26 Juni, BCA (BBCA) Bayar Dividen Interim Termin I Rp 20 per Saham
Logo Bank BCA (BBCA).(Dok BCA)
09:01
7 Juni 2026

26 Juni, BCA (BBCA) Bayar Dividen Interim Termin I Rp 20 per Saham

- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mulai merealisasikan rencana pembagian dividen interim pada tahun buku 2026. Pada kuartal II 2026, perseroan akan membagikan dividen interim termin pertama sebesar Rp 20 per saham kepada pemegang saham.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen perseroan untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, sekaligus mempertimbangkan kinerja perusahaan selama periode 1 Januari 2026 hingga 31 Maret 2026 yang dinilai tetap solid.

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan, keputusan pembagian dividen interim telah memperhitungkan berbagai aspek fundamental perusahaan, mulai dari permodalan, likuiditas, hingga kualitas aset.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan segenap pemegang saham, sehingga Perseroan mampu membukukan kinerja positif hingga tiga bulan pertama tahun 2026,” ujar Hendra dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (7/6/2026).

“Kami bersyukur dapat mulai merealisasikan rencana pembagian dividen interim pada kuartal II tahun buku 2026 ini. Hal ini menjadi terobosan baru bagi Perseroan, dan diharapkan dapat menambah cashflow bagi pemegang saham yang senantiasa bersama kami,” lanjut dia.

Baca juga: 10 Saham Net Sell Terbesar Investor Asing, BBCA Paling Banyak Dijual

Rencana Dividen Interim Tiga Kali

Sebelumnya, dalam penjelasan mata acara terkait penetapan penggunaan laba bersih pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) yang digelar pada 12 Maret 2026, Direksi BCA menyampaikan bahwa perseroan berencana membagikan dividen interim hingga tiga kali sepanjang tahun buku 2026.

Rencana tersebut akan dijalankan apabila kondisi keuangan perusahaan memungkinkan, dengan pembagian dividen dilakukan setiap kuartal setelah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris.

Sehubungan dengan itu, Direksi BCA bersama Dewan Komisaris memutuskan untuk melaksanakan pembagian dividen interim termin pertama pada kuartal II tahun buku 2026 sebesar Rp 20 per saham.

Hendra menuturkan, rencana pembagian dividen interim berikutnya diperkirakan memiliki nominal yang sama dengan dividen interim yang dibagikan pada kuartal ini, sepanjang kondisi keuangan perseroan tetap memungkinkan.

Baca juga: Saham BBCA dan BBRI Jatuh ke Level Terendah 5 Tahun, Saatnya Beli?

Ditopang Kredit dan Dana Murah

Per Maret 2026, BCA mencatat pertumbuhan kredit sebesar 5,6 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp 994 triliun.

Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut ditopang oleh pendanaan yang tetap solid. Dana giro dan tabungan atau current account saving account (CASA) tercatat mencapai Rp 1.089 triliun, tumbuh 11,2 persen secara tahunan.

Di sisi profitabilitas, total laba BCA dan entitas anak mencapai Rp 14,7 triliun pada triwulan I 2025.

Perseroan menyampaikan, dividen interim termin pertama yang dibagikan pada kuartal II tahun buku 2026 akan diperhitungkan sebagai bagian dari dividen final tahun buku 2026 yang akan dibagikan setelah memperoleh persetujuan RUPS Tahunan pada 2027.

Adapun jadwal pembagian dividen interim kuartal II tahun buku 2026 dimulai dengan pengumuman di Bursa Efek Indonesia dan situs web perseroan pada 5 Juni 2026. Periode cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi berlangsung hingga 15 Juni 2026, sedangkan di pasar tunai hingga 18 Juni 2026.

Selanjutnya, periode ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi dimulai pada 17 Juni 2026, sementara di pasar tunai pada 19 Juni 2026. Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen (record date) ditetapkan pada 18 Juni 2026, sedangkan pembayaran dividen interim akan dilakukan pada 26 Juni 2026.

Baca juga: Sentimen MSCI Sudah Lewat, Analis Sebut Fundamental Jadi Penentu Prospek BBCA

Tag:  #juni #bbca #bayar #dividen #interim #termin #saham

KOMENTAR