Rupiah Pagi Ini Tertekan ke Rp 17.889 Per Dollar AS, Pelemahannya Hanya Kalah dari Won Korea
- Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah saat pembukaan perdagangan, Selasa (2/6/2026). Rupiah terdepresiasi 84,50 poin atau 0,47 persen ke level Rp 17.889 per dollar Amerika Serikat (AS).
Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi pada perdagangan pagi ini. Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,23 persen terhadap dollar AS, sedikit lebih buruk dibandingkan rupiah.
Selanjutnya, dollar Taiwan dan yen Jepang sama-sama terkoreksi 0,03 persen. Disusul peso Filipina yang tergelincir 0,02 persen.
Dollar Hong Kong juga melemah 0,01 persen, sementara dollar Singapura turun tipis 0,008 persen terhadap dollar AS, ringgit Malaysia melemah tipis 0,005 persen.
Lalu, baht Thailand melonjak 0,1 persen, yuan China menguat 0,03 persen, sedangkan
Baca juga: Aturan DHE SDA Beri Nafas bagi Rupiah, Risiko Global Masih Membayangi
Di sisi lain Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan perdagangan Selasa pagi ini. Hingga sesi berjalan, indeks naik 69,48 poin atau 1,13 persen ke posisi 6.196,86.
IHSG dibuka di level 6.210,00 dan sempat menyentuh posisi tertinggi di 6.264,26. Namun, penguatan tersebut memicu aksi ambil untung sehingga indeks bergerak fluktuatif dan sempat turun ke area terendah 6.183,17, sebelum kembali bertahan di zona hijau.
Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 9,161 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 7,824 triliun. Frekuensi perdagangan sebanyak 713.710 kali transaksi.
Dari sisi pergerakan saham, ada 312 saham menguat, melampaui 288 saham yang melemah, sementara 141 saham bergerak stagnan.
Baca juga: IHSG Hari Ini (2/6) Menguat ke Level 6.210, Saham Perbankan Menguat
Tag: #rupiah #pagi #tertekan #17889 #dollar #pelemahannya #hanya #kalah #dari #korea