Bos Danantara Pede Pasar Saham Indonesia Bakal Kembali Bangkit
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani ditemui usai rapat tertutup dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY)
15:36
19 Mei 2026

Bos Danantara Pede Pasar Saham Indonesia Bakal Kembali Bangkit

- CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani meyakini prospek pasar modal Indonesia masih sangat positif, terutama dalam jangka panjang.

Hal ini seiring tetap kuatnya fundamental emiten BUMN dan tren peningkatan jumlah investor.

Hal itu diungkapkan Rosan saat mengunjungi Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Selasa (19/5/2026).

"Kan approach kita itu bukan harian, bukan bulanan, tapi jangka panjang. Saya sangat meyakini bahwa ke depannya dalam jangka panjang bahwa bursa kita ini akan terus bertumbuh, naik dari segi market kapitalisasinya, baik dari segi emitennya dan juga investornya," ujar Rosan.

Baca juga: IHSG Sesi 1 Terpuruk 3,08 Persen, Saham Pertambangan dan Energi Ambruk

Ia menuturkan, fundamental BUMN di pasar modal terpantau tetap kuat dan memiliki tingkat imbal hasil tinggi, seperti pada emiten perbankan.

Rosan menekankan, pendekatan investasi yang dilakukan Danantara memang berorientasi jangka panjang dan tidak terpaku pada pergerakan harian pasar.

"Kita lihat investasi di bursa, buat kami di Danantara, ini adalah investasi jangka panjang. Kalau kita lihat BUMN yang ada di bursa secara satu per satu, contohnya Himbara ataupun mineral, kita itu yield-nya juga sangat baik di atas 10-11 persen," ungkap dia.

Optimisme membaiknya pasar saham juga didukung langkah perbaikan yang dilakukan BEI bersama OJK seiring adanya penyesuaian regulasi oleh penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Menurut Rosan, perbaikan yang dilakukan membuat pasar modal menjadi lebih transparan dan meningkatkan kepercayaan investor.

Ia meyakini hal ini akan menimbulkan kepercayaan yang jauh lebih baik ke depannya terhadap bursa saham Indonesia.

"Ini adalah suatu proses, yang kami meyakini ini akan menimbulkan kepercayaan kepada bursa kita menjadi jauh lebih baik di depannya. Tentunya memang dari investor dalam maupun luar negeri, proses ini kan sudah we are heading on the right direction. Nah bagaimana kita mencoba mengakselerasi perbaikan-perbaikan dan penyempurnaan yang sudah dilakukan oleh OJK dan BEI," papar dia.

Tren peningkatan jumlah investor juga diyakini Rosan sebagai salah satu indikator positif bagi prospek pasar modal Indonesia.

Ia menyebut total investor pasar saham kini mencapai 27 juta investor, naik dibanding tahun sebelumnya sekitar 20 juta investor.

"Logikanya, peningkatan ini terjadi karena investor kita yakin bahwa bursa kita ini makin baik ke depannya dan promising, kalau enggak ya mestinya number of investor akan turun," ucap dia.

Ia menambahkan, optimisme peningkatan pasar saham juga sejalan dengan upaya edukasi yang dilakukan BEI dan OJK terhadap publik.

Rosan bilang, penguatan edukasi terus dilakukan untuk meningkatkan pemahaman bahwa pasar modal masih memiliki prospek yang baik, terutama untuk investasi jangka menengah-panjang.

"Jadi itulah edukasi yang kita harus berikan, harus sampaikan sehingga pemahaman mengenai bursa, pasar modal, kapital market ini menjadi baik, menjadi komprehensif," pungkasnya.

Baca juga: Rosan: Saham BUMN Masih Menarik, Yield Tembus Dua Digit

Tag:  #danantara #pede #pasar #saham #indonesia #bakal #kembali #bangkit

KOMENTAR