MUF Catat Pertumbuhan Pembiayaan 3,2 Persen, Permintaan Kendaraan Mulai Pulih
Ilustrasi PT Mandiri Utama Finance (MUF) (Dok. MUF)
12:44
4 Juni 2026

MUF Catat Pertumbuhan Pembiayaan 3,2 Persen, Permintaan Kendaraan Mulai Pulih

- PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat penyaluran pembiayaan mencapai Rp 5,93 triliun hingga Maret 2026.

Angka tersebut tumbuh sekitar 3,2 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Mandiri Utama Finance Dapot Parasian Sukoco Sinaga menyampaikan, pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan permintaan di sejumlah segmen serta kualitas portofolio yang tetap terjaga dengan baik.

Selain itu, perbaikan kinerja industri mencerminkan adanya sinyal rebound, meski masih berlangsung selektif dan belum merata di seluruh sektor.

Baca juga: BSI Catat Pembiayaan Griya Rp 60 Triliun, Rumah Pertama Mendominasi

“Kami melihat adanya indikasi bahwa pasar mulai mengalami rebound secara bertahap. Hal ini tecermin dari mulai meningkatnya permintaan pembiayaan pada sejumlah segmen tertentu. Namun, pemulihan ini masih bersifat selektif sehingga kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam ekspansi,” ujar Dapot dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2026).

Kinerja anak perusahaan Bank Mandiri yang bergerak di sektor pembiayaan kendaraan bermotor tersebut mencerminkan dukungan dari membaiknya daya beli masyarakat serta stabilitas kondisi ekonomi yang turut mendorong peningkatan kebutuhan pembiayaan di sejumlah segmen kendaraan bermotor.

Dapot menambahkan, MUF menerapkan strategi ekspansi yang selektif dan prudent untuk menjaga pertumbuhan portofolio tetap sehat dan berkelanjutan.

Selain itu, MUF terus memperkuat sinergi dengan Bank Mandiri Group yang memiliki basis nasabah berkualitas.

"Sekaligus menangkap peluang pertumbuhan dari meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik sebagai salah satu motor penggerak portofolio," ungkap dia.

Lebih lanjut, MUF berupaya menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan melalui penguatan segmen-segmen potensial, optimalisasi kanal digital, serta penerapan manajemen risiko yang disiplin untuk memastikan kualitas portofolio pembiayaan tetap terjaga.

“MUF optimistis tren perbaikan ini dapat terus berlanjut seiring dengan membaiknya daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional, dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan,” ujar Dapot.

Perseroan juga menegaskan upaya untuk mendukung pertumbuhan industri multifinance yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan melalui strategi bisnis yang prudent dan berorientasi jangka panjang.

Sedikit catatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan multifinance tumbuh 1,01 persen per Februari 2026, setelah pada periode sebelumnya berada di bawah 1 persen.

"MUF menilai kondisi ini menjadi indikasi awal pasar pembiayaan mulai menunjukkan tren pemulihan secara bertahap," sebut dia.

Baca juga: BSN Gandeng SMF Garap Sekuritisasi Pembiayaan Perumahan Syariah

Tag:  #catat #pertumbuhan #pembiayaan #persen #permintaan #kendaraan #mulai #pulih

KOMENTAR