Bank BSN Garap Ekosistem Muhammadiyah, Siapkan Layanan Keuangan Terintegrasi
Ilustrasi Bank Syariah Nasional.(DOK. BANK SYARIAH NASIONAL)
18:16
12 Juni 2026

Bank BSN Garap Ekosistem Muhammadiyah, Siapkan Layanan Keuangan Terintegrasi

PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperluas kerja sama dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui penyediaan layanan perbankan syariah terintegrasi yang menyasar anggota persyarikatan dan jaringan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) operasional penunjang jasa perbankan terintegrasi pada Jumat (12/6/2026) di Jakarta.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofyan Noor mengatakan, kolaborasi yang dirancang untuk jangka waktu lima tahun tersebut difokuskan untuk mendukung operasional persyarikatan dan ribuan jaringan AUM melalui layanan keuangan syariah.

Baca juga: Bank BSN Biayai Pegadaian Rp 1,4 T, Integrasi Bale Syariah dan Tring! Disiapkan

Ilustrasi keuangan syariah, ekonomi syariah.SHUTTERSTOCK/IMRANKADIR Ilustrasi keuangan syariah, ekonomi syariah.

"Maksud dan tujuan utama dari kerja sama ini adalah sebagai dasar untuk mengoptimalisasi pemanfaatan jasa layanan perbankan syariah yang saling menguntungkan," ujar Alex di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

"Kami ingin menghadirkan solusi keuangan produktif yang langsung menyentuh para anggota, guru, dan karyawan di lingkungan Muhammadiyah, sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi umat," imbuh dia.

Muhammadiyah dorong dukungan pembiayaan pendidikan dan perumahan

Ketua PP Muhammadiyah Irwan Akib mengatakan, Muhammadiyah memandang Islam tidak hanya sebagai praktik ritual, tetapi juga instrumen yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga: BSN Gandeng SMF Garap Sekuritisasi Pembiayaan Perumahan Syariah

Menurut dia, dukungan sektor perbankan menjadi penting untuk menopang aktivitas ribuan Amal Usaha Muhammadiyah yang bergerak di berbagai bidang.

"Kerja sama dengan Bank BSN ini diharapkan mampu menjadi daya dukung finansial bagi ribuan Amal Usaha Muhammadiyah, mulai dari perguruan tinggi, sekolah, rumah sakit, hingga panti asuhan yang tidak bisa berjalan sendiri-sendiri tanpa topangan sektor perbankan," kata Irwan.

Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan tenaga pendidik di lingkungan Muhammadiyah.

Logo Muhammadiyah. Bank Syariah Matahari. Bank Muhammadiyah. Sejarah Bank Syariah Matahari Muhammadiyah.Dok. LPM UMY Logo Muhammadiyah. Bank Syariah Matahari. Bank Muhammadiyah. Sejarah Bank Syariah Matahari Muhammadiyah.

Menurut Irwan, mayoritas siswa dan mahasiswa Muhammadiyah berasal dari kelompok ekonomi menengah ke bawah, namun memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan.

Baca juga: Bank BSN Hadirkan KPR Bonus Emas, Rumah dan Investasi Sekaligus

"Kami berharap Bank BSN hadir memberikan solusi konkret melalui skema beasiswa atau pembiayaan penyelesaian studi bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan dana. Di sisi lain, kami juga mendorong kolaborasi pengadaan perumahan bagi para guru, dosen, dan karyawan yang belum memiliki rumah, dengan memanfaatkan keahlian serta rekam jejak program KPR Sejahtera milik Bank BSN," tambahnya.

Sediakan layanan dari tabungan hingga KPR

Melalui kerja sama tersebut, Bank BSN akan menyediakan berbagai layanan bagi ekosistem Muhammadiyah.

Pada segmen ritel, anggota Muhammadiyah akan memperoleh fasilitas Kartu Debit Co-Branding yang terhubung dengan aplikasi Muhammadiyah 'Aisyiyah Super Apps (MASA).

Untuk produk simpanan, Bank BSN menawarkan BSN Tabungan Berkah Wadiah dengan setoran awal Rp 50.000 serta bebas biaya administrasi bulanan.

Baca juga: Fokus Garap Ekosistem Urban, BSN Relokasi Kantor Cabang di Tangsel

Selain itu, pengelolaan gaji atau payroll guru dan staf AUM akan dialihkan ke Bank BSN. Langkah tersebut dibarengi dengan akses terhadap berbagai produk pembiayaan konsumer, mulai dari cicil emas, pembiayaan haji dan umrah, hingga KPR Sejahtera bersubsidi dengan uang muka mulai 1 persen.

Di sektor perumahan, Bank BSN menyatakan telah menyalurkan pembiayaan KPR kepada 980 warga Muhammadiyah yang terdiri dari 835 unit KPR subsidi dan 145 unit KPR non-subsidi.

Bank BSN juga mulai mengembangkan sinergi antara AUM dan pengembang mitra melalui proyek Perumahan Panorama Kemang Bogor yang diperuntukkan bagi dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Ilustrasi Bank Syariah Nasional.DOK. PT BANK SYARIAH NASIONAL Ilustrasi Bank Syariah Nasional.

Salurkan modal kerja untuk AUM

Pada sektor produktif, Bank BSN menyediakan pembiayaan modal kerja komersial bagi AUM dengan margin mulai 7,25 persen per tahun serta diskon biaya administrasi sebesar 50 persen.

Baca juga: Transaksi Bale Syariah BSN Nyaris Rp 2 Triliun, Pengguna Tembus 183.000

Fasilitas tersebut mencakup pembiayaan pembangunan perumahan komersial melalui program BSN Yasa Griya, pengadaan lahan, hingga modal kerja kontraktor.

Untuk mendukung transparansi transaksi, operasional sekolah, rumah sakit, dan unit bisnis Muhammadiyah akan menggunakan platform Bale Syariah by BSN yang dilengkapi berbagai fitur, seperti jadwal shalat, arah kiblat, juz amma, dan lokasi masjid.

Bank BSN juga menyediakan layanan Virtual Account untuk rekonsiliasi otomatis dan memperluas jaringan QRIS Merchant yang telah digunakan oleh sejumlah mitra, antara lain Yoshinoya, Beard Papa, dan Shihlin.

Selain layanan transaksi, kedua pihak berkomitmen menggelar program edukasi literasi keuangan syariah secara berkala bagi masyarakat.

Baca juga: Kinerja Solid dan Stabil, BSN Kantongi Peringkat idAA+ dari Pefindo

Aset tumbuh 23 persen hingga Mei 2026

Kerja sama tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan kinerja Bank BSN.

Per Mei 2026, total aset Bank BSN mencapai Rp 78,21 triliun atau meningkat 23 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Pada sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 61,15 triliun atau tumbuh 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba tahun berjalan perseroan meningkat 40 persen YoY menjadi Rp 473 miliar.

Baca juga: BSN Optimalkan Layanan Kantor Cabang Selama Libur Lebaran

Di sektor digital, aplikasi mobile banking Bale Syariah yang diluncurkan pada Februari 2026 telah memiliki 187.319 pengguna aktif. Volume transaksi yang tercatat mencapai Rp 3,51 triliun dari total 1.470.964 transaksi.

Ke depan, dana penempatan DPK Muhammadiyah yang tersimpan di Bank BSN akan dikonsolidasikan sebagai dasar penentuan limit plafon pembiayaan lanjutan.

Tag:  #bank #garap #ekosistem #muhammadiyah #siapkan #layanan #keuangan #terintegrasi

KOMENTAR