KOSPI Anjlok Lebih dari 8 Persen, Bursa Korea Hentikan Perdagangan
Ilustrasi saham, IHSG. (canva.com)
09:52
8 Juni 2026

KOSPI Anjlok Lebih dari 8 Persen, Bursa Korea Hentikan Perdagangan

Bursa Efek Korea menghentikan sementara perdagangan saham pada Senin setelah indeks utama Korea Selatan anjlok lebih dari 8 persen.

Penghentian perdagangan dilakukan melalui mekanisme circuit breaker.

Mekanisme tersebut digunakan untuk meredam kepanikan pasar saat indeks bergerak terlalu tajam dalam waktu singkat.

Circuit breaker berlaku untuk saham-saham yang tercatat dalam Korea Composite Stock Price Index atau KOSPI.

Baca juga: Indeks Kospi Korsel Turun Tajam Imbas Konflik Timur Tengah, Ini Sebabnya

Dilaporkan The Korean Times, perdagangan saham dihentikan selama 20 menit.

Bursa Efek Korea mengaktifkan mekanisme tersebut tidak lama setelah perdagangan dibuka.

Langkah itu diambil setelah KOSPI langsung turun lebih dari 8 persen.

Tekanan besar terutama datang dari saham-saham teknologi berkapitalisasi besar.

Pelemahan KOSPI mengikuti kejatuhan Wall Street pada akhir pekan lalu.

Pasar saham Amerika Serikat tertekan setelah saham semikonduktor mencatat penurunan harian terbesar sejak Maret 2020.

Selain tekanan saham chip, data ketenagakerjaan AS untuk Mei juga lebih kuat dari perkiraan.

Data tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan Federal Reserve atau The Fed.

Investor khawatir bank sentral AS dapat mengambil sikap lebih agresif, termasuk membuka peluang kenaikan suku bunga.

Baca juga: IHSG Anjlok 3,76 Persen pada Sesi I, Lolos dari Trading Halt

Kombinasi aksi jual saham teknologi dan kekhawatiran terhadap kebijakan suku bunga AS kemudian menekan pasar saham Asia.

Korea Selatan menjadi salah satu pasar yang terdampak paling tajam karena bobot saham teknologi yang besar dalam indeks KOSPI.

Tag:  #kospi #anjlok #lebih #dari #persen #bursa #korea #hentikan #perdagangan

KOMENTAR