dan memaksakan diri adalah sebuah kesalahan besar.
Kebahagiaan hidup dapat dicapai ketika kita mampu menetapkan batasan dan memahami kemampuan diri sendiri.
Salah satu kebiasaan perawatan diri yang penting adalah berani menolak tanpa merasa bersalah.
Ini bukan sikap egois, tapi sebuah cara untuk menjaga kesehatan mental dan kedamaian batin secara keseluruhan.
Menolak ajakan ketika kita lelah atau di luar tanggung jawab kita adalah cara untuk memahami kapasitas diri.
Selain itu, ini adalah bentuk menghargai waktu, energi, dan kesehatan mental diri sendiri tanpa memaksakan diri.
Dengan berkata “Tidak” itu dapat menjaga batasan untuk diri kita agar tidak terlalu memaksakan diri.
- Mengakui dan Menerima Emosi
Banyak orang terbiasa mengabaikan dan menekan emosinya sendiri karena dianggap tidak relevan untuk kemajuan.
Faktanya, justru itu membuat diri kita merasa tidak dihargai dan sulit mencapai kebahagiaan dalam hidup.
Memahami diri sendiri ketika sedang sedih, kecewa, dan marah adalah hal terpenting untuk perawatan diri.
Ini karena kita dapat mengakui emosi dalam diri kita, sehingga kita dapat mengatasinya dengan cara yang sehat.
Mengakui emosi tanpa menghakimi diri sendiri juga membuat kita menjaga kesehatan mental dan emosional.
Kita dapat menuliskan jurnal atau catatan untuk memahami emosi dalam diri kita daripada hanya mengabaikannya.
Ini sangat efektif untuk membuat hidup kita menjadi lebih bahagia dan sejahtera secara keseluruhan.
- Mengurangi Bermain Ponsel
Kemajuan teknologi dan media sosial memberikan kita kemudahan untuk terhubung dengan dunia.
Bahkan batasan ruang dan waktu seperti kabur karena teknologi memberikan kita akses akan luasnya dunia luar.
Namun, jika kita terus-menerus melihat media sosial tanpa henti, itu dapat mengganggu kesehatan mental kita.
Seiring berjalannya waktu, kita akan lebih mudah merasa cemas dan kelelahan secara mental karena melihat postingan di media sosial.
Media sosial menghadirkan banyak hal, sehingga membentuk kebiasaan membandingkan diri sendiri.
Kita perlu mengurangi paparan media sosial untuk menjaga kesehatan mental dan emosional kita.
Selain itu, ini membantu otak untuk beristirahat dari paparan informasi yang berlebihan dan perbandingan terus-menerus.
Mengurangi waktu penggunaan ponsel membuat kita akan lebih mudah fokus dan meningkatkan kualitas istirahat kita.
- Memulai Hari dengan Tenang
Bangun pagi adalah momen yang sangat berdampak pada kehidupan dan rutinitas kita dalam menjalani hari.
Ketika kita bangun dengan perasaan terburu-buru, kita dapat mudah merasa kelelahan dan kurang bersemangat.
Perawatan diri adalah tentang memulai hari dengan perasaan yang tenang tanpa gangguan dari ponsel atau pekerjaan.
Dengan memulai hari melakukan peregangan, minum air putih, atau menikmati kopi hangat, itu membantu kita meredakan stres.
Dan kita biasa menjadi lebih siap untuk memulai hari dengan energi dan semangat yang lebih membara.
Meskipun terdengar sederhana, tapi memulai hari dengan tenang adalah bentuk kebiasaan yang memberikan kedamaian batin dan produktivitas.
- Menghidupkan Kenangan Bahagia
Mengingat hal-hal yang membahagiakan dapat membuat kita merasa lebih hidup dan sejahtera secara mental.
Kita bisa melihat kenangan lama melalui foto, cerita, atau musik lama, sehingga kita dapat merasa di momen aman tersebut.
Selain itu, menghidupkan kembali kenangan bahagia sangat efektif untuk membuat kita lebih tenang.
Ini karena perasaan nostalgia yang muncul membantu otak untuk mengingat masa-masa sulit hingga mencapai kebahagiaan.
Ini dapat menjadi bentuk perawatan diri yang memperkuat mental dan memberikan kita rasa syukur akan kehidupan.
Seiring berjalannya waktu, kita tahu bahwa banyak tantangan dan pengalaman yang kita lewati hingga mencapai titik kebahagiaan saat ini.
Tag: #perawatan #diri #yang #sering #diabaikan #namun #sangat #penting #untuk #menjaga #kesehatan #mental