Kompak Menguat Pagi Ini, Rupiah Sentuh Rp 17.941 per Dollar AS, IHSG Terbang 1,29 Persen
Ilustrasi saham. (PIXABAY)
10:00
12 Juni 2026

Kompak Menguat Pagi Ini, Rupiah Sentuh Rp 17.941 per Dollar AS, IHSG Terbang 1,29 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak menguat di awal perdagangan, Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah di pasar spot terapresiasi 47 poin atau 0,26 persen ke level Rp 17.941 per Dollar Amerika Serikat (AS). Pada penutupan perdagangan Kamis kemarin, mata uang Garuda sempat terdepresiasi nyaris menyentuh Rp 18.000 per dollar AS.

Bank Indonesia (BI) menyatakan investor asing kembali masuk ke pasar keuangan domestik setelah bank sentral menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) menjadi 5,50 persen dan memperkuat daya tarik instrumen keuangan rupiah.

Baca juga: BI Rate Naik, Rupiah Menguat ke Rp 17.936 Seiring Dana Asing Masuk

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan respons positif investor asing terlihat dari meningkatnya aliran modal ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) maupun Surat Berharga Negara (SBN).

"Pasca kenaikan BI-Rate menjadi 5,50 persen, serta penguatan imbal hasil SRBI dan SBN, investor asing merespons positif penguatan bauran kebijakan tersebut," ujar Ramdan dalam keterangannya, Jumat pagi ini.

Aliran masuk modal asing meningkat pada instrumen SRBI setelah pelaksanaan lelang SRBI pada 10 Juni 2026. Selain itu, investor asing juga mulai kembali melakukan pembelian di pasar SBN, terutama pada tenor pendek dan menengah.

Masuknya kembali dana asing tersebut turut memberikan sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah. BI mencatat rupiah terus menguat terhadap dollar AS dan kembali bergerak di bawah level psikologis Rp 18.000 per dollar AS.

Bank Indonesia menegaskan akan terus memantau dinamika pasar keuangan global dan domestik guna menjaga stabilitas nilai tukar serta memperkuat daya tarik aset keuangan dalam negeri.

BI juga memastikan akan mengoptimalkan berbagai instrumen stabilisasi rupiah, termasuk melalui intervensi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, serta transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik secara konsisten dan terukur.

Baca juga: Saham BBCA Diborong Asing Rp 387 Miliar Saat IHSG Melemah

Di lain sisi, IHSG memulai perdagangan dengan performa positif pada Jumat pagi. Hingga pukul 09.16 WIB, indeks menguat 75,67 poin atau 1,29 persen ke area 5.961,70, setelah dibuka di posisi 5.960,42.

Penguatan IHSG di awal perdagangan sempat menyentuh angka tertinggi di 5.994,98, hanya terpaut tipis dari area psikologis 6.000. Sementara itu, level terendah 5.952,85.

Sentimen positif juga tercermin dari lebar pasar (market breadth). Sebanyak 452 saham menguat, jauh melampaui 108 saham yang melemah, sedangkan 153 saham bergerak stagnan.

Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan volume transaksi 4,23 miliar saham dan frekuensi perdagangan 296.421 kali. Adapun nilai transaksi atau turnover menyentuh Rp 2,83 triliun.

Tag:  #kompak #menguat #pagi #rupiah #sentuh #17941 #dollar #ihsg #terbang #persen

KOMENTAR