Tak Lagi Andalkan ATM, Brinks Kembangkan Solusi Perbankan dan Tambah Cabang
Presiden Direktur PT Brinks Solutions Indonesia David Maksud.(DOK. PT BRINKS SOLUTIONS INDONESIA)
19:08
8 Juni 2026

Tak Lagi Andalkan ATM, Brinks Kembangkan Solusi Perbankan dan Tambah Cabang

– PT Brinks Solutions Indonesia berencana memperluas jaringan operasionalnya melalui pembukaan sejumlah cabang baru seiring pertumbuhan kebutuhan layanan pengelolaan uang tunai dan solusi perbankan di Indonesia.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat penetrasi pasar di tengah besarnya potensi bisnis sektor jasa pengelolaan kas dan teknologi layanan perbankan.

Direktur Human Resources PT Brinks Solutions Indonesia Yustianto mengatakan, Indonesia masih menjadi pasar yang menjanjikan sehingga perusahaan terus melakukan investasi untuk memperluas jangkauan layanan.

Baca juga: 1.399 ATM Tak Lagi Beroperasi, OJK Ungkap Penyebabnya

Mesin Digital Retail System (DRS) Brinks yang digunakan di 1.000 gerai Alfamart untuk memudahkan pengelolaan uang tunai.DOK. BRINKS APAC Mesin Digital Retail System (DRS) Brinks yang digunakan di 1.000 gerai Alfamart untuk memudahkan pengelolaan uang tunai.

"Indonesia merupakan pasar yang sangat besar. Oleh karena itu, kami terus berinvestasi dan memperluas operasional untuk memenuhi kebutuhan pelanggan," kata Yustianto dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).

Perusahaan juga membuka peluang ekspansi ke wilayah Indonesia Timur, termasuk Papua, dengan mempertimbangkan perkembangan kebutuhan pasar dan pertumbuhan populasi di kawasan tersebut.

Presiden Direktur PT Brinks Solutions Indonesia David Maksud mengatakan, pembukaan cabang baru akan dilakukan sejalan dengan perkembangan permintaan dari pelanggan.

"Jika terdapat permintaan, Brink’s selalu siap membuka cabang baru. Saat ini kami masih terus memantau pertumbuhan populasi dan kebutuhan pasar di wilayah tersebut," ujarnya.

Baca juga: Lokasi ATM BNI Pecahan 20 Ribu Terdekat 2026, Cek Daftar Lengkapnya

Ekspansi tersebut dilakukan di tengah transformasi bisnis Brinks yang tidak lagi hanya mengandalkan layanan pengelolaan ATM. Perusahaan kini mengembangkan berbagai solusi perbankan modern yang ditujukan bagi segmen korporasi maupun ritel.

Ilustrasi ATM.Unsplash/Ali Mkumbwa Ilustrasi ATM.

Menurut David, perubahan kebutuhan industri mendorong perusahaan untuk menghadirkan layanan yang memungkinkan aktivitas perbankan dilakukan secara lebih efisien di lokasi pelanggan.

"ATM hanyalah salah satu produk yang memfasilitasi transaksi tunai. Saat ini, perusahaan-perusahaan besar tidak lagi harus datang ke bank karena berbagai aktivitas perbankan dapat dilakukan melalui mesin yang tersedia di kantor mereka," jelasnya.

Selain layanan cash management, Brinks juga mengembangkan inovasi teknologi berupa ATGM (ATM Gold Teller Machine), mesin yang memungkinkan pengguna membeli emas secara otomatis mulai dari 0,5 gram hingga 200 gram dalam satu kali transaksi.

Baca juga: Lokasi ATM Mandiri Pecahan 10 Ribu dan 20 Ribu Terdekat, Cek Daftarnya

"Ini adalah produk nasional dan satu-satunya di dunia," kata David.

Adaptasi bisnis selama 167 tahun

Rencana ekspansi tersebut disampaikan bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-167 The Brink’s Company yang didirikan pada 1859. Perusahaan menilai kemampuan beradaptasi menjadi faktor utama yang membuat bisnis tetap bertahan hingga saat ini.

Yustianto mengatakan, perjalanan panjang perusahaan menunjukkan pentingnya inovasi dalam menghadapi perubahan zaman.

"Brink’s telah melewati berbagai fase dan perubahan zaman, mulai dari penggunaan kuda dan kereta hingga menjadi perusahaan modern yang didukung armada kendaraan lapis baja dan teknologi layanan keuangan yang canggih," ujarnya.

Baca juga: BCA Dorong Penggunaan AI, Mulai dari Pengelolaan ATM hingga Deteksi Fraud

David menambahkan, keberlangsungan perusahaan pada masa depan sangat ditentukan oleh keputusan dan strategi yang diambil saat ini.

"Brink’s telah bertahan selama 167 tahun. Tugas kami sekarang adalah memastikan perusahaan ini terus berkembang selama 167 tahun ke depan," katanya.

Perkuat program keberlanjutan

Ilustrasi pengelolaan sampah.SHUTTERSTOCK/ROMAN KAIETZ Ilustrasi pengelolaan sampah.

Di tengah upaya memperluas bisnis, perusahaan juga melanjutkan berbagai program keberlanjutan yang telah dijalankan di kantor pusat dan 16 cabang di Indonesia.

Salah satunya melalui kerja sama dengan Armada Kemasan dalam pengelolaan limbah operasional yang didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomis.

Baca juga: Tanpa Bawa Uang Tunai, Jamaah Bisa Tarik Riyal Lewat Human ATM

Yustianto menjelaskan, seluruh limbah operasional dipilah sebelum diproses menjadi produk baru.

"Seluruh limbah kami dipisahkan dan dikirim untuk didaur ulang menjadi berbagai produk seperti tempat sampah, kotak tisu, tas, serta lembaran plastik yang digunakan kembali dalam proses produksi," ujarnya.

Program tersebut juga didukung oleh pengembangan bank sampah perusahaan yang saat ini telah berjalan di Depok dan secara bertahap akan diterapkan di cabang-cabang lain.

Selain program lingkungan, Brinks Indonesia menjalankan berbagai kegiatan CSR seperti pelepasan tukik di Kepulauan Seribu, penanaman mangrove, bantuan ke panti asuhan, serta dukungan pendidikan bagi lembaga pendidikan berbasis komunitas di sejumlah daerah.

Baca juga: Perlukah Melindungi Transaksi Uang Tunai?

"Karyawan akan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi melalui kegiatan mengajar dan mendukung kebutuhan pendidikan di sana. Apa yang kami terima dari masyarakat, ingin kami kembalikan kepada masyarakat," kata Yustianto.

Tag:  #lagi #andalkan #brinks #kembangkan #solusi #perbankan #tambah #cabang

KOMENTAR