Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand
Perusahaan logistik berbasis teknologi asal Hong Kong, Lalamove, resmi memulai operasionalnya di Jerman sebagai bagian dari strategi ekspansi di kawasan Europe, Middle East, and Africa (EMEA). Kota Berlin dipilih sebagai titik awal pengembangan layanan pengiriman on-demand yang menyasar pelaku usaha hingga konsumen individu.
Ekspansi ini memperluas jangkauan operasional perusahaan yang kini hadir di 17 pasar di kawasan Asia, Amerika, dan EMEA. Masuknya Jerman dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat jaringan logistik perusahaan di Eropa, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan layanan pengiriman fleksibel bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Lalamove melihat UKM di Jerman masih menghadapi berbagai tantangan logistik, mulai dari tingginya biaya operasional, layanan yang kurang fleksibel, hingga keterbatasan akses terhadap pengiriman instan yang mudah dilacak tanpa kontrak jangka panjang.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, perusahaan menghadirkan layanan pengiriman 24 jam dengan fitur pemesanan instan serta penjadwalan hingga 30 hari ke depan. Model bisnis ini memungkinkan pelaku usaha menyesuaikan kapasitas pengiriman sesuai kebutuhan tanpa harus menanggung biaya tetap armada sendiri.
Sejumlah pelaku usaha di Berlin disebut telah memanfaatkan layanan tersebut, mulai dari toko makanan hewan, bengkel sepeda, universitas, lembaga riset, hingga perusahaan katering.
Selain itu, pelanggan juga dapat memantau proses pengiriman secara real-time melalui fitur pelacakan GPS dan layanan live chat. Untuk kebutuhan bisnis dengan banyak tujuan, sistem pengiriman Lalamove juga mendukung hingga 20 titik pengantaran dalam satu pemesanan.
Chief Operating Officer Lalamove, Paul Loo, mengatakan Jerman memiliki potensi besar bagi pertumbuhan layanan logistik digital perusahaan.
"Kantor dan UKM di Jerman jumlahnya mencapai lebih dari 3,4 juta, dan mereka membutuhkan solusi logistik yang mampu mengikuti dinamika operasional sehari-hari. Peluncuran di Berlin menjadi langkah awal penting dalam memperkuat kehadiran kami di Jerman," ujarnya kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).
Menurut dia, perusahaan ingin menghadirkan layanan pengiriman yang lebih fleksibel dan terjangkau untuk membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional.
"Kami ingin menghadirkan solusi pengiriman on-demand yang fleksibel dan terjangkau untuk membantu bisnis mengirim barang maupun dokumen dengan lebih cepat, menghadapi periode permintaan tinggi secara lebih efisien, serta menjaga visibilitas pengiriman dari proses penjemputan hingga barang diterima," kata Paul.
Tag: #lalamove #masuk #jerman #bidik #juta #dengan #logistik #demand