Mentan Amran: Ada Orang Janjikan Proyek di Kementan, Minta Rp 300 Juta
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, menyebut terdapat pihak swasta yang menjanjikan proyek di Kementerian Pertanian (Kementan) dengan permintaan imbalan fee Rp 300 juta.
Amran mengatakan, terduga pelaku berinisial H mengaku menjadi representasi Kementan dan meminta uang dari pihak swasta lain berinisial R.
“Dia mengatasnamakan kementerian pertanian meminta uang pada orang yang ditemukan satu orang Rp 300 juta,” kata Amran saat ditemui di kediamannya, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Baca juga: Kasus Beras Oplosan P21, Amran: Publik Mau Pelaku Dihukum Berat!
Amran menegaskan pihaknya terus memerangi mafia di sektor pangan dan di lingkungan Kementan.
Ia telah meminta Polri mengusut kasus ini hingga ke akarnya.
Jika dalam proses penyelidikan dan penyidikan terbukti terdapat pegawai Kementan yang terlibat, ia bakal menjatuhkan sanksi maksimal.
“Kalau ada (pegawai) yang terlibat di (Kementerian) Pertanian aku pastikan aku pecat,” tegas Amran.
Menurutnya, tidak lagi ruang untuk memberikan nasihat dan peringatan kepada para mafia dan koruptor.
Anak buah Presiden Prabowo Subianto itu menyebut, pada tahun lalu pihaknya sudah memecat pegawai yang memalak Rp 27 miliar kepada mitra Kementan.
Pegawai yang sempat menjabat direktur itu juga menjanjikan proyek di lingkungan Kementan.
“Kami mohon kalau ada mengatasnamakan kementerian jangan percaya bahwa di sana bisa diatur dan seterusnya,” tutur Amran.
Ia menegaskan, pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementan menggunakan sistem online single submission pada e-Katalog.
Adapun e-Katalog merupakan platform digital dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Sebagai menteri, dirinya bahkan tidak bisa menentukan perusahaan mana yang memenangkan lelang.
Karena sistem pengadaan yang semakin ketat itu, kata Amran, orang-orang yang berusaha berbuat curang tidak bisa mencampuri proses pengadaan.
“Sistem ini yang menentukan siapa yang menang siapa yang kalah karena tidak bisa dititip tidak bisa dilobi ketahuan seperti sekarang,” kata dia.
Amran sendiri mengaku kerap didatangi pengusaha yang meminta menjadi pemenang proyek pengadaan di lingkungan Kementan.
Ia tidak memenuhi permintaan tersebut dan mengarahkannya untuk mengikuti proses tender sesuai aturan yang berlaku.
“Sekarang banyak yang datang ke saya banyak yang datang banyak yang datang Pak bisa enggak dimenangkan saya bilang silakan masuk ke sistem. Ada juga yang tidak menang Pak garuk kepala saja saya tidak tahu maksudnya,” tuturnya.
Baca juga: Amran: Malaysia Mau Impor 500.000 Ton Beras RI
Tag: #mentan #amran #orang #janjikan #proyek #kementan #minta #juta